Inilah 12 Tips Menggemburkan Tanah Bagi Anda yang Suka Bercocok Tanam
Apakah Anda salah satu orang yang menyukai bercocok tanam di rumah? Tentunya Anda sudah tahu bahwa berkebun tidak hanya tentang menggunakan sekop, menggali lubang, atau hanya sekedar menanam saja.
Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah apakah tanah tersebut kaya unsur hara agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Jika tanahnya saja tidak mendukung, bagaimana tanaman akan tumbuh dengan baik? Oleh karena itu, tanah harus Anda gemburkan dengan baik.
Nah, buat Anda yang bingung bagaimana cara menggemburkan tanah kembali bisa simak caranya di bawah ini.
Cara Menggemburkan Tanah
Jangan sedih, jangan bingung. Berikut beberapa cara sederhana untuk Anda praktikkan di rumah untuk menggemburkan tanah.
1. Dengan Menggunakan Air
Anda harus mengetahui terlebih dahulu jika ciri-ciri tanah yang tidak subur adalah permukaan yang tampak kering. Tentu saja, tanah kering menunjukkan kadar air yang kurang cukup. Apalagi pada musim kemarau yang iklim dan curah hujannya sangat sedikit tentu saja lahan akan menjadi kering dan gersang.
Karena itu, siramlah secara teratur. Anda bisa menggunakan alat siram otomatis, seperti sprinkler, yang otomatis bisa menyiram tanah sesuai pengaturan waktu.
2. Tambahkan Pupuk Kompos
Kompos dibuat dari tanaman yang membusuk dan terurai. Alih-alih membelinya, sebaiknya buatlah sendiri.
Siapkan bahan-bahan organik, seperti daun-daun yang berguguran dari pohon, jerami, batang atau ranting pohon, kulit buah-buahan, bunga atau sisa sayuran di dapur.
Semakin kecil bahan pembuatannya, semakin cepat ia akan terurai dan terserap ke dalam tanah.
3. Tingkatkan Porositas Tanah
Jika Anda belum mengetahuinya, porositas tanah adalah kemampuan tanah dalam menyerap air, yang juga berkaitan dengan tingkat kepadatan tanah.
Kemampuan tanah menyerap air tergantung komposisinya. Tanah dengan porositas tinggi memiliki lebih sedikit partikel besar (pasir) dibandingkan dengan partikel kecil (tanah liat). Porositas tanah yang tinggi akan menahan air dan nutrisi dalam tanah terbawa oleh air.
Untuk meningkatkan porositas tanah, tambahkan partikel tanah liat untuk pengolahan lebih lanjut (dibajak) agar tanah dapat bercampur.
4. Tambahkan Pupuk Kandang
Cara lain untuk menggemburkan tanah adalah dengan menambahkan pupuk kandang. Pupuk kendang cukup efektif untuk menggemburkan tanah.
Anda bisa menggunakan kotoran ayam, sapi, kuda, kelinci atau kambing untuk membuat pupuk kandang ini.
Agar tidak mencemari lingkungan, Anda harus mendiamkannya selama kurang lebih 3 bulan sebelum dapat digunakan.
5. Gunakan Sekop
Penggemburan atau penghancuran pori-pori tanah yang keras membantu memulihkan kondisi media tanam ini dari tandus menjadi subur.
Anda bisa menggunakan alat seperti cangkul atau sekop untuk membalikkan permukaan tanah guna melembutkan tekstur tanah agar tanaman lebih mudah menembus media tanam dan memaksimalkan pertumbuhannya. Selain itu, penggemburan juga dilakukan agar udara dapat mengalir dan media tanam itu sendiri dapat bernapas dengan cukup.
6. Memelihara Organisme Penyubur Tanah
Seperti yang Anda ketahui, kalau tanah adalah menjadi tempat habitat organisme berkembang yang secara langsung dapat menjaga kesuburan, maka cacing adalah salah satu contohnya. Jika banyak cacing di dalam tanah, berarti menandakan kalau tanah tersebut subur.
Cacing tanah adalah cara lain untuk meningkatkan pemadatan tanah. Cacing tanah dapat ditambahkan ke tanah di kebun yang kepadatan tanahnya bermasalah. Cacing tanah tersebut akan benar-benar akan membuka jalan dengan memakan tanah yang dipadatkan, sedangkan liang dan kotoran yang tertinggal membantu menganginkan dan menyuburkan tanah.
