Cara Alami Mengencangkan Payudara

Cara Alami Mengencangkan Payudara


Pada umumnya, wanita yang telah usai melahirkan dan menyusui akan menghadapi masalah kendornya payudara mereka. Hal tersebut terjadi karena di sebabkan oleh berbagai faktor yang melatarbelakanginya.


Dan tentunya bagi ibu muda dan ibu karir hal tersebut menjadi masalah yang besar, karena mereka tetap ingin tampil cantik walaupun telah menjalani kondratnya sebagai wanita (mengandung, melahirkan, dan menyusui).


Dari sinilah, maka banyak dari kaum wanita yang mencari tahu penyebab dan bagaimana cara mengembalikan bentuk payudaranya agar tetap indah seperti sebelumnya. Ada yang memilih mengguankan cara instan, cara alami, ataupun menggunakan obat-obatan kimia, maupun tradisional.


Faktor Penyebab Payudara Kendor Paska Melahirkan dan Menyusui


Dibawah ini adalah beberapa faktor penyebab payudara kendor atau tidak kencang setelah melahirkan dan menyusui.


1. Faktor kehamilan


Faktor kehamilan atau masa kehamilan, menjadi penyebab utamanya. Mengapa demikian? Perlu Anda ketahui, selama masa kehamilan ligamen cooper atau jaringan yang mengikat pada dada ke otot dan memberi peyangga, meregang bersamaan dengan kulit. Hal tersebut terjadi karena untuk mempersiapkan menyusui buah hati.


2. Faktor usia


Usia menjadi faktor utama kendornya payudara, hal ini disebabkan karena seiring bertambahnya usia dapat menghilangkan elastisitas kulit yang lebih cepat, termasuk pada area payudara.


3. Mengkonsumsi alkohol


Wanita yang mengkonsumsi alkohol akan lebih cepat mengalami tanda-tanda penuaan dini, serta melemahnya struktur seluler kulit. Sehingga berdampak pada perubahan kekencangan payudara.


4. Terjadi pembengkakan


Pembengkakan yang terjadi pada payudara dapat mengakibatkan kendora payudara paska menyusui. Hal ini di karenakan produksi air susu yang terjadi beberapa hari setelah melahirkan. Sehingga untuk mnghindari hal tersebut maka diharuskan mengkonsumsi makanan yang sehat, serta menyapih bayi pada saat yang tepat.


Cara Mengencangkan dan Memperindah Payudara secara Alami Paska Melahirkan dan Menyusui



Dibawah ini adalah berbagai cara alami yang dapat dilakukan oleh wanita yang telah melahirkan dan menyusui agar payudaranya tetap indah dan kencang.


1. Pakailah bra dengan ukuran yang benar


Cara pertama agar tetap kencang alami pasca melahirkan dan menyusui adalah memakai bra sesuai dengan ukuran payudara Anda, sehingga bra yang Anda pakai dapat meyangga dengan sempurna payudara Anda.


2. Lakukanlah posisi menyusui yang baik dan benar


Cara yang kedua agar tetap indah dan kencang paska menyusui dan melahirkan adalah dengan mengetahui posisi menyusui yang baik dan benar. Posisi menyusui yang benar adalah tidak membungkuk, karena dengan membungkuk maka payudara akan kehilangan elastisitasnya.


Sehingga yang harus dilakukan saat menyusui adalah dengan menggunakan bantal penyangga, agar posisi bayi setara atau pas dengan payudara Anda. Sehingga dengan hal tersebut maka akan dapat membantu Anda dalam menjaga kekencangan dan indahannya.


3. Lakukanlah Olahraga secara rutin dan teratur


Telah banyak diketahui, bahwa olahraga sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terlebih bagi para wanita yang menyusui buah hati. Selain itu dengan berolahraga pada masa menyusui bayi akan dapat menjaga keindahan dan kekencangan payudara, serta dapat menurunkan berat badan tentunya.


Adapun olahraga yang di anjurkan untuk wanita yang menyusui adalah olahraga ringan seperti jalan kaki, joging, berenang, atau yoga. Olahraga tersebut akan dapat membantu Anda secara alami dalam mengencangkan dan keindahan payudara Anda.


4. Terapkanlah pola makan yag sehat dan teratur


Pola makan yang sehat dan teratur akan dapat membantu dalam menjaga keindahan dan kekencangan payudara Anda saat menyusui buah hati. Makanan sehat tersebut adalah buah-buahan dan sayur-sayuran yang kaya akan antioksidan, serta pula di anjurkan untuk makanan tinggi vitamin seperti B dan E untuk mencegah payudara menjadi kendur.


5. Pastikan payudara Anda selalu dalam keadaan lembab


Tidak hanya wajah yang perlu dilakukan perawatan, akan tetapi payudara pula sangat penting untuk dilakukan perawatan, yaitu dengan memberikan vitamin berupa pelembap minimal 2 kali dalam sehari.


Hal tersebut bertujuan agar kulit payudara tidak kehilangan elastisitasnya, sehingga payudara tetap kencang, dan tidak akan mengalami stretch mark, walaupun dalam proses menyusui buah hati.


6. Lakukanlah pemijatan pada payudara dengan minyak bulus


Cara yang terbukti ampuh dapat mengencangkan kembali payudara adalah dengan menggunakan minyak bulus. Karena minyak bulus berfungsi untuk mengencangkan kembali payudara setelah menyusui agar payudara yang besar tidak kendor dan tetap indah.


Cara ini dapat Anda lakukan pada saat buah hati Anda sudah tidak mengkonsumsi ASI, dan telah di sapih. Caranya sangatlah mudah, Anda hanya cukup mengoleskan secara merata (puting jangan sampai terkena), setelah itu lakukanlah pemijatan dengan cara melingkar dengan lembut dan pelan.

Cara Penggunaan Sunblock pada Tubuh dan Wajah

Cara Penggunaan Sunblock pada Tubuh dan Wajah

Kebanyakan orang beranggapan bahwa menggunakan sunblock sama dengan menggunakan hand lotion dan body lotion, yaitu hanya dapat dioleskan pada tubuh atau wajah satu kali sebelum beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Padahal, jika Anda menginginkan perlindungan matahari yang lebih baik, Anda harus mengikuti banyak aturan.



Nah, Talk Sehat kali ini akan memberikan informasi bagaimana cara menggunakan sunblock dengan benar pada tubuh dan wajah. Namun, izinkan Talk Sehat mengomunikasikan beberapa tips penting tentang memilih sunblock yang terbaik.


Tips Memilih dan Memakai Sunblock yang Aman


Saat ini, produk tabir surya bisa dijual secara bebas. Setiap produk memiliki keunggulannya masing-masing. Namun sebagai konsumen, kita harus bijak memilih sunblock yang aman dan benar-benar dapat melindungi kulit.



Bagi yang baru akan membeli sunblock dan menggunakannya untuk pertama kali, simak tips penting berikut ini!


Pilih yang SPF-nya Tepat


Jika Anda pernah memperhatikan bahwa SPF tertulis di kemasan setiap produk sunblock. Sun Protector Factor (SPF) ini menentukan daya tahan sunblock terhadap kulit. Dihitung sebagai 1 SPF x 15 menit. Jika menggunakan sunblock dengan SPF 15 rumus perhitungannya adalah 15 SPF x 15 menit = 225 (menit). Artinya, Anda harus mengaplikasikan ulang sunblock setiap 225 menit untuk melindungi kulit Anda.


Padahal, jika Anda hanya aktif di dalam ruangan, Anda hanya perlu menggunakan produk tabir surya SPF 15, tetapi jika Anda sangat aktif di luar ruangan pada siang hari, sebaiknya gunakan produk tabir surya dengan SPF 30 ke atas.


