Manfaat Menggunakan Celana Dalam Untuk Kesehatan

Manfaat Menggunakan Celana Dalam Untuk Kesehatan


Memakai celana dalam sangat baik bagi kesehatan tubuh khususnya pada organ genetikal manusia, baik laki-laki atau perempuan. Akan tetapi celana dalam juga memiliki berbagai jenis baik itu pria atau wanita.


Terdapat beberapa anggapan tentang kesehatan tanpa menggunakan celana dalam. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai, anggapan mana yang lebih sehat apakah menggunakan celana dalam atau tidak menggunakannya. Sekarang kita akan membahas mengenai apa saja Manfaat Menggunakan Celana Dalam.


Sebenarnya secara logika saja, kita sudah bisa memahami apa kegunaannya. Tentunya kita akan merasa tidak nyaman atau terganggu ketika tidak menggunakan celana dalam. Tidak hanya itu, kita pasti akan merasa malu dan merasa tidak sopan saat tidak menggunakan celana dalam.


Jenis Celana Dalam Pria dan Wanita


  • Boxer – Boxer ialah celana pendek longgar berbahan katun yang memberikan kenyamanan bagi pria. Boxer sebaiknya hanya digunakan saat akan tidur saja atau saat tidak melakukan aktivitas yang bergerak banyak.
  • Brieff – Jenis celana dalam yang satu ini paling banyak ditemui di pasaran, celana dalam ini ada untuk wanita dan untuk pria. Jenis Brief dapat menutup bokong dengan sempurna. Bagi wanita celana dalam jenis ini sangat bagus digunakan oleh mereka yang memiliki perut buncit dan pantat yang lebar.
  • Trunk – Ini adalah jenis terbaru dari turunan boxer dan memiliki motif yang beragam. Kaki celana ini yang jauh lebih pendek sehingga ketika dipakai akan seperti persegi panjang. Celana dalam jenis ini sangat populer bagi para pria.
  • Bikini, Thong dan Jockstrap – Celana dalam jenis ini masih belum banyak digunakan di Indonesia, celana dalam ini banyak beredar diluar negrei. Untuk thong dan jockstrap terdiri dari kantung penyangga dengan menggunakan tali temali sebagai penyambungnya.
  • Boy Shorts – Celana dalam ini mirip boxer tetapi versi wanita. Boy shorts sangat bagus digunakan saat berolahraga.
  • Hipster – Celana dalam jenis ini biasanya memiliki renda atau polos. Jenis ini sangat baik digunakan ketika sedang haid, celana dalam jenis hipster memiliki tampilan ruang yang cukup lebar untuk menempatkan pembalut.


Nah, itu adalah beberapa jenis celana dalam saja yang di ambil sebagai contoh. Ada beberapa jenis celana dalam lainnya lagi untuk pria ataupun wanita. Setelah mengetahui jenis dari celana dalam, sekarang kita akan lanjut membahas mengenai manfaat menggunakan celana dalam. Berikut ini diantaranya :


  1. Menghindari gesekan langsung antara penis dengan celana. Karena hal tersebut dapat menyebabkan luka pada penis.
  2. Menghindari timbulnya kuman atau bakteri. Ketika tidak menggunakan celana dalam, bakteri disekitar tempat tidur atau tempat duduk akan masuk dan berkembang biak dalam organ vital pria atau wanita.
  3. Bagi wanita, saat tidak menggunakan celana dalam juga bisa menimbulkan luka atau iritasi pada organ genetikal. Karena tekanan dari celana luar yang dipakai yang kasar akan melukai alat kelamin dan daerah sekitarnya.
  4. Dapat menyangga penis dengan baik. Saat menggunakan celana dalam, pria akan merasa nyaman ketika beraktivitas dan bergerak.
  5. Daat menutupi vagina dan melindungi dari kotoran yang akan masuk dan menyebabkan gangguan pada alat vital.
  6. Memberikan kenyamanan pada pemakai. Pemakai bebas beraktivitas dan bergerak.
  7. Bisa menyera keringat dan mencegah iritasi pada bagian vital wanita atau pria.
  8. Bisa menaikkan gairah seksual saat bersama pasangan.
  9. Melindungi kulit daerah vital pria saat mengaitkan resleting.
  10. Dapat memberikan perlindungan alat kelamin dari cahaya matahari yang panas, air hujan, dan tumpuhan kopi,dll.
  11. Melindungi organ genetikal dari penglihatan orang lain.
  12. Akan menjadi pelapis pertama ktika terkena cairan-cairan, sehingga tidak akan mengenai celana bagian luar.
  13. Dapat meningkatkan produksi sperma lebih banyak. Celana dalam yang nyaman dan sedikit longgar (tidak ketat) akan memberikan suhu yang dingin, sehingga akan menghasilkan sperma dalam jumlah yang banyak serta kualias yang baik.
  14. Dapat menjaga suhu. Organ intim sangat membutuhkan suhu lebih dingin dari pada suhu tubuh biasa. Ketika menggunakan celana dalam, organ genetikal akan menjadi lebih dingin dan nyaman.
  15. Mencegah terjadinya aliran darah yang berlebihan. Celana dalam yang sempit bisa membuat testis terjepit, sehingga suhunya menjadi hangat. Hal tersebut akan mengakibatkan aliran darah meningkat ke organ intim dan dapat menyebabkan pembuluh darah pada organ intim membesar.


Penggunaan Celana dalam yang Sehat dan Benar


Menggunakan celana dalam memang sudah di ajarkan oleh orang tua semenjak kita kecil, sehingga hal itu terus menjadi kebiasaan sampai kita dewasa. Anggapan tentang memberikan efek yang bagus bagi orang yang tidak memakai celana dalam saat tidur atau saat berada di rumah, hal itu masih sangat awam hingga saat ini bagi masyarakat.


Bagi masyarakat akan merasa sangat aneh jika kita tidak menggunakan celana dalam. Anggapan tersebut muncul karena terus menerus dilakukan penelitian-penelitian mengenai kesehatan organ gentikal manusia.


Timbul pertanyaan baru bagi kita, apakah celana dalam yang selama ini kita pakai sudah benar dan sehat? Lalu seperti apa celana dalam yang sehat tersebut?


  • Pilihlah celana dalam yang tidak ketat dan juga tidak terlalu longgar.
  • Pilihlah celana dalam yang berbahan dasar katun, untuk penggunaan dalam waktu yang agak lama agar organ genetikal tidak lembab.
  • Dapat juga memilih celana dalam berbahan polyester, nylon, spandex.
  • Ganti celana dalam secara rutin, agar tidak lembab yang akan menimbulkan masalah pada organ intim.

Cara Cepat Hamil Berdasarkan Golongan Darah

Cara Cepat Hamil Berdasarkan Golongan Darah


Cara Cepat Hamil dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah faktor genetik. Genetik yang diturunkan dari pendahulu Anda juga adalah penentu sifat-sifat kesuburan, baik itu bagi wanita maupun pria. Selain kesuburan, faktor lain yang juga mempengaruhi kemungkinan hamil adalah golongan darah, khususnya bagi wanita. Ini tidak kemudian berarti bahwa wanita golongan darah tertentu dapat memiliki kemungkinan hamil lebih tinggi dari wanita dengan golongan darah lain. Hanya saja, apa yang perlu Anda perhatikan untuk bisa mempercepat kehamilan juga bergantung dari golongan darah.


Agar lebih mudah dimengerti, bisa dikatakan seperti ini: Wanita bergolongan darah B dapat melakukan hal-hal tertentu untuk meningkatkan potensi kehamilannya, yang mungkin tidak akan banyak berpengaruh jika dilakukan oleh wanita dengan golongan darah A. Begitu pula sebaliknya. Untuk lebih mengerti tentang golongan darah, silahkan baca disini.


Nah, untuk memaksimalkan kemungkinan hamil Anda, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk cepat hamil berdasarkan golongan darah Anda.


1. Wanita Dengan Golongan Darah A


Beberapa penelitian pernah dilakukan untuk melihat hal-hal yang dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita dengan golongan darah A. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk cepat hamil bagi wanita bergolongan darah A antara lain :


1. Mengurangi Konsumsi Daging


Wanita dengan golongan darah A sebaiknya menghindari konsumsi daging yang berlebihan, khususnya daging olahan. Pada kebanyakan orang, daging sebenarnya sangat berguna untuk meningkatkan kesuburan. Tapi sebaliknya, kadar protein hewani yang berlebihan akan memberikan efek buruk bagi wanita bergolongan darah A. Ini karena pada kadar tertentu, protein hewani ini dapat menjadi racun bagi tubuhnya.