7. Tambahkan Batuan Halus di Sekitar Tanaman
Untuk menyuburkan tanah, selanjutnya bisa dilakukan dengan cara menambahkan bebatuan halus di sekitar pekarangan rumah. Memangnya bisa membantu? Salah satu batuan halus yang direkomendasikan adalah batuan fosfat.
Batuan fosfat tidak hanya menyediakan fosfor, tetapi juga kalsium, karbon, dan bahan mineral lain yang dapat memperkaya kegemburan tanah.
Namun, perlu diketahui bahwa batuan fosfat juga memiliki kandungan logam berat yang signifikan. Untuk menggunakan batuan fosfat secara efektif, haluskan batu tersebut hingga ukuran yang cukup kecil, lalu tambahkan pupuk kandang.
8. Gunakan Mulsa Sebagai Pelindung Tanah
Anda bisa menggunakan mulsa untuk menjaga kelembapan tanah. Mulsa dapat digunakan untuk menutupi permukaan tanah agar terhindar dari sinar matahari.
Anda bisa menggunakan jerami, kulit buah atau kertas sebagai bahan organik. Tapi Anda juga bisa menggunakan plastik atau batu.
Ada juga mulsa hidup seperti kacang-kacangan, semanggi, daun mint atau polong-polongan.
9. Menjaga Komposisi Tanah
Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah Anda harus bisa menjaga komposisi tanah agar selalu lunak dan tidak padat. Cara menjaga kelunakan tanah adalah dengan mencangkul tanah secara perlahan.
Menghancurkan pori-pori tanah akan membantu memulihkan media tanam ini dari keadaan kering menjadi gembur. Jika tanah sudah lunak, akar tanaman di pekarangan pun tidak akan mengalami kesulitan tumbuh dan bisa bernafas dengan cukup.
10. Gunakan Kapur Dolomite
Tanah kering biasanya memiliki keasaman atau kadar pH yang lebih tinggi, sehingga kadar pH tersebut harus disesuaikan agar lebih seimbang.
Anda bisa menaburkan kapur dolomite di permukaan tanah agar pH lebih stabil.
11. Melakukan Rotasi Tanaman
Selain itu, Anda bisa merotasi tanaman berumur pendek untuk menjaga kesuburan tanah, misalnya merencanakan menanam empat jenis tanaman berbeda dalam setahun. Rotasi tanaman semacam ini sangat umum di kalangan petani untuk menjaga media tanam ini tetap gembur dan subur.
Proses pemulihan kesuburan tanah bisa diselesaikan secara bertahap dalam waktu sekitar satu bulan. Sekalipun langkah pertama sudah cukup bagi Anda untuk menanam kembali, disarankan agar Anda mengikuti keseluruhan rangkaian untuk memaksimalkan kondisi media tanam ini.
12. Membatasi Pupuk Kimia
Terakhir, cara agar tanah lebih stabil atau gembur adalah dengan membatasi penggunaan pupuk kimia. Sebagai contoh yang paling banyak digunakan adalah pupuk kimia seperti NPK, urea atau ZA.
Sayangnya, pupuk kimia memiliki efek samping yang tidak diinginkan pada tanaman. Jika digunakan secara tidak tepat, pupuk kimia dapat membuat tanah menjadi asam dan mengeras sehingga memperlambat pertumbuhan tanaman. Kurangi penggunaan pupuk kimia dan alihkan ke pupuk kompos atau mineral yang lebih dibutuhkan tanah.
Inilah cara Anda memulihkan tanah gembur dengan berbagai cara untuk bercocok tanam di rumah.
Anda tidak perlu melakukan semuanya ya, memilih satu metode saja sudah cukup. Semoga berhasil!
Insomnia? Letakkan 5 Tanaman ini di Kamar Tidur Agar Anda Bisa Tidur Nyenyak
Setelah lelah bekerja dan beraktivitas, yang dibutuhkan tubuh adalah istirahat yang cukup dan berkualitas. Namun karena badan terlalu lelah, terkadang sulit untuk tertidur lelap. Bahkan mata pun sulit untuk menutup dan tertidur.
Akibatnya, keesokan harinya, seharusnya kita bangun dengan tubuh yang segar malah tubuh kita menjadi lemas, kelelahan, serta tidak bersemangat.
Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut sebenarnya ada solusi yang cukup sederhana. Caranya dengan meletakkan 5 jenis tanaman di bawah ini pada ruangan kamar, yang sangat efektif untuk meningkatkan kualitas tidur kita.
1. Lavender
Lavendel atau biasa disebut lavender (Lavandula angustifolia) dikenal karena aromanya yang harum dan menenangkan. Lavender telah terbukti mengurangi kecemasan, stres, dan memperlambat detak jantung Anda.
Menempatkan lavender di dalam kamar dapat meningkatkan kualitas tidur kita, bahkan aromanya pun dapat meredakan bayi yang rewel. Namun tanaman ini tidak bisa tumbuh dimana pun dan hanya bisa hidup di ketinggian 600-1300 mdpl.
2. Lidah Mertua
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini. Lidah mertua (sansevieria) daunnya berbentuk runcing dan biasanya ditemukan di pekarangan rumah atau taman kota. Tanaman lidah mertua ini dapat menyaring oksigen pada siang atau malam hari, sehingga menambah suasana udara di dalam rumah.
Udara yang bersih dan oksigen yang melimpah membuat tubuh lebih rileks dan rileks. Selain itu tumbuhan lidah ini juga melindungi mata kita dari iritasi, meredakan penyakit pernafasan dan meredakan sakit kepala.
3. Lidah Buaya
Sudah dari dahulu, tanaman lidah buaya dianggap sebagai tanaman yang kaya manfaat. Tanaman ini dapat menghilangkan bahan kimia dari udara, seperti formalin. Selain itu, lidah buaya juga dapat digunakan untuk mengatasi insomnia atau kesulitan tidur.
Pada malam hari, lidah buaya akan menghasilkan banyak oksigen sehingga udara di dalam ruangan lebih bersih. Udara bersih dan kaya oksigen bisa membuat kita tidur lebih nyenyak.
4. Gardenia
Selain cantik, bunga ini juga bisa meningkatkan kualitas tidur. Bunga yang juga dikenal sebagai bunga kacapiring ini bentuk dan aromanya mirip dengan melati, hanya saja mahkotanya lebih besar. Bunga ini mengandung zat valium dan polifenol yang dapat membuat tidur lebih nyenyak.
Untuk pertumbuhan yang bagus dan subur, harap tanam di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung.
5. Peace Lily
Peace lily atau Spathiphyllum baik untuk lingkungan kita. Bunga ini dapat menyaring polutan udara seperti benzene, trichloroethylene dan formaldehyde.
Bunga ini juga dapat menjaga kelembapan udara dan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga kita bisa tidur lebih nyenyak. Tanam bunga ini di tempat yang sejuk dan hindari sinar matahari langsung selama 14 hari.
Jadi, itulah lima jenis tanaman yang bisa Anda pilih agar meningkatkan kualitas tidur Anda jadi lebih nyenyak. Selamat mencoba!
Jenis Tanaman yang Membawa Banyak Manfaat Jika Diletakkan di Meja Kerja
Bosan dengan meja kerja di kantor yang monoton? Coba beri sedikit warna hijau dari tanaman. Selain bikin pemandangan lebih segar dan meja kerja makin asri, tanaman juga membuat udara di sekitarnya lebih segar dan bersih.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak jenis tanaman kecil untuk ditempatkan di dalam ruangan. Anda dapat memilih yang paling indah atau mempunyai khasiat terbaik untuk diletakkan di atas meja kerja.
Apa sajakah itu? Mari kita cari tahu!
1. Tanaman Sukulen
Padahal sukulen atau succulent dalam bahasa Inggris bukanlah nama tumbuhan, melainkan jenis tumbuhan yang menyimpan air pada daunnya, sehingga tidak perlu rutin disiram.
Tanaman sukulen juga dapat menyehatkan lingkungan sekitar. Seperti semua tanaman, succulents melepaskan oksigen di siang hari dan karbon dioksida di malam hari.
Beberapa jenis tanaman sukulen juga dapat memurnikan udara, serta membuat udara kering menjadi lebih lembap. Beberapa tanaman sukulen antara lain tanaman zebra (Haworthiopsis fasciata, Haworthia fasciata), jade plant, hens and chicks, serta donkey tail (Sedlum morganianum). Tanaman sukulen ini bisa ditanam dalam pot bunga atau dibuat menjadi terrarium yang cantik.