Kulit Gelap Tetap Butuh Sunblock


Siapa bilang sunblock hanya perlu dipakai oleh pemilik berkulit putih? Orang dengan kulit gelap juga membutuhkan sunblock. Perlu Anda ingat bahwa sunblock tidak hanya mencegah kulit menjadi gelap, tetapi juga mencegah kulit terbakar sinar matahari.


Terlepas dari warna kulit Anda, Anda tetap harus memberikan perlindungan terhadap sinar matahari saat berada di luar ruangan pada siang hari. Sinar matahari yang mengandung sinar UVA dan UVB dapat merusak dan menyebabkan penyakit kulit. Nah, kehadiran sunblock membantu mencegah paparan sinar UVA dan UVB pada kulit.


Wajib Dipakai Saat Beraktivitas di dalam Ruangan


“Saya bekerja di sebuah gedung, dan tentunya kulit saya tidak terkena sinar matahari…” Nah, mungkin Anda pernah memikirkannya juga. Faktanya, sinar matahari dapat menembus kaca di gedung Anda, dan paparan sinar UVA dan UVB masih tak terhindarkan.


Oleh karena itu, meskipun Anda selalu berada di dalam ruangan, Anda harus menggunakan sunblock. Pilih sunblock SPF 15 hanya jika Anda ingin memakainya di dalam ruangan.


Oleskan Sunblock Secukupnya


Untuk melindungi kulit dari sinar matahari, Anda harus mengoleskan sunblock secukupnya. Jangan gunakan sunblock terlalu banyak atau terlalu sedikit. Gunakan secukupnya dan oleskan selama beberapa jam.


Berikan Perlindungan Ekstra


Anda telah berhasil menggunakan sunblock sebagai pelindung untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari. Namun, jika Anda juga memberikan perlindungan ekstra saat memakai sunblock, itu benar. Tindakan perlindungan lain yang dimaksud bisa berupa kosmetik atau bentuk perawatan kulit yang mengandung tabir surya atau SPF.


Pilihan perlindungan tambahan lainnya adalah dengan menggunakan topi atau penutup kepala yang menutupi area wajah. Untuk kulit tubuh bisa dikenakan baju lengan panjang, jaket atau sarung tangan. Tahukah Anda, perlindungan sederhana seperti ini bisa mencegah kerusakan kulit atau luka bakar.


Cara Menggunakan Sunblock yang Benar


Walaupun terkesan sederhana, ternyata penggunaan sunblock yang benar itu sangat ribet. Ada berbagai cara mengaplikasikan sunblock pada kulit tubuh dan wajah, apalagi jika ingin memadukan sunblock ini dengan riasan atau make up.



Berikut ini adalah panduan bagaimana menggunakan tabir surya yang benar untuk melindungi kulit Anda dari sinar UVA dan UVB di bawah sinar matahari.


1. Di Wajah Tanpa Make Up


Ingin melindungi wajah dari sinar UVA dan UVB? Yuk, oleskan sunblock di kulit wajahmu. Untuk melindungi wajah Anda, Anda harus memilih sunblock yang cocok untuk kulit wajah. Jangan sekali-kali menggunakan sunblock untuk kulit tubuh pada kulit wajah.


  • Pertama cuci muka dengan sabun. Anda juga bisa menggunakan produk pembersih untuk membersihkan kotoran, keringat dan sisa riasan di wajah Anda.
  • Gunakan dua jari untuk mengoleskan sunblock, lalu oleskan secara merata ke seluruh bagian wajah, termasuk leher.
  • Biarkan sunblock selama 30 menit sebelum keluar.


Pastikan untuk menggunakan sunblock sebelum kulit mulai terpapar sinar matahari setidaknya selama 30 menit. Berikan waktu agar tabir surya meresap ke dalam kulit Anda untuk memberikan perlindungan yang maksimal.


2. Di Wajah dengan Kosmetik


Meskipun Anda telah menggunakan kosmetik yang mengandung SPF, Anda tetap harus mengaplikasikan sunblock khusus pada wajah Anda. Sunblock akan memberikan perlindungan dan membuat sinar UVA dan UVB sulit menembus.


Berikut cara memadukan sunblock dengan kosmetik:

  • Bersihkan kulit wajah dengan sabun pencuci muka atau pembersih wajah (cleanser).
  • Oleskan pelembab wajah yang lembut untuk mencegah kulit kering menggunakan sunblock dalam beberapa jam.
  • Gunakan dua jari untuk mengoleskan sunblock wajah, lalu segera oleskan secara merata ke seluruh area wajah dan leher.
  • Biarkan kulit wajah selama 15 menit, lalu segera aplikasikan kosmetik untuk merias wajah Anda.


Gunakan sunblock dalam kosmetik hanya sekali. Anda tidak mungkin melakukan retouch sunblock tanpa merias ulang wajahmu. Karenanya, pilihlah sunblock dengan SPF 30-50 agar dapat melindungi kulit wajah Anda.


3. Di Tubuh



Bukan hanya area wajah yang membutuhkan sunblock. Kulit tubuh juga harus ditutup dengan sunblock. Seharusnya lebih mudah mengaplikasikan sunblock pada kulit tubuh karena tidak perlu memadukannya dengan make up.


Berikut panduan penggunaan sunblock yang benar pada tubuh:

  • Bersihkan seluruh bagian tubuh terlebih dahulu dengan cara mandi menggunakan sabun.
  • Keringkan badan, lalu oleskan setipis mungkin hand and body lotion ke seluruh bagian tubuh.
  • Setelah didiamkan selama 15 menit, oleskan sunblock secukupnya ke seluruh tubuh. Jika sunblock Anda adalah berbentuk semprotan, Anda hanya perlu menyemprotkan sedikit semprotan ke kulit Anda dan mengoleskannya dengan tangan.


Anda juga perlu mengoleskan sunblock pada kulit sebelum terkena sinar matahari selama 30 menit. Meski tidak terkena sinar matahari langsung, sebaiknya tetap rutin memakai sunblock.

Perbedaan Antara Sunscreen dan Sunblock

Perbedaan Antara Sunscreen dan Sunblock

Kebanyakan orang mengira bahwa sunscreen dan sunblock adalah produk yang sama. Mereka semua memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari sengatan matahari. Namun benarkah kedua produk ini memiliki kandungan dan manfaat yang sama?



Sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari, masyarakat menggunakan sunblock atau sunscreen untuk melindungi kulitnya. Nah, produk tabir surya ini memang memiliki "judul" yang sama untuk melindungi kulit dari sengatan matahari. Namun, keduanya sebenarnya adalah produk yang sangat berbeda.


Agar kamu tidak bingung dan dapat membedakan antara sunscreen dan sunblock, silahkan simak catatan sederhana Talk Sehat tentang perbedaan sunscreen dan sunblock!


1. Definisi Sunscreen dan Sunblock


Tahukah Anda, sunscreen dan sunblock sebenarnya memiliki definisi yang berbeda-beda. Sunscreen hanya akan membentuk lapisan (sebagai layar) untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Namun sunscreen tidak mengandung penangkal sinar UVA.


Lain halnya dengan sunblock, produk tersebut dikatakan dapat memblokir semua sinar matahari. Sunblock melindungi dari sinar UVA dan UVB yang dapat menyebabkan kerusakan kulit yang serius.


Namun, di Amerika Serikat, Food and Drug Administration melarang penggunaan istilah "sunblock" dalam produk tabir surya. Pasalnya, istilah "sunblock" dinilai berlebihan dan sering disalahartikan.


Banyak orang percaya bahwa sekali pakai sunblock bisa memberikan perlindungan jangka panjang. Padahal, masih perlu mengoleskan kembali sunblock setiap beberapa jam untuk memberikan perlindungan terbaik.