2. Mengurangi Konsumsi Kafein


Kafein adalah salah satu jenis konsumsi yang harus dibatasi oleh wanita bergolongan darah A. Jika Anda bergolongan darah A dan hobi mengkonsumsi kopi, mungkin sebaiknya Anda mulai mencari substitusi atau pengganti. Anda dapat mulai mengkonsumsi teh hijau misalnya, atau minuman lain yang mengandung antioksidan.


3. Menambah Konsumsi Buah dan Sayuran


Segala bahan makanan yang mengandung antioksidan dan enzim sangat baik bagi kesuburan wanita bergolongan darah A. Jadi untuk cepat hamil, sangat disarankan untuk meningkatkan konsumsi terhadap sayur dan buah-buahan. Sayuran yang baik antara lain wortel, bayam, lobak, kol, dan tomat. Sementara buah-buahan yang kaya antioksidan dan enzim antara lain blueberry, alpukat dan melon. Buah-buahan ini sendiri juga dapat menghindarkan wanita dari penumpukan lemak dan lendir yang biasa terjadi pada bagian leher rahim.


2. Wanita Dengan Golongan Darah B


Pada dasarnya semua makanan yang menyehatkan baik dan baik untuk tubuh juga akan baik bagi kesehatan rahim dan kesuburan wanita. Tapi berdasarkan penelitian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wanita golongan darah B yang ingin cepat hamil dalam hubungannya dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi.


Adapun yang perlu diperhatikan wanita bergolongan darah B antara lain :


1. Minuman Untuk Kesuburan


Bagi wanita dengan golongan darah B, ada beberapa zat yang terkandung dalam minuman yang dapat membantu meningkatkan kesuburannya. Minuman tersebut antara lain minuman yang mengandung peppermint, jahe dan ginseng. Teh hijau juga adalah salah satu minuman yang dapat meningkatkan kesuburan wanita bergolongan darah B. Minuman dan zat ini tidak akan memberikan efek baik yang sama kepada wanita dengan golongan darah lainnya.


2. Meningkatkan Konsumsi Kacang-Kacangan


Kacang-kancangan memang selalu baik untuk kesuburan, baik untuk wanita maupun pria. Tapi khusus untuk wanita bergolongan darah B, beberapa jenis kacang khusus memiliki efek yang lebih besar bagi mereka ketimbang saat dikonsumsi oleh wanita bergolongan darah lain. Kacang-kacangan tersebut antara lain kacang navi, kacang lima dan kenari.


3. Meningkatkan Konsumsi Sayuran dan Buah


Buah dan sayuran juga baik untuk dikonsumsi wanita bergolongan darah B, terutama buah yang mengandung banyak serat dan antioksidan. Kembang kol dan kubis adalah sayuran yang baik, sementara buah semangka, pir dan belimbing juga memiliki efek yang besar. Selain itu, umbi-umbian juga dapat membantu meningkatkan potensi cepat hamil bagi wanita dengan golongan darah B.


3. Wanita Dengan Golongan Darah O


Pada dasarnya, wanita dengan golongan darah O dapat meningkatkan kemungkinan cepat hamil dengan meningkatkan konsumsi makanan bergizi. Ini juga sama halnya dengan wanita yang bergolongan darah lain. Tapi ada beberapa pengecualian bagi wanita dengan golongan darah O. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:


1. Tidak Mengkonsumsi Susu Olahan


Susu olahan tidak sebaiknya dikonsumsi oleh wanita bergolongan darah O yang sedang merencanakan kehamilan dalam waktu dekat. Susu memang adalah sumber asupan kalsium dan protein yang sangat dibutuhkan dan juga membantu meningkatkan kesuburan. Tapi dalam hal ini, asupan kalsium tersebut bisa diganti dengan susu kedelai.


2. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat


Khususnya bagi wanita dengan golongan darah O, asupan karbohidrat sebaiknya dikurangi. Ini dapat dilakukan dengan mengganti bahan makanan yang menjadi sumber karbohidratnya. Makanan yang dianjurkan sebagai sumber asupan karbohidrat antara lain roti, gandum, atau ubi.


3. Menghindari Pemicu Kolesterol


Wanita dengan golongan darah O memiliki potensi kolesterol yang lebih tinggi ketimbang wanita dengan golongan darah lain. Seperti yang kita ketahui, kolesterol juga adalah salah satu faktor penghambat kehamilan Anda. Wanita dengan golongan darah O lebih peka terhadap hal-hal yang dapat memicu kolesterol tinggi dibandingkan dengan wanita bergolongan darah lain. Jadi untuk cepat hamil, wanita bergolongan darah O sebaiknya menghindari hal-hal yang dapat memicu kolesterol tinggi. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun atau minyak canola.


4. Wanita Dengan Golongan Darah AB


Pada dasarnya, wanita golongan darah AB yang ingin cepat hamil hanya perlu melakukan hal-hal yang sama yang perlu dilakukan wanita bergolongan darah A dan bergolongan darah B. Mulai dari konsumsi buah dan sayuran, serta pola diet dan pantangan konsumsi yang kami sebutkan di atas. Hanya saja, wanita dengan golongan darah AB membutuhkan asupan protein yang lebih banyak ketimbang wanita bergolongan darah lain. Selain itu, adapun hal-hal yang perlu diperhatikan wanita bergolongan darah AB agar bisa cepat hamil antara lain :


1. Meningkatkan Konsumsi Padi-padian


Kedelai dan nasi adalah bahan makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh wanita dengan golongan darah AB. Sebaliknya, mengkonsumsi terigu bisa menimbulkan efek yang tidak baik, apalagi jika dikonsumsi dengan kadar yang tinggi. Terigu yang berlendir dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan asma, yang kemungkinannya jauh lebih tinggi ketika dikonsumsi oleh wanita dengan golongan darah AB.


2. Mengurangi Konsumsi Daging


Daging adalah bahan makanan yang sangat kaya protein. Sedangkan wanita dengan golongan darah AB membutuhkan protein lebih banyak daripada wanita dengan golongan darah yang lain. Tapi, wanita bergolongan darah AB tidak dapat memproduksi asam lambung dengan jumlah yang sama dengan kebanyakan orang. Ini membuat daging-dagingan menjadi bahan makanan yang sebaiknya dikurangi bagi mereka. Asupan protein hewani bisa dapatkan dari susu atau konsumsi daging domba, kelinci, siput, kalkun atau kakap merah.


3. Menghindari Konsumsi Alkohol


Alkohol tentu saja tidak baik bagi kesehatan janin dan kesuburan wanita. Tapi bagi mereka yang bergolongan darah AB, efek alkohol kepada kesuburan bisa jauh lebih besar daripada mereka dengan golongan darah lainnya. Ini membuat alkohol menjadi salah satu pantangan besar bagi wanita dengan golongan darah AB yang berencana untuk cepat hamil. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi minuman yang lebih menyehatkan seperti jahe atau teh hijau.


Mendapatkan kehamilan adalah idaman semua pasangan. Kehamilan adalah salah satu hal yang dapat membuat seorang wanita merasa sempurna. Untuk mewujudkan hal tersebut, wanita harus banyak memiliki pengetahuan tentang kehamilan yang salah satunya berhubungan dengan golongan darahnya sendiri. Demikian artikel Cara Cepat Hamil Berdasarkan Golongan Darah. Semoga bermanfaat bagi para calon Ibu.

Apakah dengan Bersepeda Bisa Mencegah Diabetes?

Apakah dengan Bersepeda Bisa Mencegah Diabetes?


Aktivitas fisik merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh menjadi bugar dan sehat. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga dapat membantu melindungi Anda dari penyakit serius, seperti obesitas, penyakit jantung, kanker, penyakit mental, diabetes, dan radang sendi.


Mengendarai sepeda secara teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko masalah kesehatan yang terkait dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.


Bersepeda adalah olahraga yang sehat dan berdampak rendah, terlebih dapat dinikmati oleh segala usia dan jenis kelamin. Aktivitas ini juga menyenangkan, murah, dan ramah untuk lingkungan.


Manfaat Bersepeda dapat Mencegah Diabetes

Sebuah penelitian di Denmark menunjukan bahwa sering bersepeda bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 pada orang dewasa.


Menurut para peneliti, orang yang suka bersepeda ke kantor atau sering bersepeda di waktu luangnya, memiliki kemungkinan yang kecil terkena diabetes. Bahkan, peneliti juga mengatakan bahwa dampak positif tersebut tetap sama jika seseorang baru mulai sering bersepeda ketika sudah tua. Berikut penjelasan lengkapnya, seperti yang dilansir oleh portal Tech Times!


