Kenali 10 Manfaat Sehat Buah Apel untuk Tubuh

Kenali 10 Manfaat Sehat Buah Apel untuk Tubuh


Manfaat kesehatan dari buah apel termasuk mengatasi anemia, memberi vitalitas, mengatasi masalah pencernaan, perawatan gigi, baik untuk penderita diabetes, mengatasi gangguan penglihatan, mengatasi penyakit jantung, mengatasi masalah pernafasan, membantu mengobati penyakit Alzheimer’s dan penyakit Parkinson, mencegah berbagai jenis penyakit kanker.


Inilah 10 Khasiat dan Manfaat Apel untuk Kesehatan Tubuh:


1. Apel mengatasi anemia

Apel bermanfaat untuk mengatasi anemia karena apel mengandung banyak zat besi. Anemia adalah kondisi di mana darah kekurangan hemoglobin (sel darah merah). Anemia bisa diatasi dengan menambah asupan zat besi. Kadar sel darah merah yang normal penting agar sistem organ dalam tubuh berfungsi dengan baik.


2. Apel memberi energi dan vitalitas

Kombinasi dari antioksidan dan protein dalam apel menghasilkan energi untuk tubuh, mengatasi kelelahan dan tubuh lemah, serta membantu pembentukan otot tubuh. Menambah apel dalam menu makan sehari-hari juga bisa menambah berat badan untuk mereka yang terlalu kurus. Karena manfaat apel ini, apel sering dijadikan buah tangan untuk mereka yang sedang sakit atau yang sedang dalam masa penyembuhan.


3. Apel mengatasi masalah pencernaan

Apel kaya akan serat yang penting untuk proses pencernaan. Makan apel secara rutin bisa memperlancar gerakan usus, mengatasi konstipasi, dan mengatasi gangguan perut. Serat dalam apel bisa menstimulasi gerakan peristaltik agar otot berkontraksi dengan baik sehingga makanan bisa dicerna dengan baik. Apel juga bagus untuk bakteri baik dalam sistem pencernaan, mengeluarkan bakteri buruk dan racun dari tubuh.


4. Apel merawat gigi

Mengunyah apel bisa membersihkan gigi dan gusi, mengurangi masalah gigi berlubang. Saat mulut mengunyah apel, serat apel membersihkan gigi dan zat antibakteri dari apel mencegah bakteri menginfeksi tubuh. Mengunyah apel juga mendorong sekresi ludah yang merupakan senyawa alkalinik, yang bisa mencegah bakteri berkembang dalam mulut.


5. Apel baik untuk penderita diabetes

Polyphenol dalam buah apel mampu mengurangi penyerapan karbohidrat oleh tubuh, sehingga gula darah tetap stabil. Polyphenol juga mengurangi penyerapan glukosa dalam sistem pencernaan, dan mendorong pelepasan insulin dari pankreas. Pelepasan insulin dari pankreas dibutuhkan untuk mengeluarkan gula dari aliran darah agar metabolisme dan organ tubuh bekerja dengan baik.

Dengan kata lain, apel adalah buah penting untuk penderita diabetes.


6. Apel mengatasi gangguan penglihatan

Apel dipercaya mampu meningkatkan daya penglihatan dan membuat mata lebih kuat. Apel juga bisa membantu mengobati rabun senja. Hal ini karena apel mengandung banyak flavonoid dan antioksidan phytonutrient yang bisa mengurangi efek buruk radikal bebas pada mata. Buah apel juga bisa mencegah katarak dan glaukoma akibat degenerasi makular.


7. Apel mengatasi penyakit jantung

Apel mampu mengatasi penyakit kardiovaskular karena apel mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Antioksidan dalam apel mengurangi oksidasi lemak dan menetralkan triglycerides.


Apel juga mengandung quercetin yang merupakan flavonoid kuat yang bisa mengurangi inflamasi dalam pembuluh darah dengan cara mengurangi jumlah C-reactive protein (CRP).  CRP adalah jenis protein yang menyebabkan radang pada sistem kardiovaskular, sehingga mengurangi CRP bisa meningkatkan kesehatan jantung.


8. Apel mengatasi masalah pernafasan

Apel adalah obat alami bagi asma. Cara apel mengobati asma memang belum diketahui dengan jelas, bisa jadi karena banyaknya kandungan nutrisi dalam apel. Tapi, banyak penderita asma yang mengaku bahwa makan apel setiap hari secara teratur bisa meredakan gejala asma mereka.


9. Apel membantu mengobati Alzheimer’s dan Parkinson

Apel menunjukkan pengaruh baik pada masalah neurological, terutama untuk mengurangi penyakit Alzheimer dan Parkinson. Hal ini karena antioksidan dari apel mengatasi radikal bebas penyebab penyakit Alzheimer. Apel juga menghentikan kerusakan bertahap sel-sel saraf penghasil dopamin, yang merupakan penyebab penyakit Parkinson.


10. Apel mencegah kanker

Apel memiliki kapasitas besar dalam mengurangi resiko kanker paru-paru dan memperlambat perkembangan sel-sel kanker paru-paru. Beberapa ahli mengatakan bahwa kaempferol dan quercetin dalam apel adalah phytonutrient yang mampu mencegah kanker, tapi bukti dari pernyataan ini masih belum jelas.


Manfaat lain dari buah apel adalah baik untuk perawatan kulit, mengobati disentri, dan membantu mengatasi rematik. Apel mengandung banyak flavonoid yang membantu proses penyembuhan rematik, meredakan arthritis dan rheumatoid.

4 Cara Mengelola Keuangan Setelah Libur Lebaran, susah-susah gampang!

4 Cara Mengelola Keuangan Setelah Libur Lebaran, susah-susah gampang!


Liburan Idul Fitri merupakan kesempatan bagi Anda dan keluarga untuk merencanakan aktivitas liburan. Baik itu mudik atau liburan secara singkat, akan ada banyak pengeluaran selama liburan.


Jangan sampai Anda tanpa sadar menggunakan kartu kredit Anda secara berlebihan, yang dapat berdampak pada jumlah pengeluaran yang terus meningkat.


Selain itu, saat anak Anda memasuki tahun ajaran baru, akan ada tagihan biaya sekolah dan kebutuhan lainnya sebagai bagian dari persiapan sebelum kembali ke sekolah.