2. Bambu Mini
Selain mempunyai jenis yang berukuran besar, bambu juga memiliki jenis yang mungil sebagai tanaman hias. Tahukah Anda, tidak sulit untuk menumbuhkan bambu mini ini.
Anda hanya perlu merendam bambu di dalam air. Jika air kotor, Anda hanya perlu menggantinya setiap beberapa hari. Oh iya, bambu mini ini adalah simbol keberuntungan lho!
3. Kaktus Mini
Pernahkah Anda melihat kaktus mini dengan bunga berwarna-warni? Bukankah itu indah? Nah, Anda juga bisa membuat kaktus mini sebagai penghias meja kantor.
Selain membersihkan udara, kaktus juga dapat meningkatkan suasana hati (mood) agar lebih stabil.
Jangan sering menyiramnya dan jangan terlalu sering terkena sinar matahari, agar kaktus awet dan tidak cepat busuk. Untuk menyiramnya, Anda bisa menggunakan alat penyemprot.
4. Anggrek
Untuk Anda yang bisa dibilang feminin bisa memilih anggrek sebagai hiasan di atas meja kerja.
Anggrek ini biasanya hidup di tempat yang airnya langka. Tidak perlu khawatir meletakkannya di dalam ruangan, apalagi di atas meja kerja.
Berbagai macam media dapat digunakan untuk menanamnya, namun tetap harus diperhatikan agar tetap segar dan tidak layu. Anda dapat memilih anggrek dengan warna favorit Anda. Anda pasti akan lebih semangat bekerja.
5. Lidah Buaya Mini
Selain untuk meningkatkan kesuburan rambut, lidah buaya juga bisa dimanfaatkan untuk dekorasi ruangan. Kemampuannya dalam menyerap bahan kimia berbahaya memungkinkan lidah buaya memberikan rasa sejuk dan kesegaran pada ruangan.
Pilih lidah buaya mini yang lebih kecil. Anda bisa menanamnya dalam pot kecil atau membuatnya menjadi terrarium yang sedang populer itu.
Nah, itulah lima jenis tanaman mini yang bisa Anda pilih untuk menemani dan juga menambah semangat Anda saat bekerja di kantor. Selamat mencoba!
Cara Mencegah dan Mengusir Nyamuk
Kali ini Talk Sehat akan berbagi tentang Cara Mencegah dan Mengusir Nyamuk. Walaupun memang nyamuk memiliki manfaat tapi tetap saja akan merugikan jika kita terus-menurus digigit nyamuk nah jadi yuk langsung saja kita baca artikel cara mencegah dan mengusir nyamuk bandel di sekitar anda.
1. Kemangi
Memang tidak banyak orang yang menyukai masakan yang menggunakan kemangi, namun selain sehat untuk tubuh karena mengandung vitamin di dalamnya, tanaman kemangi ternyata juga ampuh untuk dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk. Tanaman herbal ini memiliki kandungan senyawa yang alami dan baunya sangat menyengat bagi nyamuk.
2. Serai
Serai tidak hanya berfungsi sebagai bahan untuk penambah aroma pada makanan atau juga terkadang digunakan untuk bahan aroma terapi, tanaman satu ini juga merupakan salah satu pengusir nyamuk yang efektif. Cara menggunakan serai untuk mengusir nyamuk dengan menanam tanaman serai di sekitar rumah atau juga menggunakan ekstrak daun serai yang sudah menjadi minyak dan dipercik-percikkan di beberapa tempat yang terdapat sarang nyamuk.
Ada juga cara lain mengusir nyamuk dengan serai, caranya ambil daun serai, campurkan dengan air secukupnya lalu haluskan dengan blender. Diamkan kurang lebih 12 jam, kemudian saringlah daun serai yang diblender tadi, sehingga akhirnya menghasilkan cairan saja. Masukkan air serai tersebut ke dalam botol semprotan, kemudian semprotkan ke berbagai sisi rumah anda agar nyamuk lari kocar-kacir.
3. Bawang putih
Bawang putih juga merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk. Bawang putih juga obat alami yang efektif untuk membunuh baktri dan virus selain nyamuk dan serangga. Selain disarankan untuk menjadikannya sebagai hidangan, Anda juga dapat menggunakan parutan bawang putih dengan mengoleskannya ke kulit untuk menghindari gigitan nyamuk.