Hubungan Diabetes dan Bersepeda


Untuk lebih jelasnya, ada sebuah penelitian tentang hubungan antara risiko diabetes dan bersepeda yang dipimpin oleh Martin Rasmussen dari Universirty of Southern Denmark. Sekitar 24.000 pria dan 27.000 wanita Denmark yang berusia 50 – 65 tahun, ikut berpartisipasi dalam penelitian ini.


Para ilmuwan yang juga terlibat dalam penelitian tersebut memeriksa hubungan antara rutinitas dan jarak perjalanan peserta dari rumah ke kantor atau tempat lain, kebiasaan bersepeda, dan diagnosis diabetes tipe 2-nya. Untuk menghitung diagnosis diabetes peserta, penelitian ini dibantu oleh perhitungan dari Danish National Diabetes Registry.


Di akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa peserta yang bersepeda secara rutin, memiliki risiko yang lebih kecil terkena diabetes tipe 2. Semakin banyak waktu yang dihabiskan oleh peserta untuk bersepeda, semakin menurun juga risikonya terkena penyakit tersebut.


Lima tahun setelah penelitian dimulai, kebiasaan bersepeda para peserta dievaluasi. Mereka yang mulai bersepeda secara rutin setiap hari mengalami penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 sebanyak 20% ketimbang peserta yang tidak bersepeda secara rutin. Penelitian ini juga mengevaluasi faktor lainnya yang bisa memengaruhi risiko diabetes peserta, misalnya seperti makanan, ukuran lingkar perut, riwayat merokok, konsumsi alkohol, dan beberapa jenis olahraga lainnya yang dilakukan peserta.


Para peneliti mengakui bahwa faktor-faktor tersebut bisa memengaruhi hasil dari penelitian. Penelitian tersebut memang hanya terfokus pada hubungan antara risiko diabetes tipe 2 dan kebiasaan bersepeda, namun tidak terlalu memerhatikan hubungan penyebab dan dampaknya.


Salah satu hasil penelitian yang dinilai paling menarik oleh para peneliti adalah, peserta yang baru mulai rutin bersepeda di usia tua, juga mengalami penurunan risiko terkena diabetes tipe 2. Hasil penelitian tersebut menggarisbawahi, tidak ada kata terlambat untuk bersepeda. Meskipun seseorang sudah berusia lanjut, ia tetap dianjurkan bersepeda secara rutin untuk menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.


Mengapa Bersepeda Baik untuk Kesehatan?


Ilmuwan mengatakan, bersepeda adalah salah satu jenis olahraga yang paling mudah untuk diaplikasikan sehari-hari. Dokter juga menganjurkan agar orang-orang yang terlalu sibuk dan tidak bisa menyisihkan waktu berolahraga, membiasakan diri berolahraga ke kantor. Hal tersebut bisa menjadi alternatif untuk orang sibuk supaya bisa tetap meningkatkan aktivitas fisik.


Bersepeda memang termasuk aktivitas aerobik. Artinya, saat bersepeda, jantung, pembuluh darah, dan paru-paru Kamu beraktivitas secara bersamaan. Ketika bersepeda, Kamu akan menghirup napas lebih dalam, berkeringat, dan mengalami peningkatan suhu tubuh. Hal-hal tersebut dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Manfaat kesehatan dari bersepeda secara rutin, diantaranya :

  • Meningkatkan olahraga kardiovaskular
  • Meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas
  • Meningkatkan mobilitas sendi
  • Menurunkan tingkat stres
  • Meningkatkan postur dan koordinasi
  • Memperkuat tulang
  • Menurunkan kadar lemak tubuh
  • Mencegah penyakit
  • Menurunkan kekhawatiran dan depresi


Tunggu apalagi? Mulailah sering bersepeda dari sekarang supaya terhindar dari diabetes. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penelitian menunjukkan bahwa rutin bersepeda menurunkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari. Jadi lebih baik, lakukan pencegahan dini diabetes tipe 2 dengan rutin bersepeda.

Manfaat Bawang yang Jarang Orang Ketahui

Manfaat Bawang yang Jarang Orang Ketahui

Manfaat Bawang yang Jarang Orang Ketahui


Bawang selalu ada di dalam hampir setiap masakan, terutama makanan lokal yang kerap memasukkan bawang sebagai penyedap rasa. Meski begitu tidak banyak yang tahu khasiat bawang. Semua varietas bawang menawarkan manfaat kesehatan yang mengesankan.


Berikut beberapa manfaat bawang yang wajib kalian ketahui.


Kaya akan antioksidan


Bawang mungkin tidak banyak mengandung vitamin dan mineral, tapi kaya akan antioksidan. Bawang menyediakan lusinan jenis yang berbeda, termasuk quercetin, senyawa antiinflamasi yang kuat. Lapisa terluar dari bawang merupakan antioksidan terbesar.


Melindungi dari kanker


Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti melihat seberapa sering orang di Italia dan Swiss memakan bawang dan bawang putih. Kesimpulannya, mereka yang lebih banyak makan bawang, baik bawang maupun putih, semakin rendah risiko kankernya.


Tingkatkan kepadatan tulang


Sebuah studi yang mengamati wanita Kaukasia perimenopause dan pascamenopause berusia 50 dan yang lebih tua, menemukan hubungan antara konsumsi bawang dan kesehatan tulang. Wanita yang mengonsumsi bawang merah lebih sering, memiliki kepadatan tulang yang lebih baik, dan menurunkan risiko patah tulang pinggul lebih dari 20% dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah makan bawang.


Menjaga pencernaan lebih sehat


Inulin yang terkandung pada bawang, adalah sejenis serat yang bertindak sebagai prebiotik. Singkatnya, prebiotik berfungsi sebagai makanan untuk probiotik, dan membantu mikroba baik. Inulin juga membantu mencegah sembelit, memperbaiki regulasi gula darah, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan mendukung kepadatan tulang yang sehat. Kemungkinan inulin juga dapat mendukung penurunan berat badan dengan membatasi nafsu makan.


Turunkan kolesterol


Penelitian terhadap wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas dengan sindrom ovarium polikistik. Dalam uji klinis terkontrol acak ini, pasien ditugaskan untuk diet tinggi bawang (terdiri dari bawang merah mentah) atau diet bawang rendah.


Setelah delapan minggu, para peneliti menemukan penurunan kadar kolesterol pada kedua kelompok, tetapi penurunan lebih besar (termasuk penurunan kolesterol "jahat" LDL) terjadi pada orang yang makan bawang lebih banyak.


Penelitian lain melacak 24 wanita dengan kolesterol ringan dan menemukan bahwa mereka yang minum jus bawang setiap hari selama delapan minggu mengalami penurunan kadar kolesterol total, LDL, dan pinggang dibandingkan dengan mereka yang meminum plasebo.


Tingkatkan manfaat tomat


Khasiat tomat lebih efektif jika dibarengi dengan makan bawang. Para ilmuwan percaya bahwa senyawa sulfur dalam bawang meningkatkan penyerapan lycopene, antioksidan pada tomat terkait dengan perlindungan terhadap kanker dan penyakit jantung, serta kesehatan otak, tulang, dan mata. Sandingkan tomat dan bawang dalam omelet, salad, sup dan aneka tumis

Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil?

Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil?


Banyak kabar mengenai pantangan makanan yang harus dipatuhi oleh ibu hamil. Salah satunya adalah makanan pedas yang membuat ibu hamil bertanya, bolehkah makan pedas saat hamil?


Makanan pedas dianggap bisa menimbulkan keguguran bahkan dipercaya dapat menyebabkan bayi lahir dengan rambut yang botak atau tipis. Lantas, bagaimanakah kebenarannya?


Makanan pedas erat kaitannya dengan makanan yang mengandung cabai. Makanan pedas berbeda dari makanan lainnya karena dapat memberikan sensasi unik, yaitu rasa panas atau terbakar pada mulut dan lidah.


Meski terdengar tidak nyaman, banyak orang yang menyukai sensasi ini, termasuk wanita-wanita yang sekarang mungkin sedang hamil. Beberapa bahkan mengatakan bahwa rasa pedas dapat meningkatkan nafsu makan mereka.


Bolehkah Ibu Hamil Makan Pedas Menurut Medis



Para medis telah sepakat bahwa makanan pedas tidak memiliki pengaruh terhadap tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Namun tetap akan berpengaruh pada kondisi ibu hamil. Pengaruh buruk dapat timbul jika mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak atau apabila mengkonsumsi makanan yang tingkat kepedasannya terlampau tinggi.