Oleh karena itu, Anda perlu menyusun strategi untuk menyesuaikan keadaan keuangan Anda setelah hari raya Idul Fitri. Berikut beberapa tips dari The National::


1. Tinjau Pengeluaran Selama Liburan


Sam Instone, pendiri dan CEO AES International Financial Advisors, berkata: "Anda mungkin telah menghabiskan terlalu banyak uang, jadi satu-satunya solusi adalah melihat berapa banyak uang yang dihabiskan."


Dia menyarankan untuk memeriksa laporan kartu kredit secara detail. Ia mengatakan: "Menggunakan kartu kredit untuk transaksi mata uang asing akan menimbulkan biaya tambahan, jadi berhati-hatilah."


2. Bayar Tagihan Kartu Kredit


Jika Anda menggunakan kartu kredit selama liburan panjang, yang terbaik adalah melunasi biaya penggunaan kartu kredit sesegera mungkin sebelum tagihan membengkak.


Steve Cronin, pendiri komunitas Wiseuae.com di dunia keuangan mengatakan: "Angka ini meningkat karena biaya bunga yang tinggi. Oleh karena itu, ini adalah langkah pertama yang penting untuk mendapatkan kembali kendali atas keuangan."


3. Segera Menabung


Perencana kekayaan dan kesehatan, Rasheda Khatun Khan merekomendasikan agar Anda menyisihkan uang setiap minggu untuk mempersiapkan acara berikutnya guna mengatur manajemen keuangan Anda setelah libur Idul Fitri yang lebih melegakan.


"Satu-satunya alasan kami merasa bangkrut setelah perjalanan ini adalah karena kami tidak memiliki anggaran untuk ini. Jadi, keluarkan pulpen dan hitung berapa banyak yang sebenarnya Anda habiskan untuk liburan, yang mungkin diperlukan pada liburan berikutnya”. jelasnya.


4. Ubah Pola Pikir


Khatun Khan berkata: "Mulailah mencari cara untuk mengurangi pengeluaran sehingga untuk menabung lebih banyak. Cari cara untuk mengurangi pengeluaran dan mengubahnya langsung menjadi tabungan."


Misalnya, saat cuaca cerah dan sejuk, Anda bisa menghabiskan liburan di luar rumah dengan gratis, seperti piknik, daripada menghabiskan uang untuk kegiatan tertentu.


Anda juga bisa mencari berbagai diskon saat Lebaran untuk lebih berhemat.


Itulah 4 tips andalan yang bisa kamu manfaatkan untuk mengatur keuangan setelah libur lebaran. Apa saja yang sudah Anda terapkan?

Tips Mengatur Pola Makan Sehat Saat Menyantap Hidangan Lebaran

Tips Mengatur Pola Makan Sehat Saat Menyantap Hidangan Lebaran


Menjelang Idul Fitri, Anda mungkin sudah menyiapkan bahan-bahan untuk memasak makanan khas Lebaran. Seperti sayur ketupat, rendang, sambal ati goreng dan lain sebagainya.


Sebagian besar makanan tersebut mengandung banyak minyak dan lemak. Belum lagi dengan makanan manis seperti kue-kue kering dan minuman manis yang menyegarkan.


Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan bersantan pada saat Lebaran agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan.


Untuk itu, mari kita simak mengenai batasan konsumsi makanan saat Lebaran yang cukup dan tidak berlebihan berikut ini.


Batasan Porsi Makan yang Sehat saat Lebaran



Dijelaskan oleh dr. David Fadjar Putra, MS, Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah-Pondok Indah bahwa: “Pedoman diet sehat adalah 50-60 persen kalori berasal dari karbohidrat, 15-20 persen kalori berasal dari protein, sisanya 20-35 persen berasal dari lemak.” 


Ia menambahkan, "Pada orang dewasa dengan kebutuhan 1800 kalori per hari maka jumlah lemak yang boleh dikonsumsi adalah 360-630 kalori, setara dengan 7-12 sendok teh minyak/mentega. Sedangkan gula diperbolehkan 5% kalori, berarti 90% kalori atau setara 2 sendok makan per hari."


Namun, harus Anda ingat bahwa gula sudah terdapat dalam berbagai jenis makanan lain seperti biskuit, kue, kue kering, dan sebagainya.


Oleh karena itu, dokter David mengingatkan sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi hidangan berlemak dan serba manis saat Lebaran. Asupan kalori berlebih menyebabkan berat badan dan risiko penyakit metabolik.


Tips Makan Saat Lebaran Agar Tidak Berlebihan



Jika Anda merasa perlu mengetahui tips makan saat Lebaran agar tidak berlebihan. Berikut ini adalah caranya dikutip dari Summer Tomato.


1. Gunakan Piring yang Lebih Kecil

Makan sepiring penuh akan menandakan bahwa Anda sedang menyantap makanan utama dengan sebagian piring yang penuh, terlepas dari jumlah makanan yang sebenarnya.


Menggunakan piring yang lebih kecil adalah cara yang efektif untuk makan lebih sedikit tanpa disadari.


2. Gunakan Gelas yang Lebih Tinggi

Sama seperti makanan yang tampak terlihat lebih banyak di piring besar, ketinggiannya membuat segala sesuatunya terlihat lebih besar dari ukuran normal dan bahkan ketika volumenya sama.


Anda dapat mengurangi kalori pada minuman manis dengan memilih gelas yang lebih tinggi daripada yang lebih pendek dan gemuk.


3. Jauhkan Makanan Ringan dari Pandangan

Penelitian telah menunjukkan bahwa lebih banyak orang makan ketika makanan berada di depan mata mereka.


Pada saat yang sama, sebaliknya, keinginan untuk makan akan berkurang jika seseorang harus berusaha ekstra untuk menggapainya.


Untuk menghindari makan camilan ekstra, jauhkan makanan dari pandangan, atau lebih baik keluar dari area tersebut. Di sisi lain, buatlah makanan sehat lebih mudah dijangkau, seperti potongan buah-buahan.


4. Kunyah dengan Seksama

Yang terbaik adalah mengunyah makanan benar-benar hancur sebelum menelannya, daripada mengunyah beberapa kali saja dan langsung menelannya. Mengunyah lebih sedikit bisa membuat Anda makan lebih banyak.