2. Kegunaan


Suncreen dan sunblock merupakan produk tabir surya yang direkomendasikan sebelum beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Namun, perlu Anda ketahui bahwa antara keduanya memiliki fungsi yang berbeda.


Sunscreen biasanya hanya melindungi kulit dari sinar UVB. Sinar UVB dapat menyebabkan kulit terbakar dan nyeri. Produk tersebut akan menyerap sinar matahari, sehingga tidak akan masuk ke lapisan kulit yang paling dalam. Namun, meski sudah menggunakan sunscreen, sinar UVA masih bisa menembus kulit.


Sedangkan sunblock memiliki fungsi yang lebih baik dalam melindungi kulit dari sinar matahari. Selain mencegah sinar UVB masuk ke lapisan dalam kulit, sunblock juga bisa menahan sinar UVA. Paparan UVA dapat menyebabkan flek hitam, penuaan dini, keriput, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.


3. Kandungan


Suncreen dan sunblock memiliki fungsi yang berbeda, begitupun dengan kandungan yang terdapat pada sunscreen dan sunblock. Sunscreen mengandung cairan kimiawi yang berfungsi sebagai filter untuk menyaring sinar ultraviolet yang menembus lapisan kulit paling dalam.


Bahan-bahan yang terkandung dalam sunscreen antara lain Octylcrylene, Avobenzone, Octinoxate, Octisalate, Oxybenzone, Homosalate, Helioplex, 4-MBC, Mexoryl SX dan XL, Tinosorb S dan M, Uvinul T 150, dan Uvinul A Plus.


Untuk sunblock, produk ini mengandung mineral zinc oxide dan titanium oxide. Zinc oxide bertanggung jawab untuk menguraikan panas dan energi yang dihasilkan oleh sinar ultraviolet dan mencegah sinar ultraviolet bersentuhan dengan permukaan kulit. Pada saat yang sama, titanium oxide memiliki stabilitas dan reflektifitas, yang dapat menjaga sunblock tetap menempel di kulit Anda selama berjam-jam.


4. Tekstur


Perbedaan antara sunscreen dan sunblock juga terlihat jelas pada teksturnya. Jika dicermati, tekstur sunscreen akan lebih halus dan lembut. Bahkan, sunscreen ini terkadang transparan, sehingga bisa langsung diaplikasikan di kulit tanpa meninggalkan bekas.


Sunblock memiliki tekstur yang lebih kental seperti lotion. Teksturnya tidak seringan sunscreen. Jika Anda mengaplikasikan sunblock secara tidak merata, whitecast akan terlihat di kulit Anda.


5. SPF dan PA


Selain memahami perbedaan sunscreen dan sunblock dengan cara yang sederhana, Anda juga harus memperhatikan kandungan SPF dan PA pada produk tabir surya yang Anda beli.


SPF adalah Sun Protection Factor. Banyaknya SPF dalam produk tabir surya menunjukkan elastisitasnya dalam melindungi kulit. Tanpa perlindungan apapun, kulit akan terbakar jika terkena sinar matahari selama 15 menit. Angka SPF dalam produk memberi tahu Anda kapan produk tabir surya melindungi kulit Anda.


Misalnya, beberapa produk sunscreen atau sunblock memiliki SPF 30 yang berarti produk tersebut akan memberikan perlindungan selama 450 menit pada kulit (SPF 30 x 15 menit). Semakin tinggi nilai SPF, semakin lama waktu proteksi yang diberikan.


PA adalah Protection Grade of UVA, yang merupakan inovasi yang dikembangkan oleh produsen tabir surya Jepang untuk melindungi kulit dari sinar UVA. Tanda "+" di belakang kata "PA" menunjukkan kekuatan kandungan PA. Semakin banyak tanda "+", semakin baik perlindungan UVA yang diberikan.


Oleh karena itu, ada baiknya membeli sunblock atau sunscreen yang mengandung SPF dan PA. Pasalnya, produk dengan tambahan SPF dan PA pasti akan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk kulit Anda.


6. Cara Penggunaan


Gunakan sunscreen atau sunblock sesuai teksturnya. Misal, jika tekstur sunscreen terlalu encer, maka saat sunscreen tersebut menyentuh kulit Anda, Anda harus segera meratakannya. Sedangkan sunblock memiliki tekstur yang mirip dengan lotion, sehingga cara pengaplikasiannya hampir sama.


Yang pasti, baik sunscreen atau sunblock harus digunakan 30 menit sebelum kulit mulai terpapar sinar matahari. Menggunakan tabir surya terlebih dahulu kemudian melakukan aktivitas langsung di bawah sinar matahari hanya akan menurunkan kinerja sunblock atau sunscreen dalam melindungi kulit.


7. Mana yang Lebih Baik?


Masih bingung memilih antara sunscreen dan sunblock? Bagi masyarakat awam, hal ini tentu saja akan mudah. Pasalnya, kebanyakan orang menganggap sunscreen dan sunblock adalah dua hal yang sama.


Namun, perlu Anda ingat bahwa produk terbaik untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari adalah sunblock. Seperti penjelasan sebelumnya, sunblock efektif menahan sinar UVA dan UVB, sehingga dapat memberikan perlindungan yang lebih baik untuk kulit Anda.


Meskipun sunblock lebih baik daripada sunscreen, tapi keduanya tidak akan mencegah kulit terbakar karena aktivitas berjemur yang berkepanjangan. Perubahan warna kulit akibat paparan sinar matahari merupakan kondisi di luar kemampuan sunblock.


Sudah tahu kan perbedaan sunscreen dan sunblock? Sekarang Anda dapat meneliti produk tabir surya sebelum membeli. Produk apa yang Anda butuhkan? Seperti kita ketahui bersama, mereka bisa mencegah terhadap paparan sinar matahari.


Sekarang sunscreen dan sunblock sudah sangat banyak dijual di Indonesia. Merek yang memproduksi tabir surya ini pun juga merilis varian untuk anak-anak, pria, kulit berminyak, bahkan kulit sensitif.

Tips Menghilangkan Kutu Rambut Beserta Telurnya Secara Alami

Tips Menghilangkan Kutu Rambut Beserta Telurnya Secara Alami


Kutu rambut adalah parasit kecil yang terdapat di kepala manusia. Kutu yang hinggap di rambut juga mampu menghisap darah di kepala hingga bertelur di sana. Telur kutu rambut biasanya terdapat di bagian rambut yang dekat dengan kulit kepala.


Gejala bagi seseorang yang pada kepalanya dijangkiti kutu rambut adalah timbulnya rasa gatal-gatal di kulit kepala, kuping, dan leher. Rasa gatal ini disebabkan oleh air liur kutu yang menyebabkan reaksi alergi pada kulit kepala.


Kutu rambut sendiri memiliki enam kaki, ukurannya cukup kecil kira-kira sebesar biji wijen dan warnanya hampir mirip rambut.


Untuk menghindari penularan kutu rambut sebaiknya hindarilah kontak langsung antar kepala, gunakan pula benda-benda kepunyaan sendiri meliputi pakaian, topi, jepit rambut, handuk, bantal, sisir, dan kasur.


Namun, jika kamu sudah terlanjur terjangkit kutu rambut, berikut tips ampuh menghilangkan kutu dan telurnya di rambut secara alami dan permanen. Simak baik-baik, ya!


1. Asam cuka


Asam cuka


Sifat asam dari cuka mampu untuk menghilangkan kutu rambut dan telurnya dengan cepat. Namun karena sifatnya yang sangat asam, sebaiknya gunakanlah dengan hati-hati agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit kepala.