Dan apakah mitos yang menyatakan bayi akan lahir dengan rambut botak atau tipis dikarenakan ibunya sering makan makanan pedas itu benar? Jawabannya; Tidak benar sama sekali. Rambut bayi yang lebat atau tipis ataupun terlihat seperti botak bukanlah disebabkan karena sang ibu mengkonsumsi makanan pedas selama kehamilannya.


Namun lebat tidaknya rambut bayi ditentukan oleh faktor keturunan, karena informasi genetik orantua bayi akan menurun pada anaknya.


Pengaruh Bagi Sang Ibu


Makanan pedas akan berpengaruh pada tubuh ibu hamil hampir sama pada saat ibu sedang tidak hamil. Kekuatan tubuh tiap-tiap manusia dalam menerima makanan pedas berbeda-beda.


Tidak ada takaran tepat seberapa banyak makanan pedas yang bisa dikonsumsi, atau seberapa pedas yang boleh dikonsumsi, semua tergantung kekuatan tubuh pengkonsumsinya.


Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi jika ibu hamil mengkonsumsi terlalu banyak makanan pedas, antara lain seperti; mual, muntah, sakit perut dan masalah pencernaan lainnya.


Jadi, makanan pedas tidaklah menyebabkan bayi dalam kandungan terlahir dalam keadaan rambut tipis apalagi botak, semua kembali pada faktor gen atau keturunan. Yang perlu dikhawatirkan dari ibu hamil yang makan pedas adalah seberapa pedas makanan itu, jika ibu hamil sampai mengalami mual, sakit perut, dan masalah pencernaan, tentu akan mengurangi jam istirahat ibu hamil, hal inilah yang malah akan berpengaruh pada bayi dalam kandungan ibu hamil.


Tentu ibu hamil akan berusaha semaksimal mungkin agar bayi dalam kandungannya bertumbung kembang dengan sebaik mungkin, dan pada saat masa persalinan nantinya tidak mengalami kesulitan yang berarti. Maka dianjurkan agar ibu hamil tetap mengkonsumsi berbagai makanan yang memiliki gizi baik dan seimbang untuk kebutuhan nutrisi bayinya.

Bolehkah Minum Teh Saat Hamil?

Bolehkah Minum Teh Saat Hamil?



Bolehkah minum teh saat hamil?” pertanyaan ini menjadi pertanyaan umum di benak para calon ibu karena teh mengandung kafein. Akan tetapi, teh merupakan salah satu minuman khas Indonesia yang banyak dikonsumsi. Tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga ibu hamil.


Apalagi dengan manfaat yang banyak seperti ketika terjadi “morning sickness”, seorang ibu hamil akan merasa mual jika mengonsumsi apa pun. Beberapa ibu hamil lalu memutuskan untuk meminum teh manis agar mengurangi rasa mual, menjadikan teh sebagai minuman yang bisa diandalkan.


Kalau sudah menjadi kebiasaan begini, apa yang sebaiknya ibu hamil lakukan?


Bahaya Minum Teh Manis Saat Hamil


Pertama-tama, kita harus mengetahui terlebih dahulu efek dari minum teh manis ketika sedang mengandung. Sebenarnya, teh hampir sama halnya seperti minum kopi. Di mana, terdapat kafein di dalamnya.


Ketika sedang hamil, konsumsi kafein yang berlebihan akan berefek tidak baik bagi kesehatan tubuh dan juga janin. Akan tetapi, teh juga mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh, bahkan diibaratkan seperti kandungan yang baik dari Zen. Teh juga mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh.


Terkait juga dengan pertanyaan bolehkan ibu hamil minum teh manis, kita perlu mengetahui kandungan yang ada di dalamnya. Begitu juga dengan kandungan glukosa yang dicampurkan pada teh manis juga bisa memberikan efek tertentu.


Kandungan kafein yang ada pada teh bisa berakibat buruk jika dikonsumsi pada saat hamil secara berlebihan. Kafein merupakan sebuah zat yang bisa memicu peningkatan detak jantung dan juga metabolisme meskipun Kafein yang terdapat dalam teh memang lebih sedikit dibandingkan pada kopi.


Akan tetapi, akibatnya akan menjadi buruk jika ibu hamil sering mengonsumsinya. Kafein tersebut bisa mengganggu tumbuh kembang janin. Selain itu, jika teh yang mengandung kafein tersebut dikonsumsi secara terus menerus akan menimbulkan gejala sakit kepala dan juga insomnia. Apalagi jika ibu hamil mengonsumsi banyak teh yang akan menimbulkan banyak kafein, kelebihan kafein bisa menyebabkan keguguran.


Sedangkan jika ibu hamil sering mengonsumsi teh manis dengan gula biasa, maka hal tersebut bisa menimbulkan kelebihan glukosa yang kurang baik untuk kondisi kehamilan anda.


Yang Harus Dilakukan Jika Tidak Bisa Menghindari Teh Manis


Sesungguhnya, pantangan untuk tidak meminum teh sama sekali saat hamil akan terasa sangat susah. Terutama ketika di pagi hari ibu hamil merasa mual dan selalu muntah. Teh manis menjadi suatu solusi yang sangat efektif untuk meredakan “morning sickness” tersebut.


Nah yang perlu ibu hamil lakukan adalah dengan mengontrol asupan makanan dan minuman. Tidak perlu menghindari teh manis sekaligus tanpa meminumnya sedikit pun. Hanya saja, ibu hamil tidak diperbolehkan mengonsumsi teh manis secara berlebihan. Semakin banyak teh manis yang ibu hamil minum, semakin banyak pula kafein dan glukosa yang akan masuk ke dalam tubuh.


Sehingga, ibu hamil harus mengontrolnya agar tidak membahayakan janin dan kondisi kandungan anda. Sekali waktu dalam sehari untuk meminum teh bisa dilakukan.


Dengan demikian, sudah jelas bukan jika meminum teh pada saat hamil secara berlebihan akan membahayakan janin. Akan tetapi, jika masih dalam kadar tertentu, teh manis tersebut tidak akan memberikan masalah.


Namun tentunya, selalu utamakan kesehatan tubuh dan janin. Batasilah atau kurangi kebiasaan minum teh manis saat mengandung, sehingga anda tidak perlu cemas dan was-was lagi terhadap asupan kafein yang mungkin masuk ke dalam tubuh anda.


Lalu, di sinilah kita bisa menjawab dengan bijak tentang bolehkan ibu hamil minum teh manis untuk dikonsumsi.

Kenali 10 Manfaat Sehat Buah Apel untuk Tubuh

Kenali 10 Manfaat Sehat Buah Apel untuk Tubuh


Manfaat kesehatan dari buah apel termasuk mengatasi anemia, memberi vitalitas, mengatasi masalah pencernaan, perawatan gigi, baik untuk penderita diabetes, mengatasi gangguan penglihatan, mengatasi penyakit jantung, mengatasi masalah pernafasan, membantu mengobati penyakit Alzheimer’s dan penyakit Parkinson, mencegah berbagai jenis penyakit kanker.


Inilah 10 Khasiat dan Manfaat Apel untuk Kesehatan Tubuh:


1. Apel mengatasi anemia

Apel bermanfaat untuk mengatasi anemia karena apel mengandung banyak zat besi. Anemia adalah kondisi di mana darah kekurangan hemoglobin (sel darah merah). Anemia bisa diatasi dengan menambah asupan zat besi. Kadar sel darah merah yang normal penting agar sistem organ dalam tubuh berfungsi dengan baik.


2. Apel memberi energi dan vitalitas

Kombinasi dari antioksidan dan protein dalam apel menghasilkan energi untuk tubuh, mengatasi kelelahan dan tubuh lemah, serta membantu pembentukan otot tubuh. Menambah apel dalam menu makan sehari-hari juga bisa menambah berat badan untuk mereka yang terlalu kurus. Karena manfaat apel ini, apel sering dijadikan buah tangan untuk mereka yang sedang sakit atau yang sedang dalam masa penyembuhan.


3. Apel mengatasi masalah pencernaan

Apel kaya akan serat yang penting untuk proses pencernaan. Makan apel secara rutin bisa memperlancar gerakan usus, mengatasi konstipasi, dan mengatasi gangguan perut. Serat dalam apel bisa menstimulasi gerakan peristaltik agar otot berkontraksi dengan baik sehingga makanan bisa dicerna dengan baik. Apel juga bagus untuk bakteri baik dalam sistem pencernaan, mengeluarkan bakteri buruk dan racun dari tubuh.


4. Apel merawat gigi

Mengunyah apel bisa membersihkan gigi dan gusi, mengurangi masalah gigi berlubang. Saat mulut mengunyah apel, serat apel membersihkan gigi dan zat antibakteri dari apel mencegah bakteri menginfeksi tubuh. Mengunyah apel juga mendorong sekresi ludah yang merupakan senyawa alkalinik, yang bisa mencegah bakteri berkembang dalam mulut.