5. Jangan Makan di Depan TV

Bagi kebanyakan orang, gangguan makan ditandai dengan makan berlebihan. Biasanya, mereka akan membuat bagian terakhir film menjadi patokan makan sudah selesai.


Oleh karena itu, jangan sampai Anda terdiam di depan TV ya, atau terus menambah makanan hingga tayangan di TV selesai. Hal ini memungkinkan membuat Anda untuk makan lebih banyak makanan saat Lebaran.


Itu dia tahapan sehat makan saat Lebaran yang bisa Anda terapkan. Selamat Lebaran!

Apakah Onani dapat Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya dari Ahli dan Ulama!

Apakah Onani dapat Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya dari Ahli dan Ulama!


Ada beberapa hal yang dapat membuat puasa batal. Misalnya, makan dan minum yang disengaja, juga melakukan hubungan seksual di siang hari. Lalu, bagaimana dengan masturbasi atau onani? Apakah dapat membatalkan puasa?


Menurut Jama Pediatrics, masturbasi atau onani adalah ketika seseorang merangsang alat kelaminnya untuk mendapatkan kesenangan seksual, yang bisa menyebabkan orgasme atau tidak.


Melihat hal tersebut, maka perlu adanya pengungkapan pendapat berdasarkan pandangan Islam untuk menentukan apakah onani bisa membatalkan puasa atau tidak. Sebab, hal tersebut berkaitan dengan kondisi puasa bagi seseorang serta status puasanya.


Apakah Onani Membatalkan Puasa?



Pada dasarnya, puasa adalah sarana untuk melindungi diri dari hawa nafsu. Ada beberapa hal yang disebutkan sebagai hal-hal yang membatalkan puasa sebenarnya berpusat pada pengendalian hawa nafsu.


Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-Muminun 5-7).


Salah satu sifat orang beriman adalah kemampuannya dalam melindungi kemaluan atau aurat. Mereka tidak menyalurkan syahwatnya kecuali hanya kepada istrinya. Allah SWT juga menegaskan bahwa orang yang menyalurkan Hasrat seksualnya atau syahwatnya kepada orang lain selain istrinya maka dia telah melampaui batas, dilansir Islampos.


Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman: “Puasa itu milik-Ku, Aku sendiri yang akan membalasnya. Orang yang puasa meninggalkan syahwatnya, makan-minumnya karena-Ku.” (HR Bukhari dan Muslim 1151).


Allah SWT menyebutkan bahwa sifat orang yang sedang berpuasa adalah meninggalkan makan, minum dan nafsu atau syahwat biologis. Oleh karena itu, siapa saja yang melakukan salah satu hal tersebut, tidak lagi disebut sedang berpuasa atau membatalkan puasanya.


Oleh karena itu, mengenai onani apakah membatalkan puasa atau tidak, jawabannya adalah batal puasanya. Jadi, orang tersebut tidak dapat melanjutkan puasa, bahkan berdosa hingga harus mengganti puasanya di lain hari.


Pandangan Ulama Mengenai Onani Saat Puasa



Ada beberapa pandangan dari para ahli dan ulama mengenai jawaban dari pertanyaan tentang apakah onani membatalkan puasa atau tidak. Di antaranya sebagai berikut:

  • Dr. Khalid Al-Muslih mengatakan: “Orang yang sengaja mengeluarkan mani dengan onani atau bercumbu, berarti tidak meninggalkan syahwatnya. Pendapat sebagian ulama bahwa hadis ini hanya berlaku untuk jimak adalah pendapat yang jelas tidak kuat, bagi orang yang merenungkannya."
  • Imam Ar-Rafii, salah satu ulama besar syafiiyah mengatakan: “Mani yang dikeluarkan dengan onani, membatalkan puasa. Karena jika hubungan intim tanpa terjadi keluar mani statusnya membatalkan puasa, maka onani dengan mencapai syahwat puncak lebih layak untuk membatalkan puasa.” (Syarh Al-Wajiz Ar-Rafii, 6/396),
  • Imam Ibnu Baz mengatakan pendapat yang sama. “Orang yang melakukan onani ketika Ramadan, dia wajib mengqadha puasanya. Dia harus bertaubat kepada Allah dan mengqadha puasanya. Karena pada hari itu dia membatalkan puasa dengan melakukan onani. Artinya, status dia sama dengan orang yang tidak puasa, meskipun dia tidak makan, tidak minum. Namun statusnya sama dengan orang yang tidak puasa, dan dia wajib qadha.
  • Musthofa Khan dan Musthafa al-Bugha menyebutkan: “Istimna’ (onani) adalah berusaha mengeluarkan mani secara langsung atau dengan tangan. Jika dilakukan secara sengaja oleh orang yang berpuasa, maka membatalkan puasa. Adapun jika tidak disengaja, maka tidak membatalkan puasa.” (kitab al-Fiqh al-Manhaji).
  • Syekh Abu Bakar Syatha menjelaskan: “Puasa itu batal sebab melakukan onani, yaitu berusaha mengeluarkan mani tanpa melalui jimak atau hubungan intim, baik onani yang haram, seperti mengeluarkan mani dengan cara menggerakkan kemaluan dengan tangannya sendiri, atau onani yang mubah, seperti meminta tolong istri melakukan onani dengan tangannya, atau menyentuh kulit seseorang yang membatalkan wudu bila persentuhannya tanpa penghalang.” (I’anatut Thalibin),
  • Zain bin Ibrahim bin Smith mengatakan: “Bahkan tidak hanya dengan tangan istri, jika kita sengaja membayangkan, berkhayal atau menonton sesuatu (video porno misalnya) dengan tujuan agar keluar mani, maka juga membatalkan puasa.” (al-Taqirat al-Sadidah).


Hukum Onani pada saat Berpuasa



Melihat dari keterangan para ulama di atas, selain menjawab tentang apakah onani membatalkan puasa atau tidak, juga menunjukkan beberapa hukum terkait hukum onani terutama yang berkaitan dengan status puasa seseorang.


Oleh karena itu, sudah selayaknya bulan Ramadan diisi dengan kegiatan yang positif dan mendatangkan pahala. Selain itu, bukan hanya menjauhi makan dan minum saja namun juga wajib menjauhi bahaya nafsu yang bisa berujung menghasilkan dosa bagi diri sendiri.