Caranya dengan menyiapkan beberapa potong bawang putih, lalu rebus dalam air mendidih. Masukkan air rebusan tersebut ke dalam botol semprotan nyamuk. Lalu semprotkan air bawang putih tersebut dalam ruangan/kamar. Jika anda tidak bermasalah dengan bawang putih, anda juga bisa mengoleskannya langsung ke kulit anda.
4. Krisan
Selain merupakan bunga yang baunya tidak disukai nyamuk, krisan juga berfungsi sebagai pengusir serangga-serangga lainnya. Coba untuk menanam krisan di sekitar rumah atau juga menempatkannya di sudut-sudut ruangan, maka nyamuk akan pergi tanpa anda usir...
5. Kulit jeruk
Kulit jeruk sudah terkenal sebagai bahan alami yang dapat mengusir nyamuk walaupun tidak 100 persen ampuh untuk mengusir nyamuk, namun tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan kulit jeruk sebagai bahan pengusir nyamuk. Ada senyawa khusus yang tingkatnya rendah dan baunya tidak disukai oleh nyamuk dan serangga lainnya yang terdapat pada kulit jeruk. Caranya dengan menaruh kulit jeruk kering di ruangan anda. Dengan begitu, selain memberi wangi aroma jeruk alami pada ruangan juga dapat mengusir nyamuk-nyamuk nakal disekitarnya.
6. Minyak Lavender dan Ragi
Anda bisa membuat obat nyamuk alami dengan menggunakan lavender dan ragi. Caranya: siapkan minyak lavender, lalu larutkan minyak lavender dengan menambahkan air sekitar 10% dari banyaknya minyak lavender, juga ragi secukupnya. Aduk hingga larut sehingga menjadi cairan lalu simpan pada wadah di ruangan anda sehingga aromanya akan membuat nyamuk ogah mendekat.
7. Minyak Kayu Putih dan Lemon
Campuran minyak kayu putih dan lemon direkomendasikan oleh CDC (Center for Disease Control) sebagai cara mengusir nyamuk secara alami. Lemon dan minyak kayu putih mengandung zat aktif yang memiliki sifat antiseptik dan penolak serangga ketika diterapkan pada kulit. Caranya dengan mencampur minyak kayu putih dan tetesan lemon dalam proporsi yang sama, oleskan pada tubuh anda agar nyamuk tidak mau mendekati anda.
8. Bubuk Kopi
Cara sederhana untuk mengusir nyamuk lainnya adalah dengan bubuk kopi. Caranya pun sangat mudah, yakni taburkan bubuk kopi di area rumah dan sekitarnya yang memiliki genangan air. Telur nyamuk yang ada dalam air genangan tersebut akan muncul ke permukaan air karena bubuk kopi. Ketika telur nyamuk menempel di bubuk kopi dan naik ke permukaan, mereka akan kehilangan oksigen dan mati. Cara ini akan menghambat benih nyamuk menetas dan mencegah nyamuk berkembang biak.
9. Kapur Barus
Cara mengusir nyamuk dengan menggunakan kapur barus / kamper. Caranya: Siapkan terlebih dahulu satu gelas air. Kemudian masukkan beberapa butir kapur secukupnya. Cukup letakkan gelas yang berisi air dan kapur barus di sudut ruangan anda atau di bawah meja dan tempat tidur, nyamuk-nyamuk akan banyak menempel dan mati di dalam air berisi kapur barus tersebut.
10. Mengusir Nyamuk dengan Ultrasonik
Sudah tahukah anda bahwa nyamuk tidak tahan dengan bunyi tertentu? Yakni gelombang ultrasonik, gelombang suara dengan frekuensi di atas 20 kiloHertz yang bisa didengar oleh berbagai serangga termasuk nyamuk. Dengan mendengar gelombang ultrasonik tersebut, nyamuk akan terganggu dan akan segera lari kocar kacir. Cara ini sudah banyak diadaptasi dengan penemuan-penemuan berbagai macam alat pengusir nyamuk yang mudah dalam menggunakannya. Salah satu penemuan alat pengusir nyamuk adalah robot O-Mos, temuan mahasiswa UGM, yang berupa lampu hias.