5. Apel baik untuk penderita diabetes

Polyphenol dalam buah apel mampu mengurangi penyerapan karbohidrat oleh tubuh, sehingga gula darah tetap stabil. Polyphenol juga mengurangi penyerapan glukosa dalam sistem pencernaan, dan mendorong pelepasan insulin dari pankreas. Pelepasan insulin dari pankreas dibutuhkan untuk mengeluarkan gula dari aliran darah agar metabolisme dan organ tubuh bekerja dengan baik.

Dengan kata lain, apel adalah buah penting untuk penderita diabetes.


6. Apel mengatasi gangguan penglihatan

Apel dipercaya mampu meningkatkan daya penglihatan dan membuat mata lebih kuat. Apel juga bisa membantu mengobati rabun senja. Hal ini karena apel mengandung banyak flavonoid dan antioksidan phytonutrient yang bisa mengurangi efek buruk radikal bebas pada mata. Buah apel juga bisa mencegah katarak dan glaukoma akibat degenerasi makular.


7. Apel mengatasi penyakit jantung

Apel mampu mengatasi penyakit kardiovaskular karena apel mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Antioksidan dalam apel mengurangi oksidasi lemak dan menetralkan triglycerides.


Apel juga mengandung quercetin yang merupakan flavonoid kuat yang bisa mengurangi inflamasi dalam pembuluh darah dengan cara mengurangi jumlah C-reactive protein (CRP).  CRP adalah jenis protein yang menyebabkan radang pada sistem kardiovaskular, sehingga mengurangi CRP bisa meningkatkan kesehatan jantung.


8. Apel mengatasi masalah pernafasan

Apel adalah obat alami bagi asma. Cara apel mengobati asma memang belum diketahui dengan jelas, bisa jadi karena banyaknya kandungan nutrisi dalam apel. Tapi, banyak penderita asma yang mengaku bahwa makan apel setiap hari secara teratur bisa meredakan gejala asma mereka.


9. Apel membantu mengobati Alzheimer’s dan Parkinson

Apel menunjukkan pengaruh baik pada masalah neurological, terutama untuk mengurangi penyakit Alzheimer dan Parkinson. Hal ini karena antioksidan dari apel mengatasi radikal bebas penyebab penyakit Alzheimer. Apel juga menghentikan kerusakan bertahap sel-sel saraf penghasil dopamin, yang merupakan penyebab penyakit Parkinson.


10. Apel mencegah kanker

Apel memiliki kapasitas besar dalam mengurangi resiko kanker paru-paru dan memperlambat perkembangan sel-sel kanker paru-paru. Beberapa ahli mengatakan bahwa kaempferol dan quercetin dalam apel adalah phytonutrient yang mampu mencegah kanker, tapi bukti dari pernyataan ini masih belum jelas.


Manfaat lain dari buah apel adalah baik untuk perawatan kulit, mengobati disentri, dan membantu mengatasi rematik. Apel mengandung banyak flavonoid yang membantu proses penyembuhan rematik, meredakan arthritis dan rheumatoid.

Tips Mengatur Pola Makan Sehat Saat Menyantap Hidangan Lebaran

Tips Mengatur Pola Makan Sehat Saat Menyantap Hidangan Lebaran


Menjelang Idul Fitri, Anda mungkin sudah menyiapkan bahan-bahan untuk memasak makanan khas Lebaran. Seperti sayur ketupat, rendang, sambal ati goreng dan lain sebagainya.


Sebagian besar makanan tersebut mengandung banyak minyak dan lemak. Belum lagi dengan makanan manis seperti kue-kue kering dan minuman manis yang menyegarkan.


Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan bersantan pada saat Lebaran agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan.


Untuk itu, mari kita simak mengenai batasan konsumsi makanan saat Lebaran yang cukup dan tidak berlebihan berikut ini.


Batasan Porsi Makan yang Sehat saat Lebaran



Dijelaskan oleh dr. David Fadjar Putra, MS, Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah-Pondok Indah bahwa: “Pedoman diet sehat adalah 50-60 persen kalori berasal dari karbohidrat, 15-20 persen kalori berasal dari protein, sisanya 20-35 persen berasal dari lemak.” 


Ia menambahkan, "Pada orang dewasa dengan kebutuhan 1800 kalori per hari maka jumlah lemak yang boleh dikonsumsi adalah 360-630 kalori, setara dengan 7-12 sendok teh minyak/mentega. Sedangkan gula diperbolehkan 5% kalori, berarti 90% kalori atau setara 2 sendok makan per hari."


Namun, harus Anda ingat bahwa gula sudah terdapat dalam berbagai jenis makanan lain seperti biskuit, kue, kue kering, dan sebagainya.


Oleh karena itu, dokter David mengingatkan sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi hidangan berlemak dan serba manis saat Lebaran. Asupan kalori berlebih menyebabkan berat badan dan risiko penyakit metabolik.


Tips Makan Saat Lebaran Agar Tidak Berlebihan



Jika Anda merasa perlu mengetahui tips makan saat Lebaran agar tidak berlebihan. Berikut ini adalah caranya dikutip dari Summer Tomato.


1. Gunakan Piring yang Lebih Kecil

Makan sepiring penuh akan menandakan bahwa Anda sedang menyantap makanan utama dengan sebagian piring yang penuh, terlepas dari jumlah makanan yang sebenarnya.


Menggunakan piring yang lebih kecil adalah cara yang efektif untuk makan lebih sedikit tanpa disadari.


2. Gunakan Gelas yang Lebih Tinggi

Sama seperti makanan yang tampak terlihat lebih banyak di piring besar, ketinggiannya membuat segala sesuatunya terlihat lebih besar dari ukuran normal dan bahkan ketika volumenya sama.


Anda dapat mengurangi kalori pada minuman manis dengan memilih gelas yang lebih tinggi daripada yang lebih pendek dan gemuk.


3. Jauhkan Makanan Ringan dari Pandangan

Penelitian telah menunjukkan bahwa lebih banyak orang makan ketika makanan berada di depan mata mereka.


Pada saat yang sama, sebaliknya, keinginan untuk makan akan berkurang jika seseorang harus berusaha ekstra untuk menggapainya.


Untuk menghindari makan camilan ekstra, jauhkan makanan dari pandangan, atau lebih baik keluar dari area tersebut. Di sisi lain, buatlah makanan sehat lebih mudah dijangkau, seperti potongan buah-buahan.


4. Kunyah dengan Seksama

Yang terbaik adalah mengunyah makanan benar-benar hancur sebelum menelannya, daripada mengunyah beberapa kali saja dan langsung menelannya. Mengunyah lebih sedikit bisa membuat Anda makan lebih banyak.


5. Jangan Makan di Depan TV

Bagi kebanyakan orang, gangguan makan ditandai dengan makan berlebihan. Biasanya, mereka akan membuat bagian terakhir film menjadi patokan makan sudah selesai.


Oleh karena itu, jangan sampai Anda terdiam di depan TV ya, atau terus menambah makanan hingga tayangan di TV selesai. Hal ini memungkinkan membuat Anda untuk makan lebih banyak makanan saat Lebaran.


Itu dia tahapan sehat makan saat Lebaran yang bisa Anda terapkan. Selamat Lebaran!

Selain menghindari nafas bau, Inilah Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur

Selain menghindari nafas bau, Inilah Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur


Setelah makan sahur, biasanya banyak orang yang langsung melanjutkan tidur atau menonton TV sambil menunggu azan subuh berkumandang.


Padahal ada satu aktivitas yang sebenarnya tidak boleh dilewatkan setelah Anda makan sahur.


Ya, menggosok gigi adalah aktivitas yang harus segera Anda lakukan setelah makan sahur. Anda bisa menggosok gigi tanpa harus menunggu waktu mandi pagi.


Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur



Anda yang selama ini menjaga rutinitas dan sudah membiasakan untuk selalu menggosok gigi setelah makan sahur pasti tentunya akan mendapatkan berbagai manfaat positif, yuk kita simak:


1. Kesegaran Napas Tetap Terjaga

Tentunya jika Anda menggosok gigi secara rutin setelah makan sahur, maka hal tersebut akan membuang sisa makanan yang menempel pada gigi Anda.


Hal ini akan membuat nafas yang dihasilkan dari mulut menjadi tidak berbau akibat sisa makanan yang menempel.


2. Gigi Tetap Sehat dan Kuat

Pasta gigi yang Anda gunakan memiliki banyak kandungan, salah satunya adalah fluoride.