Jika berpuasa namun tetap melakukan perbuatan yang masuk dalam kategori maksiat seperti onani, maka puasanya tidak sempurna karena tidak menjaga hawa nafsu. Orang tersebut hanya akan mendapatkan lapar dan dahaga, dan tidak mendapatkan pahala serta amal yang dilakukan akan sia-sia.


Mengenai onani dan apa pengaruhnya terhadap puasa, terdapat berbagai pendapat yaitu:

1. Puasa Batal Dalam Kondisi Tertentu

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 322) berkata: “Jika seseorang mencium atau melakukan penetrasi selain pada kemaluan istri dengan kemaluannya atau menyentuh istrinya dengan tangannya atau dengan cara semisal itu lalu keluar mani, maka batallah puasanya. Jika tidak, maka tidak batal."


Selain itu, menurut Syaikh Sayyid Sabiq: “Onani (mengeluarkan mani) sama saja baik sebabnya dikarenakan seorang lelaki mencium istrinya atau memeluknya ataupun dengan tangan, maka ini membatalkan puasa dan wajib baginya untuk mengqadha puasa.


2. Membatalkan Puasa dalam Semua Keadaan

Ejakulasi saat orgasme (puncak kenikmatan syahwat) adalah syahwat yang terlarang saat berpuasa dan membatalkan puasa, dengan cara apapun seseorang mencapainya. Meskipun memang benar bahwa jima’ (bersetubuh) itu sendiri membatalkan puasa, walaupun tanpa ejakulasi. (Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al-Fatawa (25/224).


Onani akan membatalkan puasa, baik keluar cairan atau tidak karena termasuk hawa nafsu yang memuncak sebagaimana ketika berhubungan intim. Dan perbuatan tersebut akan membuat amalan dari puasa hilang, sehingga orang yang melakukannya wajib mengganti puasanya di hari lain.


3. Menghilangkan Pahala Puasa

Hadis dari Yaziid bin Haaruun, dari Habiib, dari ‘Amru bin Harim, ia berkata: “Jaabir bin Zaid pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang memandang istrinya di bulan Ramadhaan, lalu ia keluar mani akibat syahwatnya tersebut, apakah batal puasanya? Ia berkata: “Tidak, hendaknya ia sempurnakan puasanya.” (HR Ibnu Abi Syaibah).


Pendapat selanjutnya ini tidak membatalkan puasa, namun tetap tidak mendapatkan pahala dalam ibadah. Tetapi pada pendapat ini tidak diwajibkan untuk mengganti puasa di hari yang lain. Namun, pendapat ini lemah, dan lebih kuat pendapat sebelumnya yang wajib mengganti puasa.


4. Dosa dan Tidak Dapat Kebaikan Puasa

Jika onani dilakukan secara sengaja dan sudah mengerti hukum, maka pelakunya akan berdosa dan batal puasanya. Dia wajib bertaubat kepada Allah SWT dan tidak disyariatkan mengganti puasanya menurut pendapat yang kuat.


Karena yang rajah/kuat tidak disyariatkan bagi yang meninggalkan puasa atau membatalkan puasanya secara sengaja untuk mengqadha, dan tidak ada dalil yang menunjukkan hal itu. Ini adalah pendapat Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al-Fatawa (25/225-226).


Penjelasan mengenai onani apakah membatalkan puasa ini berdasarkan sumber yang jelas. Oleh karena itu, alangkah lebih baik untuk ditinggalkan dan mencari amalan lain yang lebih berfaedah dan berpahala.

Tips Mencari ART Infal Untuk Idul Fitri

Tips Mencari ART Infal Untuk Idul Fitri


Idul Fitri akan segera datang. Ditinggal Asisten Rumah Tangga (ART) selama masa liburan ini memang menjadi tugas penting bagi Anda. Biasanya solusi yang Anda ambil adalah mencari ART infal untuk Lebaran. Namun, menemukan ART infal Lebaran tidaklah mudah. Karena ada banyak orang yang membutuhkan, membuat Anda sulit menemukan ART infal yang bagus, jujur dan minimal masalah.


Ayo coba langkah-langkah berikut ini untuk mencari asisten yang bisa meringankan beban kerja Anda saat libur lebaran.


1. Cari Dari Jauh-Jauh Hari

Jika Anda sudah mengetahui bahwa asisten rumah tangga Anda harus pulang kampung setiap tahun, pastikan Anda telah ART infal sebelum ART Anda berangkat. Penting untuk mencari ART terlebih dahulu, tidak memulai seminggu atau bahkan beberapa hari sebelum Idul Fitri baru mencarinya. Perlu waktu lama untuk memilih beberapa "calon" dan mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana ART infal yang akan Anda pilih. Biasanya melengkapi latar belakang dan sistem kerja.


2. Sumber yang Terpercaya

Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk memilih banyak kandidat untuk ART infal, Anda dapat mempercayai teman dekat, orang tua, atau sahabat dekat yang memiliki informasi tentang penyedia layanan ART infal yang terpercaya. Dan juga pastikan untuk memilih yayasan distributor asisten rumah yang memiliki reputasi baik. Ini akan memungkinkan Anda untuk menghindari kemungkinan kejadian hal-hal negatif.


3. Budget yang Masuk Akal

Umumnya, para penyedia ART atau individu yang bersedia menjadi ART infal akan memasang biaya sedikit lebih tinggi daripada gaji ART biasanya. Untuk itu, Anda perlu mengetahui kisaran gaji ART infal. Carilah informasi dari berbagai sumber, orang terdekat, tetangga atau internet. Jangan sampai Anda rugi karena biaya yang Anda keluarkan untuk ART infal Anda tinggi.


4. Alternatif Lain

Metode lain yang sering digunakan oleh rumah tangga adalah memberikan gaji tambahan kepada ART yang waktu kepulangannya dapat ditunda setelah Lebaran. Jika Anda memiliki lebih dari satu orang ART dalam rumah tangga Anda, ini biasanya berlaku. Mengenai besaran gaji tambahan yang akan diberikan, Anda bisa dengan mengalikan jumlah hari dengan gaji standar ART infal yang ada di lingkungan rumah.