Cara pemakaian alat pengusir nyamuk ini sangat mudah, karena robot O-Mos dapat berputar sampai 180 derajat dan memancarkan suara ultrasonik. Dengan mengaktifkan robot O-Mos dapat mencegah nyamuk menghampiri anda. Penemuan yang lain adalah berupa aplikasi pengusir nyamuk bernama AntiGnat. Aplikasi berbasis java ini penggunaannya sangat mudah, cukup dengan mendownload dan install pada komputer/pc/handphone anda lalu aktifkan aplikasi pengusir nyamuk tersebut dan berbagai macam jenis nyamuk akan ogah mendekatinya.
Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Virus Corona
Penyakit virus corona 2019 (COVID-19) yang bermula di Wuhan akhir tahun lalu kini sudah menyebar ke banyak negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi karena penyakit ini telah menyebar ke lebih dari separuh negara di dunia.
Situs pemantauan virus corona milik pemerintah Indonesia covid19.go.id mencatat, COVID-19 sudah menyebar ke 182 negara, termasuk Indonesia dengan jumlah pasien positif virus corona sebanyak 369 orang per 20 Maret 2010. Sementara di dunia, saat ini tercatat ada 250.618 orang pasien yang terinfeksi virus corona, dengan jumlah kematian yang mencapai lebih dari 10.000 orang. Mengingat penyebaran penyakit yang sudah begitu luas, kamu perlu tahu cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona Covid-19 merebak agar tidak tertular.
Kenali karakteristik virus corona Covid-19
Virus corona juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Tahukah kamu? Virus corona bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan memiliki daya tahan berjam-berjam hingga beberapa hari.
Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Hospital Infection, Februari 2020, virus corona bisa bertahan di beberapa tempat dalam waktu berikut:
Di udara = 3 jam
Tembaga dan aluminium = 3-4 jam
Sarung tangan operasi atau medis = 8 jam
Kertas karton atau kardus = 24 jam
Besi, baja, dan plastik = 2 – 3 hari
Kayu dan kaca= 4 hari
Kertas = 4-5 hari
Bahkan dalam sejumlah kasus, virus ini bisa bertahan sampai 5 hari.
Berdasarkan data yang diperoleh dari WHO, organ pernapasan menjadi target utama infeksi virus corona. Bahkan sebanyak 87,9% pasien yang terjangkit mengalami gejala demam, batuk kering sebanyak 67,7%, dan merasa lelah sebanyak 28,1%. Penyakit paling umum setelah seseorang terinfeksi adalah mengalami pneumonia.
Meski memiliki daya tahan hingga berhari-hari, virus corona juga bisa dimatikan. Pertama, dengan menyemprotkan desinfektan ke permukaan barang-benda yang berpotensi tertempel virus corona. Kedua, dengan membersihkan permukaan benda menggunakan sabun, termasuk saat mandi dan cuci tangan.
Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Virus Corona Agar Tidak Tertular
Dengan mengenal karakteristik virus corona di atas, maka ada sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan agar tidak tertular COVID-19. Langkah ini bisa kamu terapkan mulai dari diri sendiri atau sedang berada di tempat umum. Apa saja cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 agar tidak tertular?
1. Mencuci tangan
Mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 paling efektif untuk mencegah penyebaran atau penularan virus ini. Awali dengan membasahi kedua telapak tangan menggunakan air mengalir. Lalu sabuni telapak tangan dan gosok semua permukaan kulit tangan, termasuk telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, minimal selama 20 detik. Kemudian bilas hingga bersih dengan air mengalir dan keringkan menggunakan kain bersih atau tisu.
Sering-seringlah cuci tangan dengan sabun, seperti sebelum makan, setelah batuk atau bersin, setelah memegang barang di tempat umum seperti pegangan pintu, tangga, dll. Kamu juga perlu cuci tangan setelah dari luar rumah.
2. Siap sedia hand sanitizer
Jika tidak ada tempat untuk cuci tangan, kamu bisa menggantikannya dengan hand sanitizer. Ada banyak ragam produk hand sanitizer di pasar dengan kandungan alkohol mulai dari 30%. WHO merekomendasikan masyarakat menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Sebab, hand sanitizer dengan kandungan 60% atau lebih bisa membunuh virus COVID-19 yang punya ukuran cukup besar, yakni 400-500 mikrometer. Jika kandungan alkohol pada hand sanitizer tidak sampai 60%, maka ini hanya efektif membunuh bakteri yang berukuran lebih kecil, yakni 0,5-5 mikrometer. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membawa sebotol kecil hand sanitizer dengan alkohol 60% atau lebih saat bepergian.