Menurut American Dental Association (ADA), kandungan fluoride pada pasta gigi dapat menghilangkan plak dan bakteri dari gigi. Di mana plak ini dapat menyebabkan penyakit gigi dan kerusakan gigi.


Selain itu, fluoride juga dapat bermanfaat untuk mencegah kerusakan gigi lainnya dan membuat enamel gigi menjadi lebih kuat.


3. Mencegah Munculnya Karang Gigi

Menggosok gigi secara teratur setelah makan sahur dapat mengurangi risiko munculnya karang gigi.


Pilih sikat gigi dengan bulu yang lembut agar bisa menjangkau bagian sela-sela gigi.


Jika perlu, Anda bisa menggunakan benang gigi (dental floss) untuk menjangkau bagian yang paling sulit dari gigi Anda, sehingga tidak ada sisa makanan yang tertinggal di gigi Anda.


Jika Tidak Sikat Gigi, Apa Akibatnya?



Tentu saja, jika Anda tidak menggosok gigi setelah makan sahur dan terus membiarkan kebiasaan tersebut terjadi, maka dapat berpotensi merusak gigi Anda.


Menurut informasi yang dilansir Mayo Clinic, jika Anda mengonsumsi makanan dengan sifat asam sitrat yang tinggi, seperti jeruk dan lemon, sebaiknya Anda sikat gigi 30 menit setelahnya. Makanan tinggi asam sitrat bisa melemahkan enamel gigi.


Selain itu, efek langsung yang akan terjadi adalah nafas menjadi berbau akibat sisa makanan yang masih tertinggal di dalam mulut. Bahkan menurut The American Journal of Medicine, kerusakan gigi yang terlalu serius bisa menyebabkan penyakit serangan jantung.


Tidak mau kan hal tersebut terjadi? Oleh sebab itu, yuk menggosok gigi setelah makan sahur!


7 Tips Rekomendasi Makanan Bernutrisi Agar Puasa Lebih Lancar

7 Tips Rekomendasi Makanan Bernutrisi Agar Puasa Lebih Lancar


Tidak terasa bulan Ramadhan yang kita rindukan akan kita jumpai hanya dalam waktu kurang dari sebulan. Tentunya, menyiapkan masakan sahur menjadi salah satu hal yang Anda tunggu-tunggu ya!


Namun, perlu Anda ketahui bahwa nutrisi pada makanan sahur juga perlu diperhatikan, lho. Nutrisi penting ini akan memberi tubuh energi yang cukup untuk menahan rasa lapar sepanjang hari.


Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja nutrisi dan jenis makanan sahur yang dibutuhkan oleh tubuh.


Simak penjelasan di bawah ini, ya! Agar makanan sahur nanti akan terasa lebih nikmat dan dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh selama beraktivitas.


Rekomendasi Makanan Sahur Bernutrisi

Selama puasa satu bulan, kita akan mengalami perubahan pola makan, dua kali sehari yaitu waktu sahur dan waktu berbuka puasa. Hal ini akan menyebabkan tubuh kehilangan energi dan memperlambat kinerja organ tubuh manusia.


Banyak orang mengira bahwa meningkatkan porsi makanan sahur dapat membuat tubuh lebih kuat, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar, lho.


Perlu ditekankan bahwa bukan pada porsinya, melainkan nutrisi dan gizi seimbang yang ada pada makanan sahur.


Untuk itu mari kita pelajari lebih lanjut mengenai nutrisi penting untuk makanan sahur nanti.


1. Perbanyak Minum Air Putih



Minum banyak air putih dan makan makanan sahur yang menghidrasi selama Ramadhan adalah salah satu hal yang perlu dilakukan.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk minum banyak air di antara buka puasa dan saat sahur. Suhu panas di siang hari membuat tubuh lebih banyak berkeringat, sehingga cairan tubuh akan hilang.


Penting untuk minum cairan setidaknya 10 gelas saat berbuka puasa ataupun sahur.


Anda juga dapat meningkatkan asupan air dengan mengonsumsi makanan sahur yang menghidrasi seperti buah semangka.


Coba tambahkan semangka ke dalam makanan sahur atau makanlah sebagai camilan manis setelah berbuka puasa.


Salad yang mengandung banyak mentimun dan tomat cukup untuk menghidrasi tubuh dan bisa dijadikan ide makanan sahur.


Harap diperhatikan agar menghindari minuman mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan kola, karena kafein dapat membuat beberapa orang lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan dehidrasi.


2. Buah Kurma



Siapa sangka, buah kurma tidak hanya bisa dimakan saat berbuka puasa, tapi juga dalam makanan sahur.


Menurut British Nutrition Foundation, buah kurma mengandung gula alami yang dapat menghasilkan energi pada tubuh. Serta kandungan mineralnya, kalium dan serat juga dapat membuat fungsi organ tubuh bekerja secara optimal.


Buah kurma mengandung tiga jenis zat gula, yaitu glukosa, sukrosa, dan fruktosa.


Glukosa berfungsi untuk meningkatkan kadar gula dalam darah, serta fungsi fruktosa dan sukrosa dapat menjaganya agar tetap stabil.


Anda bisa menyelipkan paling tidak dua butir buah kurma untuk sahur maupun saat berbuka puasa.


Selain kurma, jenis makanan sahur lainnya agar kuat berpuasa yakni aprikot, buah ara dan kismis, yang menyediakan serat dan nutrisi.


3. Biji-bijian



Biji-bijian kaya akan serat, yang membantu sistem pencernaan dan membersihkan bakteri jahat dari dalam usus.


Ini bisa menjadi ide makanan sahur agar kuat puasa dan perut terasa kenyang lebih lama. Protein dalam biji-bijian juga penting untuk memperbaiki dan membangun jaringan tubuh.


Tubuh membutuhkan protein agar kuat puasa selama sehari penuh.


Anda bisa memilih kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, serta kacang polong sebagai ide makanan sahur dengan biji-bijian.


Selain itu biji-bijian juga mengandung vitamin B yang dapat membuat tubuh lebih berenergi dan meningkatkan metabolisme tubuh.


4. Buah dan Sayur



Jenis makanan untuk sahur selanjutnya adalah mengonsumsi buah dan sayur.


Ini menjadi nutrisi penting yang wajib ada di makanan sahur.


Disebut dalam Better Health Channel bahwa buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ini termasuk vitamin A (beta-karoten), C dan E, magnesium, seng, fosfor dan asam folat.


Asam folat dapat menurunkan kadar homosistein dalam darah, yaitu zat yang dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.


Pilih sayuran dengan kadar air tinggi. Misalnya memasak sayuran menjadi sebuah sup. Tapi perlu diingat, jangan mengonsumsi buah yang rasanya terlalu asam saat perut masih dalam keadaan kosong.


5. Karbohidrat



Hidangan yang tepat untuk mengisi makanan sahur nanti adalah makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi seperti roti atau nasi.


Makanan dengan karbohidrat yang tinggi bisa menjadi bekal energi ketika berpuasa sekitar 9-10 jam dalam sehari.


Selain nasi, makanan yang kaya karbohidrat (seperti pasta) juga bisa menjadi pilihan alternatif makanan sahur agar kuat berpuasa seharian penuh.


Karbohidrat memiliki beberapa fungsi utama di dalam tubuh. Selain sebagai energi, karbohidrat juga merupakan sumber utama bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan energi otak.


Serat adalah jenis karbohidrat khusus yang bisa membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.


Jadi, Anda lebih memilih makan nasi, pasta atau roti untuk menu makanan sahur nanti ?


6. Daging Ayam



Daging ayam merupakan sumber penting protein rendah lemak yang bagus untuk makanan sahur selama Ramadhan. Protein digunakan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan energi.


Sepotong ayam dan beberapa sayuran yang dikukus bisa dijadikan jenis makanan untuk sahur yang gurih dan nikmat.


Perlu diketahui, bahwa daging ayam memiliki lebih sedikit lemak jenuh tidak sehat dibandingkan daging lainnya (seperti daging sapi dan kambing).


Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi daging saat sahur. Saat berpuasa, asupan cairan dalam tubuh akan berkurang, sehingga oksigen pun akan berkurang.


7. Oatmeal



Makanan yang mengandung protein tinggi seperti oatmeal bisa menjadi pilihan lain untuk makanan sahur.


Oatmeal adalah sumber protein dan karbohidrat yang menggugah selera. Jika ingin sesuatu yang berbeda, Anda bisa membuat smoothie dengan pisang dan susu sebagai menu makanan sahur.


Ini akan membuatnya lebih enak dan beraroma.


Tambahkan juga kacang-kacangan untuk menambah energi di dalam tubuh agar kuat berpuasa seharian penuh.