Wah lebaran bikin super sibuk banget ya. Apalagi jika rumah Anda menjadi tujuan keluarga untuk berkumpul keluarga atau open house. Disinilah anda membutuhkan bantuan terkait Infal Lebaran. Apakah Anda berencana untuk mencari ART infal?


Selain menghindari nafas bau, Inilah Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur

Selain menghindari nafas bau, Inilah Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur


Setelah makan sahur, biasanya banyak orang yang langsung melanjutkan tidur atau menonton TV sambil menunggu azan subuh berkumandang.


Padahal ada satu aktivitas yang sebenarnya tidak boleh dilewatkan setelah Anda makan sahur.


Ya, menggosok gigi adalah aktivitas yang harus segera Anda lakukan setelah makan sahur. Anda bisa menggosok gigi tanpa harus menunggu waktu mandi pagi.


Manfaat Menggosok Gigi Setelah Makan Sahur



Anda yang selama ini menjaga rutinitas dan sudah membiasakan untuk selalu menggosok gigi setelah makan sahur pasti tentunya akan mendapatkan berbagai manfaat positif, yuk kita simak:


1. Kesegaran Napas Tetap Terjaga

Tentunya jika Anda menggosok gigi secara rutin setelah makan sahur, maka hal tersebut akan membuang sisa makanan yang menempel pada gigi Anda.


Hal ini akan membuat nafas yang dihasilkan dari mulut menjadi tidak berbau akibat sisa makanan yang menempel.


2. Gigi Tetap Sehat dan Kuat

Pasta gigi yang Anda gunakan memiliki banyak kandungan, salah satunya adalah fluoride.


Menurut American Dental Association (ADA), kandungan fluoride pada pasta gigi dapat menghilangkan plak dan bakteri dari gigi. Di mana plak ini dapat menyebabkan penyakit gigi dan kerusakan gigi.


Selain itu, fluoride juga dapat bermanfaat untuk mencegah kerusakan gigi lainnya dan membuat enamel gigi menjadi lebih kuat.


3. Mencegah Munculnya Karang Gigi

Menggosok gigi secara teratur setelah makan sahur dapat mengurangi risiko munculnya karang gigi.


Pilih sikat gigi dengan bulu yang lembut agar bisa menjangkau bagian sela-sela gigi.


Jika perlu, Anda bisa menggunakan benang gigi (dental floss) untuk menjangkau bagian yang paling sulit dari gigi Anda, sehingga tidak ada sisa makanan yang tertinggal di gigi Anda.


Jika Tidak Sikat Gigi, Apa Akibatnya?



Tentu saja, jika Anda tidak menggosok gigi setelah makan sahur dan terus membiarkan kebiasaan tersebut terjadi, maka dapat berpotensi merusak gigi Anda.


Menurut informasi yang dilansir Mayo Clinic, jika Anda mengonsumsi makanan dengan sifat asam sitrat yang tinggi, seperti jeruk dan lemon, sebaiknya Anda sikat gigi 30 menit setelahnya. Makanan tinggi asam sitrat bisa melemahkan enamel gigi.


Selain itu, efek langsung yang akan terjadi adalah nafas menjadi berbau akibat sisa makanan yang masih tertinggal di dalam mulut. Bahkan menurut The American Journal of Medicine, kerusakan gigi yang terlalu serius bisa menyebabkan penyakit serangan jantung.


Tidak mau kan hal tersebut terjadi? Oleh sebab itu, yuk menggosok gigi setelah makan sahur!


7 Tips Rekomendasi Makanan Bernutrisi Agar Puasa Lebih Lancar

7 Tips Rekomendasi Makanan Bernutrisi Agar Puasa Lebih Lancar


Tidak terasa bulan Ramadhan yang kita rindukan akan kita jumpai hanya dalam waktu kurang dari sebulan. Tentunya, menyiapkan masakan sahur menjadi salah satu hal yang Anda tunggu-tunggu ya!


Namun, perlu Anda ketahui bahwa nutrisi pada makanan sahur juga perlu diperhatikan, lho. Nutrisi penting ini akan memberi tubuh energi yang cukup untuk menahan rasa lapar sepanjang hari.


Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja nutrisi dan jenis makanan sahur yang dibutuhkan oleh tubuh.


Simak penjelasan di bawah ini, ya! Agar makanan sahur nanti akan terasa lebih nikmat dan dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh selama beraktivitas.


Rekomendasi Makanan Sahur Bernutrisi

Selama puasa satu bulan, kita akan mengalami perubahan pola makan, dua kali sehari yaitu waktu sahur dan waktu berbuka puasa. Hal ini akan menyebabkan tubuh kehilangan energi dan memperlambat kinerja organ tubuh manusia.


Banyak orang mengira bahwa meningkatkan porsi makanan sahur dapat membuat tubuh lebih kuat, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar, lho.


Perlu ditekankan bahwa bukan pada porsinya, melainkan nutrisi dan gizi seimbang yang ada pada makanan sahur.


Untuk itu mari kita pelajari lebih lanjut mengenai nutrisi penting untuk makanan sahur nanti.


1. Perbanyak Minum Air Putih



Minum banyak air putih dan makan makanan sahur yang menghidrasi selama Ramadhan adalah salah satu hal yang perlu dilakukan.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk minum banyak air di antara buka puasa dan saat sahur. Suhu panas di siang hari membuat tubuh lebih banyak berkeringat, sehingga cairan tubuh akan hilang.


Penting untuk minum cairan setidaknya 10 gelas saat berbuka puasa ataupun sahur.


Anda juga dapat meningkatkan asupan air dengan mengonsumsi makanan sahur yang menghidrasi seperti buah semangka.


Coba tambahkan semangka ke dalam makanan sahur atau makanlah sebagai camilan manis setelah berbuka puasa.


Salad yang mengandung banyak mentimun dan tomat cukup untuk menghidrasi tubuh dan bisa dijadikan ide makanan sahur.


Harap diperhatikan agar menghindari minuman mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan kola, karena kafein dapat membuat beberapa orang lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan dehidrasi.


2. Buah Kurma



Siapa sangka, buah kurma tidak hanya bisa dimakan saat berbuka puasa, tapi juga dalam makanan sahur.


Menurut British Nutrition Foundation, buah kurma mengandung gula alami yang dapat menghasilkan energi pada tubuh. Serta kandungan mineralnya, kalium dan serat juga dapat membuat fungsi organ tubuh bekerja secara optimal.