3. Jangan sentuh wajah
Ini sepele tapi sulit, karena dikutip dari CNN Indonesia, Maret 2020, penelitian Sydney University tahun 2015 menyatakan seseorang menyentuh wajah rata-rata 23 kali per jam. WHO menyebutkan virus corona bisa masuk ke tubuh manusia melalui mulut, hidung, dan mata. Oleh karena itu,cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona, kamu harus berlatih untuk mendiamkan tangan agar tidak menyentuh wajah selama minimal satu menit. Jika sudah berhasil, tambahkan menjadi 5 menit, dan latih terus, sehingga kamu bisa benar-benar meminimalkan kebiasaan sentuh wajah.
4. Konsumsi makanan bergizi
Minum vitamin atau suplemen bisa meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah paparan virus corona. Namun para ahli gizi sepakat, kita lebih baik mendapatkan vitamin dan mineral secara langsung dari sumbernya daripada konsumsi dari obat atau cairan olahan.
Vitamin C berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena bisa memacu produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi. Sayuran yang kaya vitamin C antara lain brokoli (dalam semangkuk) sebanyak 50mg, 1 buah paprika seberat 45 g mengandung 109.1 mg, bayam sebanyak 28 miligram (mg) per 100 g. Kamu juga bisa menemukan vitamin C di buah-buahan seperti jeruk dengan kandungan 59-83 mg vitamin C per buahnya, jambu biji dengan kandungan 200 mg, pepaya 94 mg, kiwi 84 mg, stroberi 52 mg, dan nanas 39-49 mg. Konsumsi minuman berbahan rempah-rempah seperti jahe merah juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh manusia.
5. Jaga kebersihan lingkungan
Membersihkan rumah dan sekitar meja kerja di kantor bisa meminimalkan paparan virus. Gunakan disinfektan untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, keyboar dan mouse, alat dapur, sakelar lampur, gagang laci, pegangan tangga.
Untuk mendisinfeksi, gunakan air dan sabun, atau cairan yang mengandung alkohol. Jangan lupa menggunakan sarung tangan sekali pakai saat bersih-bersih dan mendisinfeksi.
6. Bawa alat makan sendiri
Bawalah selalu alat makan sendiri. Pastikan alat makan dicuci dengan sabun hingga bersih. Karena virus corona memiliki daya tahan yang kuat di permukaan logam. Dengan membawa alat makan sendiri, kamu akan lebih mengetahui kebersihan peralatan tersebut. Pastikan jangan sampai terjadi penggunaan alat makan bersama-sama. Karena virus corona bisa menyebar lewat percikan air liur yang menempel di sendok.
Ketika berada di tempat umum
Selain dari upaya diri sendiri, kamu juga harus melakukan beberapa hal berikut ini sebagai cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau Covid-19 di tempat umum.
1. Tidak melakukan kontak fisik
Virus corona bisa menyebar hanya dengan bersalaman. Oleh karena itu, saat ini kamu lebih baik jangan sembarangan memegang tangan orang lain. Hindari bersalaman, ganti dengan salam namaste atau menaruh tangan di dada.
2. Social distancing
Cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona bisa dapat kamu lakukan dengan menjaga jarak dengan orang lain saat beraktivitas bersama, minimal 1 meter. Kenapa 1 meter? Karena ini adalah jangkauan percikan air yang bisa menyebar dari mulut saat seseorang bicara. Amat disarankan untuk tidak pergi ke luar rumah apabila kamu sedang merasa sakit atau kurang sehat. Ini bisa membahayakan karena bisa jadi kamu menularkan penyakit pada orang lain.
3. Menghindari transportasi umum
Jika terpaksa untuk bepergian, jangan menggunakan transportasi umum. Karena di transportasi umum banyak orang saling berbaur. Kamu tidak bisa melakukan social distancing di dalam transportasi umum. Tak jarang, malah sesama penumpang transportasi umum berdesak-desakan, sehingga rawan terjadi penularan virus corona.
4. Membersihkan meja saat akan duduk di restoran
Jangan asal duduk dan meletakkan kedua tangan di meja saat tiba di restoran. Bersihkan dulu meja menggunakan tisu kering dan tisu basah yang mengandung alkohol minimal 60%. Karena kamu tidak tahu siapa yang sudah menggunakan meja itu. Disinfeksi meja makan penting untuk mematikan virus yang menempel.