Bila perlu tambahkan sedikit air untuk mengurangi keasamannya. Berikut bahan yang perlu disiapkan:


  • 2 sdm cuka
  • 2 sdm minyak kelapa
  • Cara membuat:
  • Campurlah kedua cairan tersebut sampai merata. 
  • Kemudian, oleskan pada kulit kepala sebelum tidur.
  • Gunakan penutup kepala (shower cap) dan tidurlah, sambil mendiamkannya sampai besok pagi.
  • Setelah bangun dari tidur, keramasilah rambut dengan menggunakan sampo sampai bersih.


2. Minyak zaitun


Minyak zaitun


Berikutnya cara menghilangkan telur kutu di rambut panjang adalah dengan menggunakan minyak zaitun. Ini dia cara yang dapat kamu lakukan:


  • Keramaslah dulu sampai rambutmu bersih, lalu keringkan dengan handuk.
  • Oleskan minyak zaitun pada kulit kepala dan pijatlah dengan lembut.
  • Gunakan penutup kepala (shower cap), dan tidurlah sambil mendiamkannya sampai besok pagi.
  • Setelah bangun dari tidur, keramasilah rambutmu dengan menggunakan sampo hingga bersih.


3. Mayonnaise


Mayonnaise

Biasanya kita menggunakan mayonnaise sebagai saus pelengkap makanan, namun ternyata mayonnaise juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan kutu rambut secara alami dan permanen. Berikut cara yang dapat kamu lakukan:


  • Siapkan mayonnaise secukupnya.
  • Oleskan pada kulit kepala dan pijit-pijit dengan lembut sampai merata..
  • Gunakan shower cap untuk menutup rambutmu.
  • Biarkan dulu sekitar 5 sampai 6 jam.
  • Keramasilah rambut dengan sampo secara bersih dan merata.
  • Setelah mengeringkan rambut, sisirlah rambut menggunakan sisir serit agar benar-benar bersih.


4. Lemon


Lemon


Karena buah lemon juga memiliki kandungan asam yang tinggi sama seperti pada cuka asam, maka kamu juga bisa memanfaatkannya untuk menghilangkan kutu rambut dengan cepat dan lebih aman. Cara membuatnya antara lain:


  • 2 buah lemon dipotong, kemudian peras airnya.
  • Sediakan air sebanyak 100 ml.
  • Campurkan ke 2 bahan di atas hingga merata.
  • Teteskan cairan tersebut pada kulit kepala lalu pijit-pijit selama 5 sampai 10 menit.
  • Biarkan selama 30 sampai 40 menit
  • Keramasilah rambutmu dengan air hangat hingga bersih.


5. Alkohol


Alkohol dengan kadar 70 persen bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan telur kutu rambut. Pasalnya, senyawa isoprofil yang ada pada alkohol mampu membasmi kutu rambut dan telurnya.


Hal yang perlu diperhatikan adalah, jangan menggunakan cara ini bila kulit kepalamu sedang terluka. Alkohol akan membuat kulit kepala yang terluka terasa perih.


Untuk mencegah kulit kepala mengalami iritasi cukup lakukan perawatan ini 1 kali dalam seminggu. Berikut petunjuk penggunaannya:


  • Tuangkan alkohol secukupnya pada telapak tangan.
  • Oleskan alkohol pada kulit kepala dan pijit-pijit dengan lembut.
  • Biarkan sejenak selama 20 sampai 30 menit.
  • Gunakanlah sisir serit untuk menyisir rambut yang berkutu. Dengan begitu, kutu rambut dan telurnya akan berjatuhan.
  • Setelah bersih dari kutu, keramasilah rambut dengan air dingin hingga bersih.


6. Bawang putih


Bawang putih


Bawang putih sebagai salah satu bahan utama untuk memasak di Indonesia. Bawang putih memang terkenal karena mempunyai banyak manfaat, termasuk untuk menjaga kesehatan tubuh. 


Berikut adalah cara menghilangkan kutu rambut secara alami menggunakan bawang putih:


  • Siapkan 10 siung bawang putih.
  • Masukkan ke dalam blender dan giling hingga halus.
  • Siapkan 3 sdt air jeruk nipis. Kemudian campurkan.
  • Oleskan pada kulit kepala hingga merata.
  • Gunakan shower cap untuk menutup rambut.
  • Biarkan selama 30 menit.
  • Kemudian, keramasilah rambut hingga bersih.


7. Minyak kelapa


Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak jenuh yang mampu untuk menghilangkan kutu di rambut panjang. Minyak kelapa juga mengandung vitamin E yang mampu menyehatkan dan melembutkan rambut.


Cara alami menghilangkan kutu rambut dengan minyak kelapa adalah sebagai berikut:


  • Siapkan 2 sdm minyak kelapa lalu hangatkan sebentar.
  • Oleskan minyak kelapa pada kulit kepala dan pijatlah dengan lembut selama kurang lebih 15 menit.
  • Pasang penutup rambut pada kepala dan tidurlah, sambil mendiamkannya sampai besok pagi.
  • Setelah bangun dari tidur, keramasilah rambut dengan menggunakan sampo hingga bersih.


Nah, itulah ketujuh cara ampuh menghilangkan kutu rambut beserta telurnya secara alami dan permanen. Semoga bermanfaat!

Cara Merawat Rambut untuk Wanita Berhijab

Cara Merawat Rambut untuk Wanita Berhijab


Banyak orang mengira jilbab sebagai pelindung rambut. Pasalnya, rambut tidak akan terkena paparan matahari, angin, hujan, dan asap polusi. Faktanya, ada cara khusus merawat rambut bagi wanita berhijab agar rambut sehat dan tampak indah. Apa saja? 


Cara merawat rambut bagi Anda yang berhijab


Meski melindungi dari paparan panas dan asap polusi, rambut yang ditutupi kain sepanjang hari justru lebih rentan berkeringat. Hal ini tentu meningkatkan produksi sebum (minyak) berlebih, sehingga memudahkan bakteri dan kuman menumpuk. 


Tidak heran bila beberapa dari Anda yang berhijab mengeluh kulit kepala terasa gatal dan mulai muncul ketombe. Mari simak berbagai cara khusus untuk merawat rambut bagi wanita berhijab agar terhindar dari kerusakan rambut berikut ini. 


1. Lepas jilbab setelah sampai di rumah


Salah satu cara merawat rambut bagi wanita berhijab adalah langsung melepas jilbab setelah tiba di rumah. Mengapa? 


Dengan melepas hijab dan ikatan pada rambut, Anda membiarkan rambut yang terperangkap kain selama memakai jilbab untuk beristirahat. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan udara bagi rambut. 


2. Sisir rambut sebelum mencuci rambut


Bila Anda ingin keramas, sebaiknya sisir rambut terlebih dahulu sebelum melakukannya. Selain itu, pilih sisir bergigi jarang dan lebar (wide-tooth) untuk meluruskan kembali rambut yang kusut. 


Cara merawat rambut berhijab yang satu ini terdengar sepele. Namun, langkah ini ternyata penting karena ikatan atau sanggulan saat menggunakan jilbab dapat menekan rambut. 


Menyisir rambut sebelum mencuci rambut juga baik dilakukan untuk mencegah rambut rontok. Bahkan, hal ini juga membantu merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala yang membantu menumbuhkan rambut. 


3. Pakai sampo khusus sesuai jenis rambut


Umumnya, wanita berhijab cenderung memiliki rambut berminyak dan lembab. Itu sebabnya, usahakan memilih produk sampo dan kondisioner rambut berbahan ringan, terutama untuk kulit kepala yang sensitif. 


Sampo dan kondisioner berbahan ringan biasanya dapat membantu mengurangi rambut gatal karena berhijab. Sementara itu, produk perawatan rambut dengan bahan yang terlalu keras dapat merusak rambut dan kulit kepala. 


Perlu diingat bahwa Anda disarankan untuk tidak mencuci rambut dengan sampo dan kondisioner setiap hari. 