Makanan Sahur yang Harus Dihindari

Selain memilih jenis makanan untuk sahur yang penting untuk nutrisi tubuh, ada juga makanan sahur yang perlu dihindari, lho!


Hal ini tentunya tidak baik bagi tubuh dalam menahan rasa lapar selama bulan puasa. Berikut adalah beberapa makanan sahur yang perlu di hindari.


1. Makanan Tinggi Lemak dan Garam



Saat berpuasa, sebaiknya batasi konsumsi makanan sahur yang berlemak, terutama daging berlemak dan makanan dengan tepung.


Daripada menggoreng, disarankan untuk menggunakan metode memasak lain, seperti mengukus, memasak dengan saus, menumis dengan sedikit minyak dan memanggang.


Selain itu, makanan sahur dengan kandungan garam yang tinggi tidak baik bagi kesehatan, misalnya seperti keripik atau makanan yang mengandung MSG.


Gunakan berbagai bumbu dan rempah tradisional untuk meningkatkan cita rasa makanan sahur yang akan dimasak.


2. Makanan Manis



Meski manisnya buah kurma bisa dijadikan ide untuk sebuah makanan sahur agar kuat puasa, namun harus dikonsumsi dalam batas yang wajar ya.


Hindari terlalu banyak makanan manis untuk berbuka puasa dan saat sahur.


Makanan yang biasa disantap selama Ramadhan mengandung banyak sirup dan gula, yang bisa menyebabkan penyakit serius.


Hal ini berakibat buruk bagi tubuh, justru akan memancing kita untuk makan dalam porsi yang besar.


Makanan sahur manis yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah buah-buahan dengan kadar air tinggi, seperti semangka, melon atau buah persik.


3. Gorengan



Siapa yang tidak menyukai makanan yang satu ini, yaitu gorengan. Rasa gurih dan asinnya membuat sebagian orang mencantumkannya dalam daftar menu makanan sahur.


Namun, sebaiknya hindari makanan yang digoreng dengan minyak berlebih. Sebab mengutip studi dalam National Centers for Biotechnology Information, pencernaan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memproses makanan sahur yang digoreng.


Saat digoreng, makanan sahur akan bertambah kalorinya karena menyerap lemak dari minyak.


Dan para ahli mengatakan bahwa banyak mengonsumsi makanan sahur yang digoreng dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan kolesterol tinggi, yang merupakan faktor risiko dari penyakit jantung.


Untuk menjaga pola makan sehat tetap terjaga selama Ramadan, batasi penggunaan minyak dan alihkan dengan cara mengukus dan memanggang makanan sahur.


Semoga puasanya berjalan dengan lancar ya!


Sumber

  • http://www.emro.who.int/nutrition/nutrition-infocus/dietary-recommendations-for-the-month-of-ramadan.html
  • https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/fruit-and-vegetables
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17243087/

Mengenal Manfaat Air Nabeez yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Mengenal Manfaat Air Nabeez yang Baik untuk Kesehatan Tubuh


Sejak beberapa tahun terakhir, minuman sehat infused water telah dikenal luas dan sangat digemari masyarakat.


Minuman yang terbuat dari air dan buah-buahan ini dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.


Menurut Healthline, minuman ini dijuluki sebagai detox water karena kemampuannya yang diyakini bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Selain itu, infused water juga diyakini dapat menyeimbangkan pH tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan berat badan.


Buah-buahan yang biasa digunakan oleh minuman ini bervariasi sesuai selera dan kebutuhan Anda. Biasanya orang menggunakan lemon, jeruk, berry, mentimun atau semangka. Untuk menambahkan rasa segar, minuman tersebut biasanya juga menggunakan daun mint.


Infused water ternyata sudah dikenal sejak lama, bahkan pada zaman Nabi Muhammad SAW. Disebut dengan Air Nabeez, minuman ini merupakan salah satu minuman yang direkomendasikan oleh Rasulullah.


Komposisi air nabeez sama dengan infused water, namun buah yang digunakan adalah kurma. Dr. Zaidul Akbar, penulis buku "Jurus Sehat Rasulullah", mengatakan bahwa infused water (yang disebutnya air nano) adalah air yang mengandung berbagai macam nutrisi dan memiliki manfaat yang baik untuk tubuh.


"Jadi sebenarnya air nano atau infused water bukan sekedar air biasa, seluruh antioksidan yang ada pada #produkAllah yang tumbuh ditanah-Nya akan kita konsumsi kebaikannya dengan cara air nano tadi," tulis Dr. Zaidul dalam Instagram pribadinya.


Lebih lanjut, Dr. Zaidul menjelaskan bahwa proses difusi osmosis yang terjadi pada infused water akan membuat nutrisi pada buah keluar dan bercampur dengan air.


Dengan cara ini nutrisi buah dapat diperoleh dari air tanpa perlu memakan biji atau kulit buahnya.


Dr. Zaidul juga mengatakan bahwa buah kurma merupakan buah yang paling baik untuk pencernaan. Infused water yang menggunakan kurma, menurutnya adalah air nano terbaik.


"Kalau saya bilang air nano terbaik, ya, air nano kurma, sih. Apalagi kurma punya gizi andalannya namanya zat besi" tulisnya.


Cara Membuat Air Nabeez



Untuk membuat air nabeez atau rendaman kurma ini cukup mudah. Kamu hanya perlu menyiapkan kurma dan segelas air matang. Kurma yang digunakan disarankan berjumlah ganjil. Kemudian masukkan ke dalam wadah berisi air matang dan tutup rapat.


Air rendaman kurma atau yang biasa disebut air nabeez ini memiliki khasiat untuk menambah energi saat berpuasa. Kamu bisa membuat air rendaman kurma ini dengan mendiamkan kurma ke dalam air matang selama 8–12 jam dan bisa meminumnya di saat sahur dan buka puasa.


Cara Mengonsumsi Air Nabeez

Air nabeez atau rendaman kurma ini bisa bertaham di lemari es selama 1–2 hari dan tidak boleh dikonsumsi lagi setelah melebihi 3 hari. Soalnya, air rendaman kurma yang berusia lebih dari tiga hari telah mengalami proses fermentasi yang menjadikan rendaman kurma berubah menjadi arak, sehingga haram untuk dikonsumsi.


Manfaat Ait Nabeez 



Seperti yang kita ketahui bersama, buah kurma memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Buah ini mengandung berbagai macam nutrisi seperti vitamin, mineral, protein dan karbohidrat. Mengonsumsi air nabeez yang mengandung nutrisi buah kurma dapat meningkatkan kesehatan, seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.


Mencegah kanker


Buah kurma dikenal memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Menurut Healthline, salah satu antioksidan yang terkandung dalam buah kurma adalah flavonoid yang dapat berperan sebagai penangkal radikal bebas yang menjadi penyebab utama kerusakan sel yang mengarah pada risiko kanker. Antioksidan dalam kurma juga bisa menurunkan risiko terkena alzeimer hingga diabetes.


Meningkatkan kesehatan otak


Sebuah studi yang diterbitkan oleh S. Subash dalam Journal Ayurveda Integr Med tahun 2015 membuktikan bahwa buah kurma memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan otak. Penelitian ini melakukan uji coba pada tikus yang makanannya dicampur dengan kurma.


Daya ingat dan kemampuan belajar tikus yang memakan kurma secara signifikan lebih baik. Selain itu, tikus tersebut menunjukkan perilaku kecemasan yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus yang tidak memakan kurma.


Pada manusia, teori tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, namun penemuan ini menjadi petunjuk penting untuk memahami manfaat kurma bagi manusia.


Mengontrol kadar gula darah


Meskipun rasanya sangat manis, penderita diabetes bisa dengan aman mengonsumsi kurma. Hal ini karena legit yang ada pada buah kurma diperoleh dari gula alami yang terkandung di dalam buah tersebut.


Para ahli justru percaya karena indeks glikemiknya yang rendah, sehingga kurma dapat membantu mengontrol gula darah. Selain itu, kurma juga mengandung serat dan antioksidan yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk mengontrol kadar gula pada penderita diabetes.


Baik untuk pencernaan


Sebagaimana buah-buahan, kurma juga mengandung serat yang tinggi. Nutrisi tersebut baik untuk kesehatan pencernaan. Serat memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Mengonsumsi buah berserat dapat membantu pembentukan feses dan buang air besar secara teratur.


Baik bagi Ibu Hamil


Kurma dapat menguatkan dan melenturkan otot-otot yang terdapat pada bagian uterus. Nantinya, kurma dapat mempermudah pelebaran mulut rahim, sehingga mengurangi induksi persalinan.