Mengingat virus corona bisa menyebabkan penyakit kritis, maka kita perlu tahu cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona Covid-19 agar tidak mudah tertular dengan melakukan pencegahan dimulai dari diri sendiri dan ketika berada di tempat umum.
Cara Mengelola Sampah di Dalam Rumah
Sampah dapat menjadi masalah besar jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengolahnya dengan baik. Jika ada sampah yang berserakan dan menumpuk di rumah Anda maka dapat memicu munculnya sarang penyakit dan bakteri jahat. Rumah yang dipenuhi sampah juga dapat memperburuk tampilan dan keindahan rumah serta menyebarkan bau tidak sedap.
Dan masih banyak masyarakat di sekitar kita yang membakar sampah plastik bersamaan dengan jenis sampah lainnya. Namun sebenarnya ini tidak aman bagi kesehatan dan lingkungan di sekitar karena menghasilkan asap putih beracun. Karena itulah Anda sebaiknya mengetahui cara mengelola sampah rumah tangga.
Faktanya, memang masih banyak yang bingung tips mengelola sampah di rumah agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan.
Tujuan pengelolaan sampah yang benar adalah untuk membuat sampah punya nilai ekonomi atau mengubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan.
Dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, kamu dapat membantu untuk menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah mengelola sampah yang dapat membawa manfaat.
Pisahkan Sampah Organik dan Non Organik
Secara garis besar sampah bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik. Siapkan dua tempat sampah yang berbeda di rumah yang dikhususkan untuk setiap jenis-jenis sampah.
Sampah organik adalah sampah yang berasal dari alam, seperti sisa makanan atau daun. Dengan kata lain, semua sampah yang dapat terurai dengan mudah adalah sampah organik.
Sementara sampah plastik, karet, kaca dan kaleng masuk ke dalam kategori sampah anorganik. Sampah anorganik baiknya dibuang di tempat yang memiliki alat pelebur plastik atau alat daur ulang.
Olah Sampah Organik Jadi Pupuk
Cara mengelola sampah rumah tangga organik yang paling mudah adalah dengan membuatnya menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk berkebun.
Namun jika anda tidak suka berkebun atau tidak suka dengan aroma yang ditimbulkan selama pembuatan pupuk kompos, anda dapat menyumbangkan sampah organik ke sahabat yang memiliki hobi berkebun atau penjual tanaman. Dengan demikian anda tetap bisa mengelola sampah organik dengan baik.
Daur Ulang Sampah Anorganik
Sebagian sampah anorganik dapat didaur ulang, seperti kertas, kardus, botol kaca, botol plastik, atau kaleng. Anda dapat memeriksa logo daur ulang pada kemasan makanan atau minuman yang telah dibeli.
Jika terdapat logo daur ulang, maka kemasan makanan tersebut dapat didaur ulang. Bawa sampah-sampah anorganik tersebut ke pusat daur ulang sampah terdekat atau anda juga bisa memberikannya kepada pemulung.
Daur Ulang Sampah Elektronik
Pisahkan sampah-sampah berbahaya untuk dibawa ke pusat daur ulang. Petugas pusat daur ulang pasti mengetahui cara untuk mendaur ulang sampah berbahaya agar tidak merusak lingkungan.
Untuk barang-barang elektronik yang sudah rusak alias menjadi sampah, anda dapat mengembalikannya ke perusahaan yang memproduksinya. Beberapa perusahaan elektronik menerima barang elektronik bekas untuk mereka daur ulang kembali menjadi produk elektronik baru.
Anda juga bisa membuang sampah elektronik ke tempat sampah electronic waste atau e-waste yang sudah banyak di sediakan pemerintah setempat.
Lakukan 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
Budayakan gaya hidup reduce, reuse and recycle atau biasa dikenal dengan 3R. Biasakan untuk mengurangi pemakaian plastik atau bahan-bahan lain yang sulit terurai.
Kemudian jangan lupa memanfaatkan barang bekas agar bisa digunakan kembali. Seperti memanfaatkan botol plastik bekas untuk dijadikan pot tanaman. Selain itu, masih banyak lagi barang bekas yang bisa digunakan kembali dengan ide kreatif anda.
Terakhir, jangan lupa untuk melakukan cara mengelola sampah rumah tangga dan mendaur ulang sampah-sampah anorganik agar terus menghadirkan manfaat bagi lingkungan.




