Terlalu sering keramas dapat mengakibatkan minyak alami di kulit kepala berkurang, sehingga membuatnya semakin kering. Kulit kepala yang terlalu kering juga berpotensi memicu munculnya gatal-gatal. 


4. Biarkan rambut kering sebelum pakai jilbab


Perawatan rambut berhijab lainnya yang perlu diperhatikan adalah membiarkan rambut kering sebelum menggunakan jilbab. Pasalnya, penggunaan jilbab pada saat rambut masih basah dapat menyebabkan rambut terlalu lembap dan menciptakan sarang jamur.


Selain itu, beberapa orang mungkin akan mengikat rambut saat menggunakan jilbab. Hindari mengikat rambut dalam keadaan basah karena dapat menyebabkan rambut tegang dan munculnya ketombe.


Bila terburu-buru, Anda bisa memanfaatkan alat pengering rambut (hair dryer). Namun, atur alat pengering rambut dalam suhu rendah hingga sedang untuk mengurangi risiko kerusakan rambut.


5. Rutin potong rambut


Rutin memotong rambut tentu sudah menjadi salah satu cara mengatasi ujung rambut bercabang dan kering. Meski tidak ada orang yang dapat melihat rambut Anda, jangan mengabaikan kesehatan rambut.


Usahakan untuk tetap memotongnya secara teratur sebagai cara merawat rambut wanita berhijab agar tetap tumbuh dengan sehat.


6. Pilih bahan jilbab yang baik untuk kulit


Wajib bagi setiap wanita memahami bahan kain apa yang harus ia gunakan untuk hijabnya. Cobalah untuk menggunakan kain yang ramah kulit agar rambut bisa ‘bernapas’. 


Bila memungkinkan, pilih jilbab dengan serat alami yang ringan, seperti kain chiffon atau katun. Bahan katun akan memberikan lebih banyak udara ke kulit kepala, sekaligus menjaga rambut tetap tertutup. 


Bagi penyuka kain sintetis, seperti nylon atau polyester, pastikan untuk menggunakan underscarf agar rambut terlindungi dari risiko antar kulit kepala dan bahan kain. Ibarat menggunakan topi yang terlalu kencang, gesekan antara kulit kepala dan bahan kain dapat menurunkan aliran darah ke folikel rambut.


Hal ini nantinya menyebabkan rambut stres dan akhirnya rontok. Kerontokan rambut ini mungkin awalnya bersifat sementara, tetapi bisa menjadi permanen seiring dengan berjalannya waktu. 


Bila cuaca sedang panas, sebaiknya pakai jilbab berkain tipis. Sementara itu, tidak akan menjadi masalah apa pilihan jilbab Anda di cuaca yang dingin. Namun, Anda sebaiknya menghindari pemakaian jilbab berwarna hitam terlalu sering karena dapat menyerap panas. 


Selain tips di atas, cara merawat rambut bagi wanita berhijab sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menjaga kesehatan rambut pada umumnya. Anda juga dianjurkan untuk menggunakan masker rambut untuk menjaga kelembapan rambut. 


Bila Anda mengalami masalah kulit kepala atau rambut saat memakai hijab, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit atau dermatolog.

Manfaat Krim Malam untuk Kecantikan Kulit Wajah

Manfaat Krim Malam untuk Kecantikan Kulit Wajah

Untuk Anda yang tinggal di perkotaan khususnya, sangatlah sulit untuk mengamankan kulit dari paparan polusi, sinar matahari, serta radikal bebas.



Padahal semua itu mampu menyebabkan kerusakan kulit yang tak bisa diputar-balikkan efeknya, misalnya seperti penuaan dini, kusam, hingga kendur.


Nah di sinilah pentingnya peran krim malam. Salah satu cara kerja krim malam adalah mencegah kerusakan jangka panjang pada kulit.


Dengan memakai krim malam secara teratur (ya, rutin adalah kuncinya), maka kesehatan serta kecantikan kulit bisa tetap terjaga. Terlepas dari jenis krim malam apa yang dipilih, selalu bersihkan wajah lebih dulu sebelum menggunakannya.


Sekarang mari kita simak bersama apa saja manfaat menggunakan krim malam secara rutin itu:


1. Menghidrasi Kulit


Selain gaya hidup tak sehat, paparan sinar matahari serta polusi ternyata mampu bikin kulit dehidrasi. Nah, salah satu cara mengembalikan kelembapannya adalah dengan mengoleskan krim malam.


2. Mempertahankan Elastisitas dan Menutrisi Kulit


Tak ada seorang pun yang menyukai tampilan kulit kendur. Memang ada banyak faktor yang menyebabkannya, salah satu yang paling sering adalah defisiensi vitamin. Guna mengatasinya, Anda bisa memperbaiki pola makan serta menggunakan krim malam yang umumnya kaya kandungan vitamin.


3. Mencerahkan Kulit


Kebanyakan krim malam ternama dibuat dengan formula ‘micro crystal’, dan gliserin merupakan salah satu bahan unggulannya. Kandungan ini tak hanya menghidrasi kulit, namun juga efektif mencerahkan wajah secara alami.


4. Meningkatkan Sirkulasi Darah


Bila sirkulasi darah lancar (biasanya saat malam hari), maka kemampuan kulit untuk menyerap produk perawatan akan lebih maksimal. Nah supaya bonus yang diperoleh ganda, selalu oleskan krim sambil memijat wajah dengan gerakan melingkar. Selain produk jadi mudah terserap, memijat wajah juga bikin rileks serta mencegah kulit kendur.


5. Menghaluskan Wajah


Tak jarang, kosmetik yang dipakai ketika siang hari bikin wajah iritasi atau meradang. Pada situasi semacam ini, penggunaan krim malam yang tepat mampu meredakan serta menghaluskan kulit.


6. Mencegah Penuaan Dini


Cara kerja krim malam tentunya juga ditentukan oleh kandungan bahannya. Kini sudah banyak krim malam yang dilengkapi dengan agen anti-aging. Anda yang sudah berusia 30 tahunan disarankan memilih night cream yang mampu mencegah timbulnya kerutan serta garis halus.


7. Meningkatkan Produksi Kolagen


Selain beberapa manfaat krim malam di atas, night cream berkualitas biasanya juga diciptakan untuk meningkatkan produksi kolagen di kulit.


8. Mengurangi Bekas Luka dan Bintik Hitam


Tak seperti yang dipercayai banyak orang, Anda tak harus membeli produk mahal bila ingin mengurangi bekas luka maupun flek. Cukup gunakan saja krim malam berkualitas baik secara teratur dalam jangka waktu panjang. Dengan begitu, bekas luka dapat memudar dengan sendirinya dan kulit juga bebas flek hitam.


Cara Memilih Krim Malam


Setelah membahas sepintas mengenai manfaat krim malam, sekarang kita sampai pada tips soal cara memilih krim malam berkualitas. Berikut detailnya:


  • Pilih yang sesuai dengan tone kulit.
  • Pastikan teksturnya tak terlalu kental supaya pori-pori tidak tersumbat sehingga kulit sulit bernafas.
  • Beli yang bebas parfum/ wewangian tambahan, dan sebisa mungkin, memuat label hypoallergenic.


Alasan Penting Memakai Krim Malam


Ada beberapa alasan kuat mengapa night cream sama pentingnya dengan sunblock/ day cream:


  • Ketika malam, kulit lebih mampu menyerap bahan aktif produk dibanding saat siang hari.
  • Kemampuan regenerasi kulit juga lebih baik saat malam, khususnya ketika tidur.
  • Krim malam mampu membersihkan kotoran dari wajah, memperbarui sel, dan mencegah kerusakan jaringan kulit.