Buah kurma mengandung tiga jenis zat gula, yaitu glukosa, sukrosa, dan fruktosa.


Glukosa berfungsi untuk meningkatkan kadar gula dalam darah, serta fungsi fruktosa dan sukrosa dapat menjaganya agar tetap stabil.


Anda bisa menyelipkan paling tidak dua butir buah kurma untuk sahur maupun saat berbuka puasa.


Selain kurma, jenis makanan sahur lainnya agar kuat berpuasa yakni aprikot, buah ara dan kismis, yang menyediakan serat dan nutrisi.


3. Biji-bijian



Biji-bijian kaya akan serat, yang membantu sistem pencernaan dan membersihkan bakteri jahat dari dalam usus.


Ini bisa menjadi ide makanan sahur agar kuat puasa dan perut terasa kenyang lebih lama. Protein dalam biji-bijian juga penting untuk memperbaiki dan membangun jaringan tubuh.


Tubuh membutuhkan protein agar kuat puasa selama sehari penuh.


Anda bisa memilih kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, serta kacang polong sebagai ide makanan sahur dengan biji-bijian.


Selain itu biji-bijian juga mengandung vitamin B yang dapat membuat tubuh lebih berenergi dan meningkatkan metabolisme tubuh.


4. Buah dan Sayur



Jenis makanan untuk sahur selanjutnya adalah mengonsumsi buah dan sayur.


Ini menjadi nutrisi penting yang wajib ada di makanan sahur.


Disebut dalam Better Health Channel bahwa buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ini termasuk vitamin A (beta-karoten), C dan E, magnesium, seng, fosfor dan asam folat.


Asam folat dapat menurunkan kadar homosistein dalam darah, yaitu zat yang dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.


Pilih sayuran dengan kadar air tinggi. Misalnya memasak sayuran menjadi sebuah sup. Tapi perlu diingat, jangan mengonsumsi buah yang rasanya terlalu asam saat perut masih dalam keadaan kosong.


5. Karbohidrat



Hidangan yang tepat untuk mengisi makanan sahur nanti adalah makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi seperti roti atau nasi.


Makanan dengan karbohidrat yang tinggi bisa menjadi bekal energi ketika berpuasa sekitar 9-10 jam dalam sehari.


Selain nasi, makanan yang kaya karbohidrat (seperti pasta) juga bisa menjadi pilihan alternatif makanan sahur agar kuat berpuasa seharian penuh.


Karbohidrat memiliki beberapa fungsi utama di dalam tubuh. Selain sebagai energi, karbohidrat juga merupakan sumber utama bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan energi otak.


Serat adalah jenis karbohidrat khusus yang bisa membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.


Jadi, Anda lebih memilih makan nasi, pasta atau roti untuk menu makanan sahur nanti ?


6. Daging Ayam



Daging ayam merupakan sumber penting protein rendah lemak yang bagus untuk makanan sahur selama Ramadhan. Protein digunakan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan energi.


Sepotong ayam dan beberapa sayuran yang dikukus bisa dijadikan jenis makanan untuk sahur yang gurih dan nikmat.


Perlu diketahui, bahwa daging ayam memiliki lebih sedikit lemak jenuh tidak sehat dibandingkan daging lainnya (seperti daging sapi dan kambing).


Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi daging saat sahur. Saat berpuasa, asupan cairan dalam tubuh akan berkurang, sehingga oksigen pun akan berkurang.


7. Oatmeal



Makanan yang mengandung protein tinggi seperti oatmeal bisa menjadi pilihan lain untuk makanan sahur.


Oatmeal adalah sumber protein dan karbohidrat yang menggugah selera. Jika ingin sesuatu yang berbeda, Anda bisa membuat smoothie dengan pisang dan susu sebagai menu makanan sahur.


Ini akan membuatnya lebih enak dan beraroma.


Tambahkan juga kacang-kacangan untuk menambah energi di dalam tubuh agar kuat berpuasa seharian penuh.


Makanan Sahur yang Harus Dihindari

Selain memilih jenis makanan untuk sahur yang penting untuk nutrisi tubuh, ada juga makanan sahur yang perlu dihindari, lho!


Hal ini tentunya tidak baik bagi tubuh dalam menahan rasa lapar selama bulan puasa. Berikut adalah beberapa makanan sahur yang perlu di hindari.


1. Makanan Tinggi Lemak dan Garam



Saat berpuasa, sebaiknya batasi konsumsi makanan sahur yang berlemak, terutama daging berlemak dan makanan dengan tepung.


Daripada menggoreng, disarankan untuk menggunakan metode memasak lain, seperti mengukus, memasak dengan saus, menumis dengan sedikit minyak dan memanggang.


Selain itu, makanan sahur dengan kandungan garam yang tinggi tidak baik bagi kesehatan, misalnya seperti keripik atau makanan yang mengandung MSG.


Gunakan berbagai bumbu dan rempah tradisional untuk meningkatkan cita rasa makanan sahur yang akan dimasak.


2. Makanan Manis



Meski manisnya buah kurma bisa dijadikan ide untuk sebuah makanan sahur agar kuat puasa, namun harus dikonsumsi dalam batas yang wajar ya.


Hindari terlalu banyak makanan manis untuk berbuka puasa dan saat sahur.


Makanan yang biasa disantap selama Ramadhan mengandung banyak sirup dan gula, yang bisa menyebabkan penyakit serius.


Hal ini berakibat buruk bagi tubuh, justru akan memancing kita untuk makan dalam porsi yang besar.


Makanan sahur manis yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah buah-buahan dengan kadar air tinggi, seperti semangka, melon atau buah persik.


3. Gorengan



Siapa yang tidak menyukai makanan yang satu ini, yaitu gorengan. Rasa gurih dan asinnya membuat sebagian orang mencantumkannya dalam daftar menu makanan sahur.


Namun, sebaiknya hindari makanan yang digoreng dengan minyak berlebih. Sebab mengutip studi dalam National Centers for Biotechnology Information, pencernaan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memproses makanan sahur yang digoreng.


Saat digoreng, makanan sahur akan bertambah kalorinya karena menyerap lemak dari minyak.