Selain itu, nutrisi yang terkandung di dalam kurma pun bagus untuk memperkaya air susu ibu. Oleh karena itu, ibu yang menyusui direkomendasikan untuk mengonsumsi kurma atau meminum air rendaman kurma.

Tips Menggunakan BPJS untuk Mengakses Layanan Kesehatan Mental Secara Mudah dan Gratis

Tips Menggunakan BPJS untuk Mengakses Layanan Kesehatan Mental Secara Mudah dan Gratis


Hidup dengan gangguan kesehatan mental di Indonesia tidaklah mudah. Selain menghadapi stigma, penyintas juga harus menanggung biaya konsultasi dan obat-obatan yang harganya tidak murah. Beberapa gangguan mental bahkan mengharuskan penderitanya untuk menjalani pemeriksaan rutin dan minum obat-obatan seumur hidup. 


Biayanya tidak murah, jika ditanggung oleh dana pribadi tentunya akan menjadi beban yang sangat berat. Mahalnya biaya konsultasi dan pengobatan membuat orang ragu-ragu dan bahkan tidak mau untuk mencari bantuan profesional.


Tips Menggunakan BPJS untuk Kesehatan Mental


Namun tahukah Anda bahwa BPJS Kesehatan kini bisa memberikan biaya pengobatan secara gratis untuk gangguan kesehatan mental? Untuk itu, Talk Sehat akan menjelaskan langkah-langkah yang perlu Anda lakukan agar bisa menggunakan BPJS untuk mengakses layanan kesehatan mental secara gratis. Mari kita cek!


1. Siapkan dokumen atau surat-surat penting yang diperlukan



Untuk langkah pertama jika Anda sudah mempunyai kartu BPJS Kesehatan, siapkan surat-surat dan dokumen penting yang diperlukan untuk berobat seperti: 

  • fotokopi KTP
  • fotokopi Kartu Keluarga
  • fotokopi kartu BPJS/KIS


2. Kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat 1 yang tercantum dalam kartu BPJS



Langkah berikutnya Anda hanya perlu mengunjungi faskes tingkat 1 yaitu klinik atau puskesmas terdekat yang tercantum dalam kartu BPJS. Tanyakan terlebih dahulu apakah faskes atau puskesmas tersebut memiliki poli jiwa atau layanan psikologis. 


Meskipun faskes tidak memiliki poli jiwa, kamu tetap harus mengakses layanan BPJS melalui faskes tingkat 1 karena ini merupakan prosedur yang telah ditetapkan oleh BPJS.


3. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut maka pasien akan diberi surat rujukan untuk berobat ke rumah sakit



Langkah selanjutnya jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut atau faskes tingkat 1 tidak menyediakan layanan kesehatan jiwa, maka pasien akan diberi surat rujukan untuk berobat ke faskes tingkat lanjutan atau rumah sakit. Surat rujukan tersebut berlaku selama 3 bulan.


4. Daftarkan dirimu untuk berobat ke faskes lanjutan atau rumah sakit sesuai surat rujukan



Lalu datanglah ke rumah sakit dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan. Lengkapi persyaratan administrasi dan ikuti prosedur pendaftaran yang telah ditentukan.


5. Setelah menyelesaikan proses administrasi kamu bisa langsung mengantre ke poli jiwa



Setelah menyelesaikan proses administrasi, Anda bisa langsung mengantre ke poli jiwa untuk langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater. Sebelum berkonsultasi, biasanya kamu akan disuruh untuk mengisi lembar psikotes untuk asesmen awal (tergantung dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang Anda kunjungi). 


Selama proses konsultasi berlangsung ceritakan dengan sejujur-jujurnya apa yang menjadi keluhanmu agar psikiater bisa menentukan diagnosis yang akurat. Setelah pemeriksaan, psikiater akan memberikanmu resep obat apa saja yang nantinya harus kamu tebus.


6. Setelah melakukan konsultasi, tebus obat yang telah diresepkan di instalasi farmasi rumah sakit



Pergi ke instalasi farmasi atau apotek rumah sakit untuk mengambil obat yang sudah diresepkan. Mengantrelah di antrean pasien BPJS, karena biasanya pasien BPJS terpisah dari pasien umum. Setelah menerima obat, sebaiknya minum obat secara teratur sesuai dengan dosis dan anjuran yang telah diresepkan.


Demikian proses yang harus Anda lalui saat menggunakan BPJS untuk mengakses layanan kesehatan mental. Tidak serumit yang Anda bayangkan bukan? Yuk tunggu apalagi, buat apa menunda pengobatan jika kita bisa memanfaatkan kemudahan dan menggunakan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah!

Perbedaan antara Ketergantungan dan Kecanduan Obat. Ini Penjelasannya!

Perbedaan antara Ketergantungan dan Kecanduan Obat. Ini Penjelasannya!


Seseorang yang ketergantungan dengan obat belum tentu adalah seorang pecandu, akan tetapi seorang pecandu sudah pasti mengalami ketergantungan pada obat. Lantas, apa perbedaan keduanya? Simak penjelasannya di bawah ini yuk guys:


Kecanduan

Antara kecanduan dan ketergantungan, meski keduanya hampir sama, ternyata kecanduan lebih berpotensi menimbulkan bahaya daripada ketergantungan. Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), mengatakan bahwa kecanduan adalah kebutuhan yang tidak terkendali, biasanya berlangsung lama, dan dapat pulih secara tidak terduga setelah masa penyembuhan.


Dalam kaitannya dengan penggunaan obat-obatan, kecanduan adalah suatu kondisi psikologis di mana seseorang harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mendapatkan sebuah sensasi.


Obat-obatan yang bersifat adiktif akan merangsang kesenangan dan motivasi otak, sehingga semakin sering terpapar obat-obatan tersebut akan membuat otak menjadi bodoh untuk menjadikan konsumsi obat-obatan tersebut menjadi kebutuhan yang harus selalu dipenuhi.


Bahkan jika tidak dipenuhi, seseorang yang sudah kecanduan obat-obatan akan melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhan yang membuat ketagihan ini tidak peduli baik atau buruknya. Bahkan mungkin tidak memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain akan konsekuensi yang ada.




Ketergantungan

Ketergantungan adalah suatu kondisi fisik tubuh yang sudah beradaptasi dengan obat, dan ketika berhenti mengonsumsi obat tersebut tubuhnya akan menimbulkan gejala yang dapat diprediksi dan diukur (sindrom penarikan).


Ketika seseorang telah ketergantungan dengan obat, gejala berikut mungkin juga muncul:

  • Sakit perut, mual, muntah
  • Pingsan
  • Masalah pernapasan dan tekanan darah
  • Nyeri dada
  • Pupil mata membesar
  • Gemetar
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Diare
  • Kulit menjadi dingin dan berkeringat, juga panas dan kering


Cara mencegahnya adalah dengan meminum obat sesuai resep yang diberikan, mengikuti petunjuk yang dianjurkan, jangan mencampurnya dengan jenis obat lainnya, dan sering-seringlah berkonsultasi dengan dokter.


Bagaimana dengan Toleransi Obat-obatan?



Selain ketergantungan dan kecanduan, ada juga istilah lain yaitu toleransi. Peneliti Tempo Group Agus Wiyanto melaporkan melalui Kompas, ada tiga jenis toleransi obat.


1. Toleransi farmakokinetik; yaitu penentu tingkat adiksi seseorang. Metabolisme sebuah obat setelah pemberian ulang membuat dosis yang diberikan menghasilkan kadar dalam darah yang semakin berkurang dibanding dosis sama pada pemberian pertama. Cara yang biasanya dilakukan adalah menggunakan stimulan untuk menambah efek obat.


2. Toleransi farmakodinamik; adalah perubahan adaptif yang terjadi dalam tubuh akibat dipengaruhi obat. Hal ini membuat respon tubuh terhadap obat jadi berkurang pada pemberian berulang. Antibiotik, misalnya, dalam penggunaan jangka panjang, tubuh menjadi resisten terhadapnya sehingga dosis harus ditambah.


3. Toleransi yang dipelajari; adalah pengurangan efek obat dengan mekanisme yang diperoleh karena adanya pengalaman terakhir. Orang yang paham efek alkohol masih mampu mengendalikan tubuhnya agar tidak mabuk sehingga ketika menjalankan uji berjalan lurus, ia masih mampu.


Ketika Anda harus mengonsumsi obat-obatan, berhati-hatilah terhadap semua efek yang mungkin terjadi, terutama jika obat tersebut membuat kecanduan (adiktif).


Penting untuk tidak mencoba melakukan eksperimen sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter, terutama dalam hal keselamatan.