Tips Merawat Kulit Tubuh Anda Secara Alami

Tips Merawat Kulit Tubuh Anda Secara Alami

Tips Merawat Kulit Tubuh Anda Secara Alami


Ketika Anda melakukan perawatan kulit wajah, jangan lupa dengan kulit tubuh Anda juga. Banyak orang yang melakukan perawatan wajah dengan baik, namun mereka semua lupa akan kulit tubuh mereka. Berikut adalah tips dan cara merawat kulit tubuh Anda.


1. Gunakan sabun yang memiliki ph rendah atau sabun yang lembut


Jika kulit tubuh Anda cenderung kering terutama setelah Mandi, Anda perlu memperhatikan sabun yang Anda gunakan. Gunakanlah sabun yang memiliki ph ringan atau lembut. Jika Anda menggunakan produk sabun yang terlalu keras, kulit Anda bisa menjadi sangat kering, sehingga membuat Anda sangat tidak nyaman.


2. Mandi menggunakan pancuran (shower)


Pancuran atau shower sangat baik untuk kulit menjaga kulit tubuh Anda dibandingkan dengan Mandi berendam. Pastikan bahwa air yang Anda gunakan untuk Mandi tidak panas, melainkan suam-suam kuku.


3. Minum banyak air


Untuk kulit yang indah, tubuh Anda membutuhkan jumlah yang cukup cairan. Pastikan bahwa Anda minum cukup air, yaitu sekitar 8 gelas per hari. Dan ini termasuk cara merawat kulit tubuh secara alami.


4. Melembabkan kulit sehari-hari


Membiasakan diri untuk melembabkan kulit tubuh Anda sehari-hari! Setelah membelai tubuh Anda secara lembut menggunakan handuk, gunakanlah krim atau lotion yang sesuai melembabkan kulit tubuh Anda. Jangan lupa bahwa semua jenis kulit membutuhkan kelembaban.


5. Lindungi kulit tubuh dari matahari


Untuk menjaga kulit tubuh Anda tetap sehat, jangan biarkan kulit terpapar sinar matahari secara langsung tanpa adanya perlindungan. Oleskan krim anti matahari ( sun block ) dengan SPF yang disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Gunakan sun block tersebut secara teratur.


6. Makan makanan sehat dengan gizi yang seimbang


Makan makanan sehat dengan gizi yang seimbang tidak hanya baik untuk tubuh Anda, tapi juga untuk kesehatan kulit tubuh Anda. Setiap hari, Anda harus makan lima buah dan sayuran, yang kaya akan antioksidan. Ini akan membantu Anda mempertahankan cantik, kulit yang sehat.


7. Seni membelai kulit kering dengan lembut


Sebelum Anda keluar dari kamar Mandi, pastikan Anda membilas bersih seluruh tubuh Anda untuk menghilangkan semua sisa produk pembersih Anda. Kemudian dengan cepat keringkan tubuh Anda sambil membelai kulit kaki, dada, lengan, dan lain-lain dengan handuk Anda secara lembut. Jangan terlalu agresif dan kosong menggosok kulit tubuh Anda sampai kering.


8. Tidur yang Cukup


Jika Anda mendapatkan cukup tidur, kulit Anda akan terlihat sehat dan segar berseri-seri. Tubuh Anda membutuhkan 7, 8, hingga 9 jam untuk tetap sehat. Bahkan, persyaratan tidur kita ditentukan oleh gen kita.


9. Ketika udara dingin, gunakan pakaian hangat


Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kulit tubuh Anda menjadi sangat sensitif selama musim dingin? Bahkan, cuaca dingin, serta angin dan matahari, cenderung mengeringkan kulit, membuat kulit terasa tidak nyaman, kencang dan bersisik. Segera setelah suhu mulai turun, pastikan bahwa Anda berpakaian hangat. Dan jangan lupa untuk melindungi tangan Anda!


10. Hindari atau berhenti merokok


Apakah Anda merokok? Merokok sangat buruk bagi kulit Anda. Ini meninggalkan kulit yang tampak kusam dan loyo dan menyebabkan kulit cepat usia. Ini adalah alasan yang sangat baik untuk memadamkan rokok terakhir Anda.

Perbedaan Antara Lipstik, Lip Tint, dan Lip Balm

Perbedaan Antara Lipstik, Lip Tint, dan Lip Balm


Ada banyak produk pelembap maupun pewarna bibir yang beredar di tengah masyarakat. Jenisnya pun bermacam-macam. Dulu mungkin kita cuma kenal lipstick, lip balm, dan lip gloss. Tapi kemudian bermunculan lip produk lain seperti lip stain, lip cream, lip butter, dan sebagainya. Sebenarnya apa sih bedanya?


Sebagian besar lip product ini lebih difungsikan sebagai perona atau pewarna. Namun, beberapa lebih difokuskan sebagai pelembap dan digunakan untuk alasan kesehatan. Biasanya pelembap digunakan untuk mengatasi bibir yang kering dan pecah-pecah. Walaupun demikian, berbagai jenis pelembap bibir kebanyakan telah ditambahkan pewarna agar dapat digunakan sekaligus sebagai make-up.


1. Lip Balm



Lip balm awalnya adalah sejenis salep yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah bibir yang kering dan pecah-pecah. Tidak semuanya memiliki pewarna dan digunakan sebagai alat kecantikan. Kalau kamu ingin menggunakan lip balm hanya untuk meredakan masalah bibir pecah-pecah, kamu bisa menggunakan lip balm yang lebih tradisional dan tidak berwarna. Lip balm dalam bentuk stick disebut juga dengan chapstick.


Kandungan lip balm pun berbeda-beda. Kebanyakan mengandung vitamin E, SPF, ataupun kandungan lain yang dapat mencegah ataupun mengatasi kondisi bibir pecah-pecah. Terkadang di dalam lip balm pun ditambahkan aroma maupun perisa agar nyaman digunakan. Supaya bisa digunakan sebagai kosmetik, kini mereka pun ditambahi pewarna. Tapi warna lip balm biasanya tidak sepekat pewarna bibir lainnya.


2. Lip Butter



Lip butter tidak jauh berbeda dengan lip balm. Hanya saja, lip butter memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi dan konsistensi yang lebih mirip mentega dibanding lip balm. Seperti lip balm, lip butter pun lebih ditujukan untuk mereka yang memiliki bibir kering dan pecah-pecah. Warnanya cenderung lembut dan tidak pekat, walaupun ada pula merek-merek yang menyediakan pilihan warna yang pekat dan terang.


Memang sih lip butter dan pelembap bibir lainnya bisa jadi alternatif untuk mengatasi bibir kering. Meskipun begitu, kalau bibirmu kering dan pecah-pecah, bisa jadi kamu dehidrasi. Selain menggunakan pelembap bibir, mungkin kamu juga bisa minum air putih.


3. Lip Gloss



Dibandingkan dengan lip balm dan lip butter, lip gloss memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi lagi. Lip balm dan lip butter biasanya hadir dalam bentuk padat, sedangkan lip gloss biasanya berbentuk cair. Lip gloss juga sering digunakan sebagai pelembap bibir karena kandungan minyaknya yang tinggi. Walaupun demikian, ada pula yang hanya menambahkan lip gloss setelah menggunakan lip product lainnya untuk menambahkan kesan glossy.


Karena kandungan minyaknya yang tinggi, lip gloss memberikan efek berkilau di bibir. Ada pula produsen yang menambahkan glitter supaya efek berkilaunya lebih maksimal. Kalau pemakaiannya tepat, memang sih bisa memberikan kesan seksi. Tapi hati-hati, kalau beleberan malah jadi seperti habis makan gorengan.


4. Lipstick



Dalam Bahasa Indonesia, lipstick disebut juga lipstik atau gincu. Ada pula yang masih menyebutnya sebagai lippenstift, yang adalah lipstik dalam Bahasa Belanda. Umumnya lipstik mengandung lilin, minyak, pewarna, dan pelembap.