Dan para ahli mengatakan bahwa banyak mengonsumsi makanan sahur yang digoreng dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan kolesterol tinggi, yang merupakan faktor risiko dari penyakit jantung.


Untuk menjaga pola makan sehat tetap terjaga selama Ramadan, batasi penggunaan minyak dan alihkan dengan cara mengukus dan memanggang makanan sahur.


Semoga puasanya berjalan dengan lancar ya!


Sumber

  • http://www.emro.who.int/nutrition/nutrition-infocus/dietary-recommendations-for-the-month-of-ramadan.html
  • https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/fruit-and-vegetables
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17243087/

Tips Menggunakan BPJS untuk Mengakses Layanan Kesehatan Mental Secara Mudah dan Gratis

Tips Menggunakan BPJS untuk Mengakses Layanan Kesehatan Mental Secara Mudah dan Gratis


Hidup dengan gangguan kesehatan mental di Indonesia tidaklah mudah. Selain menghadapi stigma, penyintas juga harus menanggung biaya konsultasi dan obat-obatan yang harganya tidak murah. Beberapa gangguan mental bahkan mengharuskan penderitanya untuk menjalani pemeriksaan rutin dan minum obat-obatan seumur hidup. 


Biayanya tidak murah, jika ditanggung oleh dana pribadi tentunya akan menjadi beban yang sangat berat. Mahalnya biaya konsultasi dan pengobatan membuat orang ragu-ragu dan bahkan tidak mau untuk mencari bantuan profesional.


Tips Menggunakan BPJS untuk Kesehatan Mental


Namun tahukah Anda bahwa BPJS Kesehatan kini bisa memberikan biaya pengobatan secara gratis untuk gangguan kesehatan mental? Untuk itu, Talk Sehat akan menjelaskan langkah-langkah yang perlu Anda lakukan agar bisa menggunakan BPJS untuk mengakses layanan kesehatan mental secara gratis. Mari kita cek!


1. Siapkan dokumen atau surat-surat penting yang diperlukan



Untuk langkah pertama jika Anda sudah mempunyai kartu BPJS Kesehatan, siapkan surat-surat dan dokumen penting yang diperlukan untuk berobat seperti: 

  • fotokopi KTP
  • fotokopi Kartu Keluarga
  • fotokopi kartu BPJS/KIS


2. Kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat 1 yang tercantum dalam kartu BPJS



Langkah berikutnya Anda hanya perlu mengunjungi faskes tingkat 1 yaitu klinik atau puskesmas terdekat yang tercantum dalam kartu BPJS. Tanyakan terlebih dahulu apakah faskes atau puskesmas tersebut memiliki poli jiwa atau layanan psikologis. 


Meskipun faskes tidak memiliki poli jiwa, kamu tetap harus mengakses layanan BPJS melalui faskes tingkat 1 karena ini merupakan prosedur yang telah ditetapkan oleh BPJS.


3. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut maka pasien akan diberi surat rujukan untuk berobat ke rumah sakit



Langkah selanjutnya jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut atau faskes tingkat 1 tidak menyediakan layanan kesehatan jiwa, maka pasien akan diberi surat rujukan untuk berobat ke faskes tingkat lanjutan atau rumah sakit. Surat rujukan tersebut berlaku selama 3 bulan.


4. Daftarkan dirimu untuk berobat ke faskes lanjutan atau rumah sakit sesuai surat rujukan



Lalu datanglah ke rumah sakit dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan. Lengkapi persyaratan administrasi dan ikuti prosedur pendaftaran yang telah ditentukan.


5. Setelah menyelesaikan proses administrasi kamu bisa langsung mengantre ke poli jiwa



Setelah menyelesaikan proses administrasi, Anda bisa langsung mengantre ke poli jiwa untuk langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater. Sebelum berkonsultasi, biasanya kamu akan disuruh untuk mengisi lembar psikotes untuk asesmen awal (tergantung dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang Anda kunjungi). 


Selama proses konsultasi berlangsung ceritakan dengan sejujur-jujurnya apa yang menjadi keluhanmu agar psikiater bisa menentukan diagnosis yang akurat. Setelah pemeriksaan, psikiater akan memberikanmu resep obat apa saja yang nantinya harus kamu tebus.


6. Setelah melakukan konsultasi, tebus obat yang telah diresepkan di instalasi farmasi rumah sakit



Pergi ke instalasi farmasi atau apotek rumah sakit untuk mengambil obat yang sudah diresepkan. Mengantrelah di antrean pasien BPJS, karena biasanya pasien BPJS terpisah dari pasien umum. Setelah menerima obat, sebaiknya minum obat secara teratur sesuai dengan dosis dan anjuran yang telah diresepkan.


Demikian proses yang harus Anda lalui saat menggunakan BPJS untuk mengakses layanan kesehatan mental. Tidak serumit yang Anda bayangkan bukan? Yuk tunggu apalagi, buat apa menunda pengobatan jika kita bisa memanfaatkan kemudahan dan menggunakan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah!

Perbedaan antara Ketergantungan dan Kecanduan Obat. Ini Penjelasannya!

Perbedaan antara Ketergantungan dan Kecanduan Obat. Ini Penjelasannya!


Seseorang yang ketergantungan dengan obat belum tentu adalah seorang pecandu, akan tetapi seorang pecandu sudah pasti mengalami ketergantungan pada obat. Lantas, apa perbedaan keduanya? Simak penjelasannya di bawah ini yuk guys:


Kecanduan

Antara kecanduan dan ketergantungan, meski keduanya hampir sama, ternyata kecanduan lebih berpotensi menimbulkan bahaya daripada ketergantungan. Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), mengatakan bahwa kecanduan adalah kebutuhan yang tidak terkendali, biasanya berlangsung lama, dan dapat pulih secara tidak terduga setelah masa penyembuhan.


Dalam kaitannya dengan penggunaan obat-obatan, kecanduan adalah suatu kondisi psikologis di mana seseorang harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mendapatkan sebuah sensasi.


Obat-obatan yang bersifat adiktif akan merangsang kesenangan dan motivasi otak, sehingga semakin sering terpapar obat-obatan tersebut akan membuat otak menjadi bodoh untuk menjadikan konsumsi obat-obatan tersebut menjadi kebutuhan yang harus selalu dipenuhi.


Bahkan jika tidak dipenuhi, seseorang yang sudah kecanduan obat-obatan akan melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhan yang membuat ketagihan ini tidak peduli baik atau buruknya. Bahkan mungkin tidak memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain akan konsekuensi yang ada.




Ketergantungan

Ketergantungan adalah suatu kondisi fisik tubuh yang sudah beradaptasi dengan obat, dan ketika berhenti mengonsumsi obat tersebut tubuhnya akan menimbulkan gejala yang dapat diprediksi dan diukur (sindrom penarikan).


Ketika seseorang telah ketergantungan dengan obat, gejala berikut mungkin juga muncul:

  • Sakit perut, mual, muntah
  • Pingsan
  • Masalah pernapasan dan tekanan darah
  • Nyeri dada
  • Pupil mata membesar
  • Gemetar
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Diare
  • Kulit menjadi dingin dan berkeringat, juga panas dan kering


Cara mencegahnya adalah dengan meminum obat sesuai resep yang diberikan, mengikuti petunjuk yang dianjurkan, jangan mencampurnya dengan jenis obat lainnya, dan sering-seringlah berkonsultasi dengan dokter.


Bagaimana dengan Toleransi Obat-obatan?



Selain ketergantungan dan kecanduan, ada juga istilah lain yaitu toleransi. Peneliti Tempo Group Agus Wiyanto melaporkan melalui Kompas, ada tiga jenis toleransi obat.


1. Toleransi farmakokinetik; yaitu penentu tingkat adiksi seseorang. Metabolisme sebuah obat setelah pemberian ulang membuat dosis yang diberikan menghasilkan kadar dalam darah yang semakin berkurang dibanding dosis sama pada pemberian pertama. Cara yang biasanya dilakukan adalah menggunakan stimulan untuk menambah efek obat.


2. Toleransi farmakodinamik; adalah perubahan adaptif yang terjadi dalam tubuh akibat dipengaruhi obat. Hal ini membuat respon tubuh terhadap obat jadi berkurang pada pemberian berulang. Antibiotik, misalnya, dalam penggunaan jangka panjang, tubuh menjadi resisten terhadapnya sehingga dosis harus ditambah.


3. Toleransi yang dipelajari; adalah pengurangan efek obat dengan mekanisme yang diperoleh karena adanya pengalaman terakhir. Orang yang paham efek alkohol masih mampu mengendalikan tubuhnya agar tidak mabuk sehingga ketika menjalankan uji berjalan lurus, ia masih mampu.


Ketika Anda harus mengonsumsi obat-obatan, berhati-hatilah terhadap semua efek yang mungkin terjadi, terutama jika obat tersebut membuat kecanduan (adiktif).


Penting untuk tidak mencoba melakukan eksperimen sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter, terutama dalam hal keselamatan.

Cara Menghilangkan Rasa Kantuk saat Berpuasa

Cara Menghilangkan Rasa Kantuk saat Berpuasa

Cara Menghilangkan Rasa Kantuk saat Berpuasa

Selain rasa lapar dan haus saat berpuasa, Anda pasti akan merasakan kantuk yang berlebihan. Biasanya setelah jam 12 siang, tubuh akan terasa lesu yang bisa menyebabkan rasa kantuk.


Hal semacam ini wajar terjadi karena berkurangnya dan perubahan waktu tidur. Selain tidur, berikut ini kami berikan juga tips sederhana untuk menghilangkan rasa kantuk saat berpuasa di siang hari. ingin tahu?


1. Majukan jam tidur


Majukan jam tidur

Orang dewasa membutuhkan sekitar 8 hingga 9 jam tidur dalam sehari. Namun, saat bulan puasa situasinya akan berbeda, pada bulan itu Anda harus bangun pagi sekali untuk sahur dan tidak tidur sampai sholat subuh, bahkan tetap terjaga hingga pagi hari untuk memulai aktivitas. Inilah yang menyebabkan waktu tidur Anda berkurang. Tapi yakinlah, salah satu trik yang bisa Anda gunakan adalah dengan memajukan waktu tidur. Jika biasanya Anda tidur pada pukul 23:00, yang terbaik adalah tidur pada pukul 21:00 selama bulan puasa. Lakukan ini secara teratur. Dengan begini, waktu tidurmu tidak akan terganggu, deh!


2. Tidur setelah sahur dan sholat subuh


Tidur setelah sahur dan sholat subuh

Dianjurkan agar Anda pergi tidur setelah sahur dan sholat subuh. Namun ada perhitungannya, sebaiknya hanya tidur selama 2 jam. Jika Anda tidur lebih lama, tubuh Anda akan bereaksi berbeda. Tubuh justru terasa lemas sehingga menyebabkan rasa kantuk berlebihan. Baru setelah itu Anda dapat segera mulai mandi dan memulai aktivitas seperti biasa.


3. Manfaatkan waktu istirahat siang


Manfaatkan waktu istirahat siang

Waktu istirahat siang adalah waktu terbaik untuk mengisi kembali tenaga. Jika Anda merasa sangat mengantuk, cobalah tidur sekitar 15-20 menit atau biasa disebut super nap. Tidur dalam waktu sesingkat itu bisa menyegarkan tubuh Anda kembali.


4. Mengatur pernapasan


Mengatur pernapasan

Salah satu cara untuk menghilangkan rasa kantuk adalah dengan meningkatkan kadar oksigen di otak. Cobalah untuk mengatur pernapasan Anda selama berpuasa. Meningkatkan kadar oksigen di otak dapat membantu meningkatkan energi dan memicu aktivitas otak. Cobalah duduk atau berdiri tegak dengan salah satu telapak tangan menempel pada perut. Kemudian, tarik napas dalam-dalam melalui hidung, lalu hembuskan perlahan melalui mulut.


5. Berjalan-jalan


Berjalan-jalan

Biasanya rasa kantuk juga terjadi karena tubuh tidak banyak bergerak. Saat istirahat, Anda bisa memanfaatkannya untuk berjalan-jalan. Tidak ada salahnya hanya berjalan-jalan di sekitar kantor atau kampus. Cara ini biasanya efektif untuk menghilangkan rasa kantuk ketika berpuasa.


Itulah informasi mengenai cara menghilangkan rasa kantuk saat berpuasa. Semoga bermanfaat.