Sesuai namanya, lipstik biasanya berbentuk batang dan berada dalam wadah silinder. Ujung wadah ini bisa diputar dan akan mendorong ujung batang lipstik agar bisa digunakan. Desain ini mulai populer dibuat di Amerika pada tahun 1923. Bisa dibilang, lipstik adalah pendahulu dari pewarna-pewarna bibir yang ada sekarang. Di jaman nenek-kakek kita dulu, lipstik memiliki warna yang penuh dan matte. Kalau sekarang, sudah banyak pilihan efek yang ditawarkan, mulai dari matte, satin/semi-matte, dan glossy.


5. Lip Cream



Bahan-bahan dan efek yang ditawarkan lip cream umumnya sama dengan lipstik. Kalau lipstik aslinya berbentuk padat, lip cream adalah bentuk cairnya. Walaupun begitu, lip cream tidak sama dengan lip gloss. Berbeda dengan lip gloss yang cenderung membuat glossy, lip cream bisa memberikan tampilan matte maupun semi-matte seperti lipstik.


6. Lip Tint/Lip Stain



Ada yang menganggap lip tint dan lip stain itu sama, ada juga yang menganggapnya berbeda. Walaupun demikian, perbedaan utama antara lip tint dengan lip product lainnya adalah tidak adanya kandungan lilin. Ada sih lip tint yang bentuknya menyerupai lip balm. Biasanya jenis ini lebih tepat disebut sebagai tinted lip balm.


Bahan utama dari lip tint atau lip stain biasanya adalah air, gel, atau alkohol; bukan lilin ataupun minyak. Karena inilah biasanya lip tint lebih mudah membuat bibir jadi kering dibanding lip product lainnya. Maka itu biasanya lip tint ini digunakan setelah menggunakan lip balm. Biarpun lebih mengeringkan bibir, lip tint tetap menjadi pilihan karena warnanya lebih tahan lama.


7. Lip Liner



Lip liner biasanya digunakan untuk membingkai bibir sebelum menggunakan lip product lainnya. Selain membuat bentuk bibir lebih tegas, lip liner juga dapat membantu menjaga pewarna bibir yang berminyak agar tidak bleberan ke daerah sekitar mulut. Biasanya lip liner digunakan kalau kamu ingin tampilan warna yang penuh dan pekat.


Hati-hati memilih lip product untuk mewarnai bagian dalam bibir kalau menggunakan lip liner. Jika bagian dalamnya mudah luntur dan hilang, bisa-bisa yang tersisa hanya bingkainya saja. Salah satu trik yang bisa digunakan adalah mewarnai bibir kamu seluruhnya dengan lip liner tersebut. Selain jadi tidak belang, warnanya juga lebih tahan lama.


Biarpun memiliki nama yang sama, tidak jarang merek yang berbeda mengeluarkan bentuk produk yang berbeda. Ada yang lipstik cair, ada lip gloss padat, ada juga lip tint yang cair maupun padat. Kualitasnya pun bisa berbeda-beda. Kembali lagi, semuanya tergantung pada kebijakan merek alat kosmetik tersebut. Makanya, pastikan kamu memperhatikan 6 hal ini sebelum membeli pewarna bibir ya.


Meskipun sudah tahu bedanya, lantas bukan berarti kamu wajib menggunakan produk-produk ini. Menggunakan make-up itu pilihan, bukan kewajiban. Jadi, kalau kamu merasa tidak perlu menggunakan make-up, ya tidak apa-apa juga.


Cara Memutihkan dan Mencerahkan Wajah Secara Alami

Cara Memutihkan dan Mencerahkan Wajah Secara Alami


Warna kulit seseorang ditentukan oleh kadar melanin di dalam kulit. Melanin adalah sebuah pigmen yang dihasilkan oleh sel-sel bernama melanosit. Makin banyak melanin yang diproduksi sel melanosit, makin gelap pula warna kulit seseorang. Jumlah melanin di dalam tubuh Anda sangat dipengaruhi oleh genetik. Paparan sinar matahari dan bahan kimia tertentu, hormon, serta kerusakan pada kulit pun bisa memengaruhi produksi melanin. Di Indonesia sendiri, punya kulit putih tampaknya masih menjadi obsesi sebagian orang. Tidak sedikit dari mereka yang mencari dan mencoba berbagai cara memutihkan wajah. Lalu, adakah cara memutihkan kulit wajah secara alami dan aman?


Apakah krim pemutih dokter ampuh mencerahkan wajah?

Perubahan warna kulit akibat paparan sinar matahari ataupun bekas jerawat cenderung bersifat sementara. Seiring waktu, kulit gelap Anda akan kembali ke rona warna semulanya karena kulit memiliki kemampuan regenerasi.


Namun di sisi lain, perubahan warna kulit akibat penuaan alami bersifat permanen. Banyak orang yang rela mencoba berbagai cara untuk memutihkan wajah. Hal inilah yang membuat krim pemutih muncul di pasaran.


Krim pemutih wajah memang diformulasikan untuk mengurangi ketidakmerataan warna kulit. Bahkan, ada pula yang mengklaim dapat merubah warna kulit asli. Krim pemutih yang aman dan efektif bisa Anda dapatkan dengan resep dokter.


Umumnya, krim pemutih dari dokter memiliki kombinasi kandungan bahan kimia yang mampu mengurangi kadar melanin pada kulit. Sebaiknya, konsultasikan lebih dulu kepada dokter Anda tentang dosis serta cara pakainya yang benar sebelum mulai menggunakan krim tersebut. Krim racikan dokter kulit profesional yang memiliki izin praktek tentunya terjamin aman dan pemakaiannya pun diawasi dokter tersebut.


Penggunaan krim pemutih yang Anda dapatkan secara sembarangan, misalnya dari toko yang tidak memiliki izin BPOM yang jelas, mungkin bisa menyebabkan efek samping yang serius. Pasalnya, krim pemutih ini diduga mengandung merkuri, hydroquinone, dan kortikosteroid yang berbahaya bagi kulit wajah.


Pemakaian produk yang mengandung hydroquinone dalam jangka panjang bisa menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam di wajah. Sedangkan krim pemutih wajah yang mengandung merkuri bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit, dalam jangka panjang. 


Sederet bahan krim pemutih yang harus dihindari

Maka dari itu, selalu teliti daftar komposisi dan hindari produk dengan nama-nama berikut: 


  • Mercurous chloride
  • Calomel
  • Mercuric
  • Mercurio 
  • 1,4-Benzenediol
  • p-Benzenediol
  • p-Dihydroxybenzene
  • p-Dioxybenzene
  • p-Hydroquinone
  • p-Hydroxyphenol
  • Arctuvin
  • Benzohydroquinone
  • Bezoquinol
  • 1,4-dihydroxybenzol, 
  • Tequinol
  • Aida
  • Benzene

Biasanya, krim pemutih kulit yang mengandung hydroquinone tinggi dapat berubah warna menjadi kecokelatan yang aneh saat terpapar oleh udara luar atau sinar matahari dalam waktu yang lama dan terus-menerus. 


Sementara itu, krim pemutih kulit yang mengandung merkuri akan berubah warna menjadi keabuan gelap atau hijau saat kontak dengan sinar matahari secara langsung.


Ada banyak cara lain yang lebih aman jika Anda menginginkan perawatan kulit yang dapat menyamarkan noda hitam, menyamarkan stretch mark, atau warna kulit yang tidak merata. Anda juga dapat meminta resep perawatan kulit yang tepat untuk masalah Anda dari dokter kulit.


 Cara mencerahkan dan memutihkan kulit wajah dengan bahan alami



Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencerahkan atau memutihkan kulit wajah. Anda dapat merawat kulit wajah dengan rutin membersihkannya, maksimal dua kali sehari. Jangan lupa untuk menggunakan produk pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda. 


Setelah itu, Anda perlu memastikan kulit wajah sudah benar-benar bersih. Usapkan wajah Anda dengan toner untuk mengangkat sisa-sisa pembersih wajah yang mungkin tertinggal. Kemudian, pakailah pelembab guna menjaga kadar air dan kelembaban pada kulit wajah.


Selain itu, Anda juga mesti melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung dengan menggunakan sunscreen. Radiasi ultraviolet A dan B dapat memicu produksi zat melanin lebih banyak, dan otomatis membuat kulit jadi menggelap.


Paparan sinar matahari berlebihan berisiko memunculkan bercak-bercak pada wajah, mempercepat munculnya keriput, dan membuat kulit terlihat kusam. Untuk menghindari efek buruk paparan sinar ultraviolet ini, Anda disarankan untuk mengenakan sunscreen dengan SPF minimal 30. 


Hal ini diutarakan juga oleh dr. Irma Lidia, “Untuk mencerahkan wajah, cobalah menggunakan pelembab, serum, atau bahan yang menekan produksi melanin. Misalnya serum vitamin C atau dari bahan alam contohnya masker yogurt, lemon, kunyit dan lain-lain,” 


Ia menambahkan pula, “Meng-exfoliate kulit wajah dengan rutin misalnya memakai lemon, pepaya, atau scrub wajah. Jangan lupa menggunakan sunscreen, bila diperlukan dapat menggunakan krim dengan petunjuk dokter.”


Merubah pola makan

Terlepas dari melakukan perawatan kulit wajah dengan produk skincare, ada pula cara memutihkan kulit dan wajah secara alami, diantaranya adalah:


  • Minum banyak air putih. Minumlah 8 gelas atau 2 liter air putih per hari guna memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, sel-sel kulit juga akan turut terhidrasi. Hasilnya, sirkulasi dan aliran darah pun menjadi lebih lancar, sehingga dapat membuat wajah dan kulit tampak lebih cerah.
  • Mengonsumsi makanan bergizi. Perbanyak konsumsi makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan protein tanpa lemak.
  • Menghindari stres, yang rupanya juga memengaruhi kesehatan kulit Anda. Untuk meminimalkan stres, sediakan waktu luang untuk melakukan hobi atau kegiatan yang Anda sukai.

Sementara itu, bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk mencerahkan wajah, meliputi: 


1. Yogurt dan madu

Yogurt memiliki banyak nutrisi baik untuk kulit. Salah satunya adalah asam laktat yang memiliki sifat mencerahkan. Cara mencerahkan wajah secara alami menggunakan yogurt dilakukan dengan:


  • Oleskan yogurt pada seluruh kulit wajah
  • Diamkan selama 10 – 15 menit
  • Bilas dengan air temperatur ruangan

Anda dapat menambahkan setengah sendok makan madu ke dalam yogurt. Madu memiliki sifat antiseptik dan antibakteri, yang mampu membantu meredakan jerawat dan menyamarkan bekasnya. 


Kulit kering menjadi salah satu faktor yang turut membuat warna kulit wajah tidak merata. Oleh karena itu, mengoleskan madu ke wajah bisa membantu mencerahkannya dengan melembabkan kulit.


2. Lemon

Lemon kaya akan vitamin C yang membantu pertumbuhan sel kulit baru. Vitamin C juga merupakan antioksidan yang membantu melindungi sel kulit dari tanda-tanda penuaan dini akibat radikal bebas.


Campurkan air perasan lemon dan air putih, dengan perbandingan sekitar 1:2. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan kulit yang mungkin terjadi karena asam dari lemon. Oleskan campuran tersebut ke wajah dan biarkan selama 10 – 15 menit sebelum membilasnya dengan air bersih.


Kalau Anda menggunakan masker wajah ini di malam hari, jangan lupa pakai tabir surya keesokan harinya. Kulit Anda akan menjadi sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari.


3. Mentimun

Timun adalah salah satu satu bahan alami yang mampu mengikat kolagen dan memelihara kekencangan dan elastisitas kulit. Bila elastisitas wajah terjaga, otomatis kulit menjadi kenyal dan kencang serta warna kulit pun lebih merata dan cerah. 


4. Kunyit

Rempah ini dikenal sebagai tanaman herbal yang mampu mencerahkan kulit. Kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang terdapat pada kunyit mampu membuat kulit terlihat lebih berkilau, lebih kenyal, dan cerah. Untuk mencerahkan wajah, Anda bisa menggunakan kunyit sebagai masker. Cara membuatnya dengan:


  • Campur 1 sendok teh kunyit bubuk dengan 1 sendok teh madu, dan 1 sendok makan yogurt
  • Aduk hingga tercampur sempurna
  • Aplikasikan ke wajah selama 15 menit
  • Bilas sampai bersih

Setelahnya, Anda bisa membersihkan residu kuning dari kunyit dengan sabun atau toner.


5. Alpukat

Mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6, ternyata alpukat juga bisa digunakan sebagai bahan untuk mencerahkan kulit. Kedua lemak tersebut bersifat antiinflamasi sekaligus mampu melembabkan kulit dengan baik.


Anda dapat mencampurkan 1 sendok teh madu dan 3 sendok teh yogurt ke dalam ¼ buah alpukat matang yang telah dihaluskan. Aduk hingga merata dan oleskan ke kulit wajah yang telah dibersihkan selama 10 – 15 menit. Kemudian, bilas dengan air sampai bersih.


6. Pepaya

Buah pepaya adalah exfoliator alami. Artinya, pepaya dapat digunakan sebagai masker wajah untuk mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam, sehingga membuat kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya.


Cara dan bahan di atas memang bisa dijadikan referensi mencerahkan dan memutihkan kulit wajah secara alami. Namun, Anda tidak semestinya hanya mengandalkan bahan-bahan alami di atas untuk memutihkan kulit. 


Terapkan pula gaya hidup sehat dengan berhenti merokok dan menghindari minuman beralkohol. Selain itu, berolahragalah secara teratur dan istirahat yang cukup, agar kesehatan kulit tetap terjaga dengan baik dan kulit wajah akan terlihat cerah. Konsultasikan pada dokter kulit mengenai cara aman mencerahkan kulit wajah.


Tips Makeup ala Korea

Tips Makeup ala Korea


Tak sedikit wanita Indonesia ingin memiliki riasan wajah atau makeup seperti perempuan Korea Selatan. Akhirnya, wanita Indonesia menjajal sejumlah produk kosmetik asal Korea alih-alih bisa memiliki tampilan makeup ala perempuan Korea.


Namun, masih banyak dari wanita Indonesia yang sulit mengaplikasikannya. Sebab, karakter kulit mereka berbeda dengan wanita Korea. “Kalau ingin punya wajah lebih cerah dan terah seperti wanita Korea yang tampak natural, maka pakai colored primer dan foundation sesuai warna kulit,” ujar Makeup Artist asal Korea Selatan Eunji Kim saat peluncuran My Palette Innisfree di Hotel DoubleTree, Jakarta, belum lama ini.


Dia menyarankan untuk menggunakan pelembab wajah lalu aplikasikan primer yang membantu menyamakan kompleksitas wajah. Namun, tidak perlu mengaplikasikannya ke seluruh wajah tapi hanya cukup di bagian tertentu. “Cukup pakai di triangle area (bagian T, hidung, mata, dan dahi) saja yang memberi kesan cerah ke seluruh wajah,” katanya.


Kemudian, aplikasikan foundation sesuai warna kulit ke wajah untuk terlihat natural. Lalu, bubuhkan mineral powder atau bedak tabur di bagian garis wajah dan hidung. “Sebab, bagian tersebut merupakan area yang mudah berminyak,” kata Eunji.